Kumpulan Puisi untuk Guru Tercinta Singkat yang Menyentuh Hati

Penulis kumparan
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada hari guru, biasanya ada beberapa murid yang membacakan puisi untuk guru tercinta secara singkat. Puisi tersebut umumnya berisi pesan yang sangat menyentuh hati dan penuh haru.
Puisi adalah gambaran betapa besarnya jasa para guru bagi para murid. Jadi, tidak heran jika ada banyak sekali puisi untuk guru yang bisa dibacakan.
Kumpulan Puisi untuk Guru Tercinta Singkat yang Menyentuh Hati
Berikut adalah kumpulan puisi untuk guru tercinta yang menyentuh hati dan penuh haru dikutip dari buku Untukmu Guru: Kumpulan Puisi karya I Kadek Agus Sudiandika (2020).
Contoh Puisi untuk Guru Tercinta 1
Sang Pengabdi
Setiap pagi kau susuri jalan berdebu
Berpacu waktu demi waktu
Tak hirau deru kendaraan lengkingan knalpot
Tak hirau dingin memagut
Kala sang penguasa langit tuangkan cawannya
Wajah-wajah lugu haus kan ilmu
Menari-nari di pelupuk mata menunggu
Untaian kata demi kata terucap seribu makna
Untaian kata demi kata terucap penyejuk jiwa
Ruang persegi menjadi saksi bisu pengabdianmu
Menyaksikan tingkah polah sang penerus
Canda tawa penghangat suasana
Hening sepi berkutat dengan soal
Lengking suara kala adu argumen
Ruang persegi menjadi saksi bisu pengabdianmu
Entah berapa tinta tergores di papan putih
Entah berapa lisan terucap sarat makna
Entah berapa lembaran tumpahan ilmu terkoreksi
Entah berapa ajaran budi kau tanamkan
Waktu demi waktu dijalani hanya demi mengabdi
Berserah diri mengharap kasih Ilahi
Ilmu kau beri harap kan berarti
Satu persatu sang penerus silih berganti
Tumbuh menjadi tunas-tunas negeri
Kau tetap di sini setia mengabdi
Sampai masa kan berakhir nanti
(Oleh: Zaniza)
Contoh Puisi untuk Guru Tercinta 2
Guruku
Guruku
Setiap hari kau bagi ilmumu
Dengan keihlasan dan kesabaran
Setiap hari kau bimbing aku
Dengan nasehatmu yang penuh makna
Guruku
Tak pernah lelah kau ajar aku
Selalu semangat setiap tugas mu
Guruku terimakasih
Atas semua pengorbananmu untukku
Maafkan salahku jika kau pernah terluka dengan kataku
Guruku… kau tak kan pernah terlupakan dalam hidupku.
(Oleh: Nurwawan)
Pengertian Puisi
Puisi adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, ritme, rima, serta penyusunan larik dan bait. Puisi menjadi salah satu bentuk karya sastra yang paling tua dan merupakan bagian dari kebudayaan manusia sejak zaman dahulu.
Dikutip dari Get Success UN+SPMB Bahasa Indonesia oleh Nani Darmayanti (2015: 43), puisi adalah jenis teks sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif yang disusun dengan struktur fisik dan batin.
Puisi biasanya ditulis dengan gaya bahasa yang khas dan penuh dengan makna mendalam. Puisi juga dapat dipertunjukkan secara lisan maupun dalam bentuk tertulis.
Secara umum, ada empat unsur puisi yang harus diperhatikan dalam membuat puisi, yaitu tema, perasaan, nada dan suasana puisi, serta amanat. Berikut penjelasannya:
Tema adalah gagasan pokok yang di ungkapkan oleh penulis.
Nada adalah sikap penyair terhadap pembaca, sedangkan suasana adalah keadaan jiwa pembaca setelah membaca puisi.
Perasaan adalah ungkapan atau ekspresi yang menggunakan penglihatan, pendengaran, dan perasaan dalam puisi.
Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan oleh penulis kepada pendengar atau pembaca.
Jenis-Jenis Puisi
Dikutip dari Penciptaan Puisi: Langkah Tepat, Karya Indah oleh Denny Indria Ferawati, dkk., (2021: 23-24), puisi terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan cara penyair mengungkapkan pesan yang ingin disampaikan, yaitu:
