Kisah Nabi Yunus yang Tenggelam dan Ditelan Paus

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengetahui kisah para Nabi tidak hanya dapat meningkatkan pengetahuan kita tentang Islam, tetapi juga memberi banyak pelajaran bagi umat. Tentunya para Nabi memiliki cerita dan kisahnya sendiri. Begitupula dengan kisah Nabi Yunus yang tenggelam hingga ditelan paus. Kok bisa? Nah, untuk Anda yang penasaran, simak ceritanya di bawah ini, ya.
Kisah Nabi Yunus yang Tenggelam dan Ditelan Paus
Mengutip dari buku Seri Kisah Nabi & Rasul – Nabi Yunus karya Albi Kustaman (2018), dijelaskan bahwa awal mula kisah Nabi Yunus ketika beliau memutuskan pergi untuk meninggalkan kaumnya yang keras kepala dan pembangkang. Keputusan Nabi Yunus tersebut menandakan bahwa beliau tidak menjalankan kewajibannya dalam berdakwah.
Nabi Yunus tidak lagi mengajak kaum Ninuwi agar bertauhid dan mengesakan Allah SWT. Adapun kejadian yang dialami oleh Nabi Yunus ini tertulis dalam Surat Al Anbiya ayat 87 yang berbunyi sebagai berikut.
وَ ذَا النُّوۡنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنۡ لَّنۡ نَّـقۡدِرَ عَلَيۡهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنۡ لَّاۤ اِلٰهَ اِلَّاۤ اَنۡتَ سُبۡحٰنَكَ ۖ اِنِّىۡ كُنۡتُ مِنَ الظّٰلِمِيۡنَ
Wa Zan Nuuni iz zahaba mughaadiban fazaanna al lan naqdira 'alaihi fanaanna al lan naqdira 'alaihi fanaadaa fiz zulumaati al laaa ilaaha illaaa Anta Subhaanaka innii kuntu minaz zaalimiin
Artinya, "Dan (ingatlah kisah) Zun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, "Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zhalim."
Dalam perjalanannya, Nabi Yunus sampai ke dermaga dengan sebuah Kapal yang telah siap berlayar. Akhirnya, beliau memutuskan ikut berlayar meski Kapal kelebihan muatan. Hingga di tengah laut, Kapal tersebut dihadang paus yang sangat besar hingga nyaris karam.
Nahkoda dan para penumpang pun memutuskan untuk membuang seorang penumpang agar Kapal bisa kembali berlayar. Kemudian mereka mengundi siapa orang yang akan menjadi tumbal sebagai santapan paus. Nama Nabi Yunus yang keluar dari undian dan mau tidak mau harus dicampakkan dalam lautan.
Beliau akhirnya ditelan paus selama beberapa hari. Saat di dalam perut paus yang gelap dan sesak, Nabi Yunus menyadari kesalahannya. Beliau menjadi sangat berduka dan memohon kepada Allah SWT agar segera mengeluarkannya dari perut paus.
Adapun bacaan doa yang beliau amalkan yaitu:
لَّاۤ اِلٰهَ اِلَّاۤ اَنۡتَ سُبۡحٰنَكَ ۖ اِنِّىۡ كُنۡتُ مِنَ الظّٰلِمِيۡ
Laaa ilaaha illaaa Anta Subhaanaka innii kuntu minaz zaalimiin.
Artinya, "Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zhalim."
(Anne)
Baca juga: 25 Nama Nama Nabi dan Rasul dalam Islam yang Wajib Diketahui
