Konten dari Pengguna

Kepanjangan ASEAN dan Negara yang Bergabung di Dalamnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 4 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Illustrasi kepanjangan ASEAN dan negara-negara di dalamnya. Sumber: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Illustrasi kepanjangan ASEAN dan negara-negara di dalamnya. Sumber: Unsplash.com

Masyarakat yang tinggal di negara Asia Tenggara mungkin sudah tak asing lagi dengan singkatan ASEAN. Meskipun demikian, banyak yang belum tahu kepanjangan ASEAN yang sesungguhnya.

Menurut buku Association of South East Asian Nation: Sejarah Konsistunsi dan Integrasi Kawasan (2014:1) karya Koesrianti, ASEAN adalah organisasi geopolitik dari sepuluh negara di Asia Tenggara yang dibentuk pada tanggal 1967.

Organisasi ini digagas oleh 5 Negara besar di Asia Tenggara. Kelima negara tersebut adalah Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand.

Tujuan ASEAN untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, sosial, dan budaya di antara para negara anggota. Selain itu, ASEAN juga bertujuan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan, serta sebagai forum untuk menyelesaikan berbagai masalah negara.

Lantas apa kepanjangan dari ASEAN dan negara apa saja yang tergabung di dalamnya? Simak selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Baca juga: Pengertian dan Contoh Kerjasama Regional dalam Perdagangan Internasional

Sejarah ASEAN

ASEAN berdiri pada tanggal 8 Agustus 1967. Foto: Unsplash

Menurut buku Kebijakan Perdagangan International karangan Rina Oktaviani, Tanti Novianti, Widyastutik, dasar berdirinya ASEAN adalah Deklarasi Bangkok yang dicetuskan pada tanggal 8 Agustus 1967.

Berdirinya ASEAN dilatarbelakangi adanya persamaan letak geografis, bekas negara jajahan, dan kepentingan untuk menjalin hubungan kerjasama antar negara-negara Asia Tenggara. Dibentuknya ASEAN juga disebabkan oleh kesamaan sikap yang non-komunis.

Tidak heran, ide pembentukan ASEAN tidak jauh-jauh dari kerjasama ekonomi, sosial dan budaya. Namun, dalam perkembangannya, organisasi ini bertekad menjamin stabilitas dan keamanan tanpa campur tangan bangsa asing.

Kepanjangan ASEAN

ASEAN adalah adalah singkatan dari Association of South East Asian Nation. Foto: Unsplash

Meski istilah ASEAN sudah akrab di telinga masyarakat Indonesia, namun masih banyak yang tidak sadar bahwa ASEAN merupakan sebuah singkatan.

Hal ini karena tak banyak yang menggunakan kepanjangan kata dari ASEAN, meskipun kantornya berada di Jakarta, Indonesia.

ASEAN adalah singkatan dari Association of South East Asian Nation yang berarti "Asosiasi Negara Asia Tenggara" atau "Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara". Pendirian ASEAN sendiri didasarkan pada persamaan letak geografis, budaya, nasib, dan tujuan negara.

Baca juga: Pengertian, Manfaat, dan Contoh Enkulturasi dalam Masyarakat

Tujuan ASEAN

Salah satu tujuan ASEAN adalah mempercepat pertumbuhan ekonomi. Foto: Unsplash

Adapun beberapa tujuan ASEAN yang perlu diketahui, mulai dari mempercepat pertumbuhan ekonomi hingga meningkatkan perdamaian. Lebih jelasnya, berikut tujuan ASEAN dibentuk.

  • Mempercepat pertumbuhan ekonomi, perkembangan kebudayaan, dan kemajuan sosial di negara-negara Asia Tenggara.

  • Menjaga perdamaian dengan menjunjung tinggi hukum dan jalinan relasi antarnegara di Asia Tenggara.

  • Meningkatkan kerja sama dalam bidang sosial, budaya, ekonomi, dan teknologi.

  • Saling berkontribusi dalam memfasilitasi penelitian di bidang pendidikan, teknik, maupun administrasi.

  • Mengembangkan industri perdagangan, terutama dalam komoditas internasional, fasilitas komunikasi, dan perbaikan pengangkutan.