1. Puisi Naratif
Puisi naratif adalah puisi yang mengungkapkan cerita atau penjelasan penyair. Beberapa macam puisi naratif yaitu balada, epik, dan romansa.
2. Puisi Lirik
Puisi lirik adalah puisi yang menggambarkan suasana hati, jiwa, perasaan, dan pikiran penyair. Melalui puisi lirik, penulis berusaha mengekspresikan dirinya untuk berbagi rasa dan pengalaman kepada pembaca.
Puisi lirik biasanya lebih bersifat pribadi serta memiliki penggunaan bahasa yang lebih kaya dan indah. Ciri khas dari puisi lirik adalah tidak memiliki cerita yang jelas seperti pada puisi naratif.
3. Puisi Deskriptif
Puisi deskriptif adalah puisi yang mengemukakan tanggapan atau kesan penyair terhadap suatu hal atau keadaan. Biasanya, puisi deskriptif menggambarkan tanggapan atau kesan penyair terhadap suatu hal.
Tanggapan atau kesan tersebut dapat bersifat kritik maupun sindiran, sehingga dikenal adanya puisi ironi dan satire (kritik).
Baca Juga: 4 Puisi Perpisahan Guru yang Pensiun
Cara Membuat Puisi untuk Guru Tercinta
Ada beberapa cara membuat puisi untuk guru tercinta yang bermakna, di antaranya:
1. Memulainya dengan Mencari Inspirasi
Jika Anda bingung bagaimana cara membuat puisi yang baik, maka Anda bisa memulainya dengan mencari inspirasi terlebih dahulu.
Anda bisa mencari inspirasi dari lingkungan sekitar, cerita temanmu, ataupun pengalaman pribadi Anda. Cobalah untuk memejamkan mata, berjalan di taman, dan menikmati pemandangan untuk mencari inspirasi menulis puisi.
2. Mencari Tema untuk Puisi
Setelah menemukan inspirasi, langkah selanjutnya adalah menentukan tema untuk puisi. Tema ini bisa berupa penghargaan, terima kasih, atau kenangan bersama guru.
Pastikan tema yang dipilih sesuai dengan perasaan dan pengalaman yang ingin diungkapkan. Selain itu, usahakan untuk memilih tema yang lebih spesifik agar pembuatan puisi lebih mudah.
3. Gaya Bahasa
Cara membuat puisi selanjutnya adalah dengan menggunakan gaya bahasa yang menarik. Salah satunya gaya bahasa yang bisa digunakan adalah majas.
Gaya bahasa dalam puisi sangat penting karena akan mempengaruhi suasana dan kesan dari puisi. Gaya bahasa yang digunakan bisa berupa metafora, personifikasi, atau sejenisnya. Pilih gaya bahasa yang sesuai dengan tema dan suasana puisi.
4. Perhatikan Diksi Juga Rima
Diksi dan rima adalah hal-hal yang penting dalam membuat puisi. Diksi atau pemilihan kata digunakan untuk mengungkapkan perasaan dan pengalaman dengan indah dan bermakna.
Selain itu, perhatikan juga rima dari puisi, baik itu rima akhir maupun rima dalam. Puisi akan terlihat lebih menarik dengan rima a-b-a-b ataupun rima yang lain.
5. Mulailah Menulis
Cara membuat puisi yang terakhir ialah segera menulis. Puisi dapat dimulai dari penggalan bait yang terlintas dalam pikiran Anda begitu saja.
Cobalah untuk menuliskan pikiran Anda, kemudian kembangkan tulisan Anda menjadi larik-larik puisi yang utuh dan bermakna. Tidak perlu menulis terburu-buru, tulislah puisi dengan hati-hati dan perasaan yang mendalam.
Baca Juga: Kumpulan Puisi tentang Guru yang Menyentuh Hati
(Anne & SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa itu puisi naratif?

Apa itu puisi naratif?
Puisi naratif adalah puisi yang mengungkapkan cerita atau penjelasan penyair.
Apa yang dimaksud amanat dalam puisi?

Apa yang dimaksud amanat dalam puisi?
Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan oleh penulis kepada pendengar atau pembaca.
Apa saja unsur-unsur puisi?

Apa saja unsur-unsur puisi?
Ada empat unsur puisi yang harus diperhatikan dalam membuat puisi, yaitu tema, perasaan, nada dan suasana puisi, serta amanat.
