Kondisi Alam Jepang dan Iklim yang Dimilikinya

Penulis kumparan
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana kondisi alam dan iklim Jepang yang banyak menarik perhatian wisatawan? Negara dengan julukan matahari terbit ini merupakan salah satu destinasi pariwisata favorit banyak orang di dunia.
Tak heran memang, kondisi alam Jepang lah yang membuat negara ini memiliki daya tarik lebih di mata wisatawan dunia. Selain itu, kultur masyarakat di sana yang sopan, ramah dan memiliki etika baik menjadi poin plus dari negara ini.
Selain terkenal dengan kondisi alam, Jepang memiliki magnet yang besar dengan anime. Sebut saja Doraemon yang terkenal dari tahun 90-an hingga Naruto yang digemari milenial dan gen Z.
Bahkan, kecintaan akan anime memunculkan sebuah sebutan bagi penggemar budaya Jepang seperti anime, yaitu Wibu.
Artikel kali ini akan membahas tentang kondisi alam Jepang dan juga iklimnya. Siapa tahu Anda akan mengunjunginya suatu hari nanti, jadi Anda sudah bisa mempersiapkan diri.
Kondisi Alam Jepang dan Iklim yang Dimilikinya
Dikutip dari Geografi: Jelajah Bumi dan Alam Semesta karya Hartono, keadaan alam Jepang terdiri atas berbagai pulau yang membentang dari arah Utara ke Selatan yang jumlahnya sekitar 3.000 pulau.
Namun, hanya ada empat pulau utama yang berukuran relatif besar, salah satunya adalah Pulau Hokkaido (78.512 km). Berikut adalah penjelasan kondisi alam dan iklim Jepang yang bisa dipahami.
1. Lokasi Jepang
Negara Jepang terletak di barat laut Samudera Pasifik. Berbatasan sebelah barat dengan Korea Selatan, Korea Utara, dan Rusia. Lalu di sebelah utara berbatasan dengan laut Okhstosk.
Selanjutnya, di timur berbatasan dengan Samudera Pasifik, sedangkan di selatan berbatasan dengan Laut Filipina dan Laut Cina Timur.
Sementara dari letak astronomis, Jepang berada di titik 300LU–470LU dan 1280BT–146 BT. Berikut profil singkat negara Jepang:
Ibukota: Tokyo
Bahasa: Jepang (resmi)
Agama: Shinto, Budha, Kristen
Pemerintahan: Kerajaan konstitusional
Kepala Negara: Kaisar
Kepala Pemerintahan: Perdana Menteri
Mata Uang: Yen
2. Iklim Negara Jepang
Karena lokasi Jepang yang membujur dari utara-selatan, maka kondisi iklim pun bervariasi menurut lintangnya. Negara sakura ini memiliki iklim sedang dengan empat musim, yaitu musim gugur, panas, semi dan dingin.
Musim semi di Jepang dimulai sekitar bulan Maret dan ditandai dengan mulai munculnya kuncup bunga sakura. Di bulan inilah tingkat wisatawan meningkat karena ingin melihat secara langsung bunga sakura yang bermekaran.
3. Kondisi Geografis
Negara Jepang berada di patahan lempeng tektonik yang membuat banyaknya pegunungan serta gunung berapi di negara ini. Gunung tertinggi di Jepang adalah Gunung Fuji yang terkenal dengan bentuknya yang simetris dan lancip, di mana tertutup salju di puncaknya.
Kehadiran gunung berapi ini membuat tanah di Jepang sangat subur. Walaupun cuaca dingin di musim yang lain, padi bisa ditanam ketika musim panas lho.
Sayangnya, letak patahan ini pula yang membuat Jepang rawan terjadinya bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami. Karena rawan dengan bencana alam ini, Jepang memiliki alat pendeteksi tsunami dan gempa yang canggih.
4. Musim di Jepang
Musim di Jepang berbeda dengan di Indonesia. Jepang memiliki empat musim, yaitu musim dingin, musim semi, musim panas, dan musim gugur. Berikut penjelasan singkatnya:
Musim dingin, yakni musim yang dimulai dari bulan Desember hingga Februari.
Musim semi, yakni musim yang dimulai dari bulan Maret hingga Mei.
Musim panas, yakni musim yang dimulai dari bulan Juni hingga Agustus.
Musim gugur, yakni musim yang dimulai dari bulan September hingga November.
Uniknya, Anda akan menemukan sensasi berbeda dari keempat musim tersebut ditambah dengan festival-festival yang ada untuk merayakan pergantian musim.
Bagi yang suka menikmati alam dan aneka flora, musim semi adalah musim yang tepat untuk mengunjungi Jepang. Ini karena bunga sakura mekar di musim ini, sekitar akhir bulan Maret.
Baca Juga: 4 Macam Musim di Jepang dan Siklus Pergantiannya
5. Bencana di Jepang
Dalam hal bencana alam, Jepang adalah negara yang memiliki karakteristik yang sama dengan Indonesia. Indonesia dan Jepang sama-sama berada pada zona circum-pacific.
Selain itu, kondisi geografis, topografi, dan meteorologi yang khas di Jepang sering kali mengakibatkan gempa bumi, hujan deras, banjir, letusan gunung api, hingga badai.
Dikutip dari Geografi: Menyingkap Fenomena Geosfer oleh Ahmad Yani, dkk., (2007: 182), karena masalah bencana alam yang terjadi di negara ini, Jepang identik disebut dengan the four roses of Japan.
The four roses of Japan diartikan bahwa negara Jepang senantiasa dibayang-bayangi oleh empat bencana alam yang selalu mengancam penduduk, yaitu gempa dan tsunami, letusan gunung api, banjir, dan angin topan (taifun).
Demikian pembahasan mengenai kondisi alam Jepang. Semoga bisa membantu Anda yang ingin berkunjung ke negeri matahari terbit ini.
(RAN & SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa saja musim di Jepang?

Apa saja musim di Jepang?
Jepang memiliki empat musim, yaitu musim dingin, musim semi, musim panas, dan musim gugur.
Apa itu the four roses of Japan?

Apa itu the four roses of Japan?
The four roses of Japan diartikan bahwa negara Jepang senantiasa dibayang-bayangi oleh empat bencana alam yang selalu mengancam penduduk, yaitu gempa dan tsunami, letusan gunung api, banjir, dan angin topan (taifun).
Bagaimana kondisi geografis Jepang?

Bagaimana kondisi geografis Jepang?
Negara Jepang berada di patahan lempeng tektonik yang membuat banyaknya pegunungan serta gunung berapi di negara ini.