Baca juga: Masalah pada Perdagangan Antarnegara bagi Indonesia

Prinsip-Prinsip Dasar ASEAN

Prinsip-prinsip dasar dari ASEAN. Foto: Unsplash

Guna mencapai tujuan-tujuan yang disebutkan di atas, ada beberapa prinsip-prinsip dasar ASEAN yang perlu diterapkan. Berikut penjelasan lengkapnya.

  • Menghormati kemerdekaan, kedaulatan, kesetaraan, integritas wilayah, dan identitas nasional seluruh Negara-Negara Anggota ASEAN.

  • Komitmen bersama dan tanggung jawab kolektif dalam meningkatkan perdamaian, keamanan dan kemakmuran di kawasan.

  • Menolak agresi dan ancaman atau penggunaan kekuatan atau tindakan-tindakan lainnya dalam bentuk apa pun yang bertentangan dengan hukum internasional.

  • Mengedepankan penyelesaian sengketa secara damai.

  • Tidak campur tangan urusan dalam negeri Negara-Negara Anggota ASEAN.

  • Penghormatan terhadap hak setiap Negara Anggota untuk menjaga eksistensi nasionalnya bebas dari campur tangan eksternal, subversi, dan paksaan.

  • Ditingkatkannya konsultasi mengenai hal-hal yang secara serius memengaruhi kepentingan bersama ASEAN.

  • Menghormati perbedaan budaya, bahasa, dan agama yang dianut oleh rakyat ASEAN, dengan menekankan nilai-nilai bersama dalam semangat persatuan dalam keanekaragaman.

  • Menghormati kebebasan fundamental, pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia, dan pemajuan keadilan sosial.

  • Menjunjung tinggi Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional, yang disetujui oleh Negara-Negara Anggota ASEAN.

Makna Logo Bendera ASEAN

Makna logo bendera ASEAN. Foto: ASEAN.

ASEAN memiliki bendera yang memiliki berbagai macam simbol atau lambang. Menurut buku Mandiri Belajar Tematik SD/MI Kelas 6 Semester 1, berikut makna logo bendera ASEAN.

Lambang ASEAN didominasi warna biru, putih, merah, dan kuning yang mewakili warna utama pada bendera-bendera negara dari semua anggota ASEAN.

  • Warna biru: melambangkan perdamaian dan stabilitas.

  • Merah: melambangkan keberanian dan dinamisme.

  • Putih: melambangkan kemurnian atau kesucian.

  • Kuning: melambangkan kemakmuran.

Pada bendera ASEAN, terdapat simbol padi yang terikat. Simbol padi ini mewakili impian para pendiri ASEAN agar semua negara di Asia Tenggara terikat bersama dalam persahabatan dan solidaritas.

Padi yang berjumlah 10 merupakan cerminan negara anggota ASEAN yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja.

Baca juga: Alasan Bangsa Eropa Berhasrat Memonopoli Perdagangan Rempah-Rempah

Negara-Negara Anggota ASEAN

Indonesia salah satu negara anggota ASEAN. Foto: Unsplash

Meski awalnya hanya digagas oleh 5 negara saja, saat ini terdapat 10 negara anggota ASEAN yaitu:

  1. Indonesia

  2. Malaysia

  3. Singapura

  4. Thailand

  5. Filipina

  6. Brunei Darussalam

  7. Vietnam

  8. Laos

  9. Myanmar

  10. Kamboja

Dengan adanya ASEAN, negara-negara yang berada di Asia Tenggara dapat bekerja sama untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, sosial dan kebudayaan, serta saling membantu sama lain dalam berbagai bentuk kolaborasi.

Demikianlah penjelasan mengenai singkatan dan kepanjangan dari ASEAN beserta daftar negara anggota ASEAN. Semoga Indonesia dan ASEAN terus berjaya.

(AGI)

Frequently Asked Question Section

Apa kepanjangan ASEAN?

chevron-down

ASEAN adalah singkatan dari Association of South East Asian Nation yang berarti "Asosiasi Negara Asia Tenggara" atau "Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara".

Kapan ASEAN berdiri?

chevron-down

Dasar berdirinya ASEAN adalah Deklarasi Bangkok yang dicetuskan pada tanggal 8 Agustus 1967.

Lambang ASEAN didominasi oleh warna apa?

chevron-down

Lambang ASEAN didominasi warna biru, putih, merah, dan kuning yang mewakili warna utama pada bendera-bendera negara dari semua anggota ASEAN.