Konten dari Pengguna

Keunikan dari Masjid Menara Kudus pada Ornamen dan Arsitekturnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jelaskan keunikan dari Masjid Menara Kudus. Sumber: pexels.com.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jelaskan keunikan dari Masjid Menara Kudus. Sumber: pexels.com.

Masjid Menara Kudus merupakan salah satu masjid bersejarah di Indonesia yang sering kali menjadi tujuan untuk wisata ziarah bagi umat muslim. Meski sangat terkenal, tetapi masih banyak orang yang tidak bisa jelaskan keunikan dari Masjid Menara Kudus.

Namun, bagi orang-orang yang sudah pernah ke masjid tersebut, tentu bisa langsung melihat keunikannya. Hal ini karena keunikan masjid tersebut terlihat dari ornamen dan gaya arsitekturnya.

Keunikan dari Masjid Menara Kudus

Ilustrasi jelaskan keunikan dari Masjid Menara Kudus. Sumber: pexels.com

Mengutip dari buku Cerita Seru dari Calon Bintang, Zidny Ilma Budiman, M. Harits Al Ghifari, dan Zidan Zaka Abdullah (2020:139), Masjid Menara Kudus adalah masjid yang dibangun oleh Sunan Kudus di Desa Kauman. Salah satu keunikan dari masjid ini adalah memiliki menara yang menyerupai candi dan pola yang memadukan konsep budaya Islam dan Hindu.

Hal inilah yang membuat masjid tersebut disebut sebagai masjid yang menunjukkan proses percampuran budaya dalam pengislaman Jawa. Saat berkunjung ke masjid ini, umat muslim bisa sekaligus ziarah ke makam Sunan Kudus yang terletak di sisi barat kompleks masjid.

Adapun bicara soal Masjid Menara Kudus, memang tidak terlepas dari desain arsitektur pada bagian menaranya. Tidak seperti mayoritas masjid yang bagian menaranya hanya dibuat seperti tugu biasa, Masjid Menara Kudus ini justru memiliki menara yang didesain seperti bangunan candi.

Secara keseluruhan, gaya arsitektur masjid ini mengusung gaya tradisi seni Hindu. Hal ini bisa terlihat dari struktur dan bentuk atap berupa tumpang bersusun tiga. Sedangkan bangunan menara masjid menyerupai candi Jago, yakni candi peninggalan Raja Singasari Wisnuwardhana.

Tak hanya di bagian menara, keunikan masjid ini juga terlihat dari pintu gerbang masjid yang didesain menyerupai candi belah atau candi Bentar. Sedangkan dua daun pintu dibuat kembar sebagai totalitas tradisi seni kori agung atau paduraksa.

Walaupun secara umum bagunan masjid ini terasa sangat kental dengan tradisi agama Hindu, tetapi secara ornamen, masjid ini justru lebih banyak mengandung unsur-unsur Arab dan Islam. Ornamen berunsur Arab bisa ditemukan di bak air yang berada di samping masjid.

Bak air tersebut terbuat dari susunan bata merah tanpa plester. Sedangkan di bagian bawah, terdapat ornamen pola anyaman simpul dengan bahan batu putih.

Baca Juga: Sejarah Masjid Al Aqsa sebagai Petunjuk Kiblat Pertama Umat Islam

Itu dia penjelasan singkat tentang keunikan dari Masjid Menara Kudus yang bisa dilihat dari segi ornamen dan juga desain arsitekturnya. (Anne)