Konten dari Pengguna

Kelompok Masyarakat yang Berkemungkinan Mengalami Mobilitas Sosial

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kelompok Masyarakat yang Berkemungkinan Mengalami Mobilitas. Foto: dok. Jorge Dominguez (Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kelompok Masyarakat yang Berkemungkinan Mengalami Mobilitas. Foto: dok. Jorge Dominguez (Unsplash.com)

Mobilitas sosial adalah salah satu fenomena yang terjadi pada kehidupan bermasyarakat. Mobilitas sosial lebih mungkin terjadi pada masyarakat sistem pelapisan sosial terbuka. Untuk mengetahui lebih jauh tentang mobilitas sosial dan contohnya, berikut ini pembahasan ringkas yang dapat Anda simak.

Baca juga: Perbedaan Mobilitas Vertikal dan Mobilitas Horizontal dalam Status Sosial

Kelompok Masyarakat yang Berkemungkinan Mengalami Mobilitas Sosial

Perubahan seperti kenaikan atau penurunan strata sosial yang terjadi di masyarakat merupakan salah satu contoh mobilitas sosial yang dapat ditemukan di sekitar kita. Mobilitas sosial merupakan perpindahan posisi sekelompok orang atau seseorang dari lapisan yang satu ke lapisan lainnya.

Lebih lengkap, pembahasan mengenai pengertian mobilitas sosial dijelaskan dalam Buku Penunjang Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Pengembangan Silabus Kurikulum 2013 versi 2016 Peserta Didik Kelas VIII yang disusun oleh Drs. Dg. Mapata (2017: 136), menyebutkan bahwa mobilitas sosial diambil dari kata mobile yang berarti pindah, bergerak, sedangkan sosial artinya hidup berkelompok manusia yang saling membutuhkan antara satu dengan lainnya.

Ilustrasi Kelompok Masyarakat yang Berkemungkinan Mengalami Mobilitas. Foto: dok. Andreea Pop (Unsplash.com)

Jadi, mobilitas sosial adalah proses pergerakan atau perpindahan yang dilakukan setiap individu maupun kelompok yang bertujuan memperbaiki kehidupan ekonomi keluarga sebelumnya, sehingga terwujudlah kesejahteraan keluarga dan masyarakat pada tempat lainnya.

Mobilitas sosial juga dapat dikatakan sebagai gerak perpindahan individu satu dan individu lainnya yang dilakukan secara berkelompok yang berdasarkan dari kelas-kelas sosial yang satu dengan kelas-kelas sosial lainnya pada tempat dan waktu tertentu. Mobilitas sosial memiliki beberapa bentuk, antara lain:

  • Mobilitas horizontal: peralihan individu atau objek-objek sosial lainnya dari suatu kelompok sosial lainnya yang sederajat. Artinya tidak suatu perubahan dalam derajat kedudukan seseorang dalam mobilitas sosialnya

  • Mobilitas vertikal: perpindahan individu atau objek-objek sosial dari suatu kedudukan sosial ke kedudukan sosial lainnya yang tidak sederajat.

Ilustrasi Kelompok Masyarakat yang Berkemungkinan Mengalami Mobilitas. Foto: dok. Jessica Wilson (Unsplash.com)

Mobilitas sosial lebih mungkin terjadi pada masyarakat yang memiliki sistem pelapisan sosial terbuka. Hal ini selaras dengan penjelasan dalam buku Sosiologi dan Manajemen Pendidikan (Edisi Revisi) yang disusun oleh Enjang Sudarman, ‎Harries Madiistriyatno, ‎Asep Rachmatullah (2022: 257).

Dikutip dari buku tersebut bahwa mobilitas sosial lebih mudah terjadi pada masyarakat terbuka karena lebih memungkinkan berpindah strata. Hal ini karena dalam masyarakat dengan sistem lapisan terbuka, anggota masyarakat memiliki kemungkinan lebih besar untuk pindah dari lapisan atau kedudukan lainnya. Sebaliknya, pada masyarakat yang sifatnya tertutup kemungkinan untuk pindah strata akan lebih sulit.

Demikian pembahasan tentang kelompok masyarakat yang berkemungkinan mengalami mobilitas sosial. Pengetahuan ini dapat menambah wawasan Anda khususnya mengenai jenis mobilitas sosial yang terjadi dalam masyarakat di sekitar. (DAP)