Keuntungan Sistem Sentralisasi dalam Pengelolaan Sebuah Negara

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap negara memiliki sistem yang berbeda dalam mengelola negaranya, sistem yang dianut setiap negara biasanya disesuaikan dengan budaya dan tujuan dari masing-masing negara. Salah satu sistem yang ada adalah sistem sentralisasi, pada artikel ini akan kita bahas mengenai hal tersebut. Selain itu juga akan kita bahas terkait jawaban dari pertanyaan sebutkan keuntungan sistem sentralisasi.
Keuntungan Sistem Sentralisasi dalam Pengelolaan Sebuah Negara
Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia kata sentralisasi sendiri memiliki makna penyatuan segala sesuatu ke tempat yang dianggap sebagai pusat. Dalam sistem pemerintahan, sentralisasi akan sangat erat kaitannya dengan wewenang dari pemerintah pusat.
Sentralisasi dapat diartikan sebagai memusatkan seluruh wewenang kepada para pengambil keputusan yang berada di puncak. Kemudian daerah tinggal menunggu instruksi yang dikeluarkan pusat untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan tersebut.
Ada beberapa ciri-ciri dari sistem pemerintahan sentralisasi, diantaranya adalah sebagai berikut:
Kebijakan umum juga dapat diambil lebih mudah diimplementasikan terhadap seluruh daerah.
Proses dalam pengambilan keputusan lebih mudah dan cepat karena dapat ditentukan oleh pusat.
Terjadinya suatu pemusatan seluruh wewenang kepada pemerintah pusat
Segala sesuatu yang berhubungan dengan politik dan administrasi dapat ditangani oleh pemerintah pusat.
Adanya keseragaman manajemen, mulai dari sebuah perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan dan evaluasi.
Baca juga: Peran Swasta dalam Pelaksanaan Good Governance dalam Tata Kelola Pemerintahan
Berikut adalah beberapa keuntungan dan kekurangan dari sistem sentralisasi dalam pengelolaan sebuah negara dikutip dari buku Bentuk Negara dan Pemerintahan RI karya Muh Nur El Brahimi, (2010).
Keuntungan sistem sentralisasi:
Adanya keseragaman (uniformitas) peraturan di seluruh wilayah negara
Adanya kesederhanaan hukum karena hanya ada satu lembaga yang berwenang membuatnya
Penghasilan daerah dapat digunakan untuk kepentingan seluruh wilayah negara.
Kerugian sistem sentralisasi:
Bertumpuknya pekerjaan pemerintah pusat sehingga sering menghambat kelancaran jalannya pemerintahan
Peraturan/ kebijakan dari pusat sering tidak sesuai dengan keadaan/kebutuhan daerah
Daerah-daerah lebih bersifat pasif, menunggu perintah dari pusat sehingga melemahkan sendi-sendi pemerintahan demokratis karena kurangnya inisiatif dari rakyat
Rakyat di daerah kurang mendapatkan kesempatan untuk memikirkan dan bertanggung jawab tentang daerahnya
Keputusan-keputusan pemerintah pusat sering terlambat.
Demikian adalah pembahasan mengenai keuntungan dan kerugian sistem sentralisasi dalam pengelolaan sebuah negara. (WWN)
