Komposisi yang Harus Diperhatikan dalam Latihan Gerakan Senam Lantai

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Senam lantai adalah cabang olahraga yang mengutamakan kelenturan dan kelincahan. Supaya semakin mahiir, para atlet perlu melatih gerakan-gerakannya. Selain itu, perlu diketahui juga bahwa latihan gerakan senam lantai harus memperhatikan komposisi yang tepat.
Pentingnya hal tesebut dibahas dalam pelajaran PJOK. Bahkan, siswa juga harus bisa menjawab soal yang berkaitan dengannya secara benar. Jadi tak hanya para atlet saja yang harus mengetahui komposisi ini, namun juga siswa yang mempelajarinya.
Latihan Gerakan Senam Lantai Harus Memperhatikan Komposisi
Menurut buku Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk SMA/SMK/MA, Nur Hasyim, M.Pd, dkk (2022: 65), Agus Margono pada tahun 2009 menjelaskan bahwa pengertian senam lantai adalah sebagai berikut
Latihan senam yang dilaksanakan di atas matras, unsur-unsur gerakannya terdiri dari mengguling, melompat, meloncat, berputar di udara, menumpu dengan tangan atau kaki untuk mempertahankan sikap seimbang atau pada saat meloncat ke depan atau belakang.
Senam lantai mempunyai gerakan yang beragam sehingga para atlet perlu melatihnya. Hal tersebut tak bisa dilakukan sembarangan karena latihan gerakan senam lantai harus memperhatikan komposisi ringan-sedang-berat.
Komposisi ini akan memudahkan para atlet saat berlatih. Selain itu, komposisi ini juga membuat tubuh para atlet agar tidak kelelahan. Stamina pun dapat dibangun secara perlahan sehingga para atlet mempunyai daya tahan yang lebih lama.
Baca juga: Macam-Macam 20 Gerakan Senam Lantai
Manfaat Senam Lantai
Setiap cabang olahraga mempunyai manfaatnya sendiri-sendiri. Begitu pula dengan senam lantai. Berikut beberapa manfaatnya.
1. Melenturkan Tubuh
Senam lantai dapat melenturkan tubuh para atlet. Dengan demikian, pergerakan tubuh menjadi lebih fleksibel sehingga cedera dapat diminimalisir.
2. Menguatkan Otot
Gerakan-gerakan senam lantai dapat menguatkan otot. Jadi, otot dapat menerima beban lebih berat bahkan dalam waktu lama.
3. Menguatkan Tulang
Tak hanya otot saja yang semakin kuat, namun juga tulang. Bila tulang kuat, maka komposisinya akan lebih padat sehingga dapat mengurangi risiko osteoporosis di masa tua.
Latihan gerakan senam lantai harus memperhatikan komposisi ringan-sedang-berat. Latihan tersebut perlu dilakukan para atlet dengan benar agar hasilnya maksiimal. Para siswa pun harus mengetahuinya agar dapat menjawab soal PJOK dengan tepat. (LOV)
