Konten dari Pengguna

Kumpulan Puisi untuk Guru Tercinta Singkat yang Menyentuh Hati

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 5 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengetik puisi untuk guru tercinta. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengetik puisi untuk guru tercinta. Foto: Unsplash

Pada hari guru, biasanya ada beberapa murid yang membacakan puisi untuk guru tercinta secara singkat. Puisi tersebut umumnya berisi pesan yang sangat menyentuh hati dan penuh haru.

Puisi adalah gambaran betapa besarnya jasa para guru bagi para murid. Jadi, tidak heran jika ada banyak sekali puisi untuk guru yang bisa dibacakan.

Kumpulan Puisi untuk Guru Tercinta Singkat yang Menyentuh Hati

Ilustrasi membaca buku puisi. Foto: Unsplash

Berikut adalah kumpulan puisi untuk guru tercinta yang menyentuh hati dan penuh haru dikutip dari buku Untukmu Guru: Kumpulan Puisi karya I Kadek Agus Sudiandika (2020).

Contoh Puisi untuk Guru Tercinta 1

Sang Pengabdi

Setiap pagi kau susuri jalan berdebu

Berpacu waktu demi waktu

Tak hirau deru kendaraan lengkingan knalpot

Tak hirau dingin memagut

Kala sang penguasa langit tuangkan cawannya

Wajah-wajah lugu haus kan ilmu

Menari-nari di pelupuk mata menunggu

Untaian kata demi kata terucap seribu makna

Untaian kata demi kata terucap penyejuk jiwa

Ruang persegi menjadi saksi bisu pengabdianmu

Menyaksikan tingkah polah sang penerus

Canda tawa penghangat suasana

Hening sepi berkutat dengan soal

Lengking suara kala adu argumen

Ruang persegi menjadi saksi bisu pengabdianmu

Entah berapa tinta tergores di papan putih

Entah berapa lisan terucap sarat makna

Entah berapa lembaran tumpahan ilmu terkoreksi

Entah berapa ajaran budi kau tanamkan

Waktu demi waktu dijalani hanya demi mengabdi

Berserah diri mengharap kasih Ilahi

Ilmu kau beri harap kan berarti

Satu persatu sang penerus silih berganti

Tumbuh menjadi tunas-tunas negeri

Kau tetap di sini setia mengabdi

Sampai masa kan berakhir nanti

(Oleh: Zaniza)

Contoh Puisi untuk Guru Tercinta 2

Guruku

Guruku

Setiap hari kau bagi ilmumu

Dengan keihlasan dan kesabaran

Setiap hari kau bimbing aku

Dengan nasehatmu yang penuh makna

Guruku

Tak pernah lelah kau ajar aku

Selalu semangat setiap tugas mu

Guruku terimakasih

Atas semua pengorbananmu untukku

Maafkan salahku jika kau pernah terluka dengan kataku

Guruku… kau tak kan pernah terlupakan dalam hidupku.

(Oleh: Nurwawan)

Pengertian Puisi

Ilustrasi buku puisi. Foto: Pexels

Puisi adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, ritme, rima, serta penyusunan larik dan bait. Puisi menjadi salah satu bentuk karya sastra yang paling tua dan merupakan bagian dari kebudayaan manusia sejak zaman dahulu.

Dikutip dari Get Success UN+SPMB Bahasa Indonesia oleh Nani Darmayanti (2015: 43), puisi adalah jenis teks sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif yang disusun dengan struktur fisik dan batin.

Puisi biasanya ditulis dengan gaya bahasa yang khas dan penuh dengan makna mendalam. Puisi juga dapat dipertunjukkan secara lisan maupun dalam bentuk tertulis.

Secara umum, ada empat unsur puisi yang harus diperhatikan dalam membuat puisi, yaitu tema, perasaan, nada dan suasana puisi, serta amanat. Berikut penjelasannya:

  • Tema adalah gagasan pokok yang di ungkapkan oleh penulis.

  • Nada adalah sikap penyair terhadap pembaca, sedangkan suasana adalah keadaan jiwa pembaca setelah membaca puisi.

  • Perasaan adalah ungkapan atau ekspresi yang menggunakan penglihatan, pendengaran, dan perasaan dalam puisi.

  • Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan oleh penulis kepada pendengar atau pembaca.

