Kisah dalam Injil Lukas 4:1-13: Pencobaan di Padang Gurun

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kisah dalam Injil Lukas 4:1-13 mengisahkan tentang pencobaan terhadap Yesus di padang gurun. Kisah ini merupakan suatu peristiwa penting yang mengikuti baptisan Yesus dan terjadi sebelum dimulainya pelayanan-Nya secara terbuka.
Dalam kisah tersebut, digambarkan dengan baik mengenai keteguhan dan kemenangan Yesus dalam menghadapi pencobaan di padang gurun. Terlihat keimanan Yesus yang kuat dan menjadi contoh bagi para umat Kristen.
Memahami Kisah dalam Injil Lukas 4:1-13
Setelah mengalami baptisan dan penuh dengan Roh Kudus, Yesus memasuki periode empat puluh hari di padang gurun. Saat itulah iblis mencoba menggoyahkan iman dan kepatuhan-Nya kepada Allah.
Berdasarkan buku Cerita Itu Berlanjut 2: Cara Baru Membaca Injil Markus dan Matius, Nico Ter Linden, 2008, pencobaan tersebut berhubungan dengan esensial kehidupan manusia, seperti kebutuhan fisik, kuasa dan kekayaan, serta tantangan untuk mencobai Tuhan.
Untuk lebih memahami kisah dalam Injil Lukas 4:1-13, berikut adalah isinya.
Yesus, yang penuh dengan Roh Kudus, kembali dari sungai Yordan dan oleh Roh itu dibawa-Nya ke padang gurun,
Supaya Iblis mencobai Dia. Dan setelah dihabiskan-Nya empat puluh hari lamanya di padang gurun, Ia lapar pada akhirnya.
Lalu berkatalah Iblis kepada-Nya: "Jika Engkau adalah Anak Allah, katakanlah kepada batu ini menjadi roti."
Tetapi jawab Yesus kepadanya: "Ada tertulis: Manusia tidak hidup dari roti saja."
Kemudian Iblis membawa Dia ke atas dan memperlihatkan-Nya kepada semua kerajaan dunia dalam sekejap waktu.
Kata Iblis kepada-Nya: "Kuasa ini akan Kuberikan kepada-Mu, sebab kepadaku telah diserahkan dan kepada siapa yang aku kehendaki, kuberikan.
Jadi, jikalau Engkau sujud menyembah aku, semuanya itu akan menjadi kepunyaan-Mu."
Tetapi jawab Yesus dan berkata kepadanya: "Pergilah, Iblis! Sebab ada tertulis: Kepada Tuhan, Allahmu, haruslah kausujud menyembah dan hanya kepada-Nya sajalah harus kaupersembahkan ibadahmu."
Kemudian Iblis membawa Dia ke Yerusalem, dan menempatkannya di atas atap Bait Allah, dan berkata kepada-Nya: "Jika Engkau adalah Anak Allah, turunlah dari sini,
Sebab ada tertulis: Ia akan menyuruhkan malaikat-malaikat-Nya menjaga Engkau,
dan mereka akan menenteng Engkau dengan tangan mereka, supaya kaki Engkau tidak terantuk pada suatu batu."
Tetapi jawab Yesus dan berkata kepada-Nya: "Katakanlah: Jangan dicobai Tuhan, Allahmu."
Setelah dicobai-Nya segala sesuatu, Iblis itu meninggalkan Dia sampai waktu yang ditentukan.
Penjelasan Kisah Injil Lukas 4:1-13
Dari isi Injil Lukas dalam Alkitab tersebut, kita-kira seperti ini penjelasannya.
Setelah penuh dengan Roh Kudus, Yesus menghabiskan empat puluh hari dan empat puluh malam di padang gurun. Ini juga mencerminkan pengalaman Israel di padang gurun selama empat puluh tahun. Lalu pencobaan demi pencobaan dimulai.
1. Pencobaan Pertama
Iblis mencoba memanfaatkan kelaparan Yesus dengan menantang-Nya untuk mengubah batu menjadi roti. Yesus menolak dan menegaskan bahwa manusia hidup bukan hanya dari roti, tetapi juga dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.
2. Pencobaan Kedua
Iblis membawa Yesus ke tempat tinggi dan menawarkan segala kerajaan dunia dengan syarat Yesus menyembahnya. Yesus menegaskan bahwa hanya kepada Tuhan, Allahnya, manusia harus menyembah dan berbakti.
3. Pencobaan Ketiga
Iblis membawa Yesus ke Yerusalem dan menantang-Nya untuk melempar diri dari puncak Bait Allah untuk membuktikan bahwa malaikat akan menyelamatkannya. Yesus menegaskan bahwa manusia tidak boleh mencobai Tuhan.
4. Akhir Pencobaan
Setelah mencoba segala cara, Iblis meninggalkan Yesus untuk sementara waktu, menunggu waktu yang lebih tepat untuk kembali.
Baca Juga: Kisah Wafat Yesus Kristus dan Maknanya bagi Umat Kristen
Kisah dalam Injil Lukas 4:1-13 menunjukkan keteguhan dan kepatuhan Yesus terhadap kehendak Allah. Selain itu juga penolakannya terhadap upaya-upaya Iblis untuk memalingkan dari misi-Nya. (DNR)
