Ketahui Perbedaan Telat Haid dengan Hamil agar Tidak Keliru

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Telat haid merupakan salah satu tanda kehamilan. Namun tidak semua telat haid menandakan kehamilan. Untuk itu para calon ibu harus mengetahui perbedaan telat haid dengan hamil agar tidak keliru.
Informasi ini penting diketahui oleh para ibu muda. Terutama untuk mereka yang memiliki siklus haid tidak teratur setiap bulannya.
Perbedaan Telat Haid dengan Hamil agar Tidak Keliru
Banyak perempuan yang baru menyadari dirinya hamil karena telat haid, yaitu setelah kehamilan berusia lima minggu. Oleh sebab itu penting untuk mengetahui perbedaan telat haid dengan hamil.
Berdasarkan buku Hamil Nyaman, Bersalin Aman yang disusun oleh Elsa Septia (2021:10), berikut ini adalah beberapa tanda dan gejala kehamilan:
1. Telat Haid
Telad haid merupakan tanda yang biasa terjadi di awal kehamilan. Meski begitu, telat haid bukan patokan terjadinya kehamilan. Perbedaan telat haid dengan hamil adalah jika haid terjadi pendarahan, maka pada kehamilan umumnya keluar flek.
Waspadai flek-flek yang muncul akibat adanya proses implantasi. Umumnya terjadi flek dalam 1-2 minggu setelah pembuahan.
2. Mual dan Muntah (Morning Sickness)
Mual dan muntah adalah hal yang biasa terjadi pada kehamilan awal. Ini disebabkan antara lain karena,
Meningkatnya hormon progesteron dan HCG (Human Chorionic Gonadotropin).
Peka terhadap bau.
Sistem pencernaan yang sensitif.
3. Payudara Nyeri dan Puting Menggelap
Hormon estrogen yang meningkat saat kehamilan menyebabkan nyeri payudara dan puting menggelap. Kondisi ini bertujuan untuk mempersiapkan payudara dalam masa laktasi nanti.
4. Kram Perut
Kram perut terjadi karena adanya letak bakal janin pada lapisan rahim. Calon janin ini akan mengambil posisi yang tepat pada rahim dengan 'masuk' ke lapisannya, agar bisa bertumbuh dengan baik.
5. Perut Kembung
Hormon progesteron yang meningkat mengakibatkan gerak lambung pun melambat, sehingga terjadi penumpukan gas dalam lambung.
6. Lebih Emosional
Pada ibu hamil, akan terjadi perubahan hormon yang drastis dan mempengaruhi emosi seorang wanita.
7. Ngidam
Menginginkan sesuatu yang harus dipenuhi.
8. Merasa Cepat Lelah
Kondisi ini disebabkan menurunnya Basal Metabolic Rate (BMR) dalam trimester pertama kehamilan.
9. Sering Buang Air Kecil
Sering kencing menjadi tanda kehamilan yang paling konsisten muncul di sepanjang usia kehamilan. Ini diakibatkan oleh perkembangan rahim dari trimester pertama sampai ketiga yang akan menekan kandung kemih.
Baca juga: Apakah Tanda Hamil Harus Ada Bercak Darah?
Perbedaan telat haid dengan hamil adalah munculnya flek, bukan pendarahan layaknya menstruasi. Selain itu, telat haid dapat menandakan kehamilan jika disertai dengan gejala-gejala hamil lainnya. Segera datangi fasilitas kesehatan untuk diagnosa yang akurat.(DK)