Jenis-Jenis Puisi

Ilustrasi puisi. Foto: Pexels

Dikutip dari Penciptaan Puisi: Langkah Tepat, Karya Indah oleh Denny Indria Ferawati, dkk., (2021: 23-24), puisi terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan cara penyair mengungkapkan pesan yang ingin disampaikan, yaitu:

1. Puisi Naratif

Puisi naratif adalah puisi yang mengungkapkan cerita atau penjelasan penyair. Beberapa macam puisi naratif yaitu balada, epik, dan romansa.

2. Puisi Lirik

Puisi lirik adalah puisi yang menggambarkan suasana hati, jiwa, perasaan, dan pikiran penyair. Melalui puisi lirik, penulis berusaha mengekspresikan dirinya untuk berbagi rasa dan pengalaman kepada pembaca.

Puisi lirik biasanya lebih bersifat pribadi serta memiliki penggunaan bahasa yang lebih kaya dan indah. Ciri khas dari puisi lirik adalah tidak memiliki cerita yang jelas seperti pada puisi naratif.

3. Puisi Deskriptif

Puisi deskriptif adalah puisi yang mengemukakan tanggapan atau kesan penyair terhadap suatu hal atau keadaan. Biasanya, puisi deskriptif menggambarkan tanggapan atau kesan penyair terhadap suatu hal.

Tanggapan atau kesan tersebut dapat bersifat kritik maupun sindiran, sehingga dikenal adanya puisi ironi dan satire (kritik).

Baca Juga: 4 Puisi Perpisahan Guru yang Pensiun

Cara Membuat Puisi untuk Guru Tercinta

Ilustrasi menulis puisi. Foto: Pexels

Ada beberapa cara membuat puisi untuk guru tercinta yang bermakna, di antaranya:

1. Memulainya dengan Mencari Inspirasi

Jika Anda bingung bagaimana cara membuat puisi yang baik, maka Anda bisa memulainya dengan mencari inspirasi terlebih dahulu.

Anda bisa mencari inspirasi dari lingkungan sekitar, cerita temanmu, ataupun pengalaman pribadi Anda. Cobalah untuk memejamkan mata, berjalan di taman, dan menikmati pemandangan untuk mencari inspirasi menulis puisi.

2. Mencari Tema untuk Puisi

Setelah menemukan inspirasi, langkah selanjutnya adalah menentukan tema untuk puisi. Tema ini bisa berupa penghargaan, terima kasih, atau kenangan bersama guru.

Pastikan tema yang dipilih sesuai dengan perasaan dan pengalaman yang ingin diungkapkan. Selain itu, usahakan untuk memilih tema yang lebih spesifik agar pembuatan puisi lebih mudah.

3. Gaya Bahasa

Cara membuat puisi selanjutnya adalah dengan menggunakan gaya bahasa yang menarik. Salah satunya gaya bahasa yang bisa digunakan adalah majas.

Gaya bahasa dalam puisi sangat penting karena akan mempengaruhi suasana dan kesan dari puisi. Gaya bahasa yang digunakan bisa berupa metafora, personifikasi, atau sejenisnya. Pilih gaya bahasa yang sesuai dengan tema dan suasana puisi.

4. Perhatikan Diksi Juga Rima

Diksi dan rima adalah hal-hal yang penting dalam membuat puisi. Diksi atau pemilihan kata digunakan untuk mengungkapkan perasaan dan pengalaman dengan indah dan bermakna.

Selain itu, perhatikan juga rima dari puisi, baik itu rima akhir maupun rima dalam. Puisi akan terlihat lebih menarik dengan rima a-b-a-b ataupun rima yang lain.

5. Mulailah Menulis

Cara membuat puisi yang terakhir ialah segera menulis. Puisi dapat dimulai dari penggalan bait yang terlintas dalam pikiran Anda begitu saja.

Cobalah untuk menuliskan pikiran Anda, kemudian kembangkan tulisan Anda menjadi larik-larik puisi yang utuh dan bermakna. Tidak perlu menulis terburu-buru, tulislah puisi dengan hati-hati dan perasaan yang mendalam.

Baca Juga: Kumpulan Puisi tentang Guru yang Menyentuh Hati

(Anne & SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa itu puisi naratif?
chevron-down

Puisi naratif adalah puisi yang mengungkapkan cerita atau penjelasan penyair.

Apa yang dimaksud amanat dalam puisi?
chevron-down

Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan oleh penulis kepada pendengar atau pembaca.

Apa saja unsur-unsur puisi?
chevron-down

Ada empat unsur puisi yang harus diperhatikan dalam membuat puisi, yaitu tema, perasaan, nada dan suasana puisi, serta amanat.