Konten dari Pengguna

Kesenian Barong menjadi Salah Satu Unsur yang ada dalam Motif Ragam Hias di Bali

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Inspirasi dari Kesenian Barong Menjadi Salah Satu Unsur yang Terdapat dalam Motif Ragam Hias di Daerah Bali. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Nick Fewings
zoom-in-whitePerbesar
Inspirasi dari Kesenian Barong Menjadi Salah Satu Unsur yang Terdapat dalam Motif Ragam Hias di Daerah Bali. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Nick Fewings

Inspirasi dari kesenian barong menjadi salah satu unsur yang terdapat dalam motif ragam hias di daerah Bali. Daerah ini merupakan salah satu daerah yang ada di Indonesia dan memiliki kekayaan budaya luar biasa.

Hal tersebut yang membuat Bali menjadi salah satu destinasi wisata di Indonesia. Apalagi Bali dikenal dengan keindahan alamnya yang sangat mempesona membuatnya semakin dikenal oleh dunia.

Inspirasi dari Kesenian Barong Menjadi Salah Satu Unsur yang Terdapat dalam Motif Ragam Hias di Daerah Bali. Ini Penjelasan Lengkapnya

Inspirasi dari Kesenian Barong Menjadi Salah Satu Unsur yang Terdapat dalam Motif Ragam Hias di Daerah Bali. Foto Hanya Ilustrasi. Sumber Foto: Unsplash.com/Peter George

Inspirasi dari kesenian barong menjadi salah satu unsur yang terdapat dalam motif ragam hias di daerah Bali. Dikutip dari buku Bali: Pariwisata Budaya dan Budaya Pariwisata karya Michel Picard, (2006) barong merupakan salah satu tarian tradisional dari Bali.

Tarian ini menggambarkan pertempuran abadi antara kebaikan dan keburukan yang ada di dunia ini. Dalam kepercayaan dan kebudayaan Bali, Barong merupakan salah satu lambang roh pelindung yang baik.

Sementara itu Rangda yang menjadi musuh dari Barong merupakan simbol dari kekuatan jahat. Pertunjukan tarian ini tidak hanya sebagai hiburan saja, tetapi juga menjadi salah satu ritual di Bali.

Kesenian ini juga menjadi salah satu inspirasi dalam motif ragam hias di Bali. Motif ini sering diaplikasikan pada berbagai media, seperti kain tenun dan lukisan, dengan ciri khas penggunaan warna yang cerah dan beragam.

Bentuk Barong umumnya merupakan perpaduan dari beberapa hewan, seperti singa, garuda, gajah, dan naga. Setiap hewan tersebut melambangkan kekuatan dan kejayaan, sehingga Barong sering dianggap sebagai simbol perlindungan dan kebajikan.

Penggunaan motif Barong dalam seni dan upacara adat mencerminkan nilai spiritual serta kepercayaan masyarakat Bali. Keberadaan Barong tidak hanya sebagai hiasan, tetapi juga memiliki makna mendalam terkait mitologi dan kekuatan supernatural. Hal ini menunjukkan betapa eratnya hubungan antara seni, budaya, dan kepercayaan dalam kehidupan masyarakat Bali.

Berdasarkan ulasan tersebut bisa disimpulkan bahwa ragam hias juga memiliki fungsi sebagai simbol suatu kebudayaan. Hal tersebut karena Barong menjadi salah satu kebudayaan yang ada di Bali.

Baca juga: Kesan yang Ditimbulkan oleh Ragam Hias dengan Motif Bunga Naga pada Seni Rupa

Jadi, kesimpulannya inspirasi dari kesenian barong menjadi salah satu unsur yang terdapat dalam motif ragam hias di daerah Bali. (WWN)