Kumpulan Ucapan Belasungkawa Bahasa Sunda yang Benar dan Sopan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ucapan kematian kerap kali kita sampaikan kepada seseorang yang sedang berduka sebagai salah satu bentuk simpati kepada mereka yang ditinggalkan. Kematian adalah fase terakhir dalam kehidupan manusia yang sduah pasti akan terjadi pada setiap orang. Akan tetapi, kematian juga menjadi momen yang meninggalkan duka mendalam bagi orang-orang terdekatnya. Adapun bagi masyarakat Jawa Barat, biasanya menggunakan ucapan belasungkawa bahasa Sunda sesuai dengan bahasa sehari-hari mereka.
Maka dari itu, banyak orang yang pada akhirnya memberikan ucapan belasungkawa dan memberikan semangat serta hiburan kepada kerabat yang sedang berduka. Ucapan belasungkawa tersebut bisa diucapkan secara langsung maupun tertulis. Dengan memberikan ucapan belasungkawa ini, maka diharapkan keluarga yang sedang berduka bisa sedikit terhibur.
Kumpulan Ucapan Belasungkawa Bahasa Sunda yang Benar dan Sopan
Berikut adalah kumpulan ucapan belasungkawa bahasa Sunda yang benar dan sopan dikutip dari buku Kamus Genggam Bahasa Sunda karya Lulu Luthfiyani, Arvin Mahardika, dan Tsalaisye (2016).
Innalillahi, muga Iman Islam almarhum tiasa ngabantosan anjeunna lebet surga sareng dibéré kakuatan ka jalma-jalma anu ditinggalkeun. (Innalillahi, semoga Iman Islam almarhum mampu menolongnya untuk masuk surga dan diberikan ketabahan untuk orang yang ditinggalkannya.)
Punten pikeun wartos pupusna Isma. Muga-muga sagala amal soleh na ngabantosan anjeun kéngingkeun tempat anu pangsaéna dina surga Allah SWT. (Turut berduka cita atas kabar meninggalnya Isma. Semoga segala perbuatan baiknya membantu dia untuk mendapatkan tempat terbaik di surganya Allah SWT.)
Wilujeng sahabatku, muga anjeun bahagia bagja di surga.” (Selamat jalan sahabatku, semoga Anda bahagia di surga.)
Punten kanggo sadayana, mudah-mudahan tiasa dibébaskeun tina siksaan kuburna sareng dihapunten pikeun sadaya kalepatan na. (Turut berduka cita, semoga bisa dibebaskan dari siksa kuburnya dan diampuni segala dosa-dosanya.)
Innalillahi. Mudah-mudahan simpati urang tiasa ngaleungitkeun rasa sedih anu karaos. (Innalillahi. Semoga rasa simpati yang kami sampaikan ini bisa meringankan kesedihan yang Anda rasakan.)
Innalillahi, kami sareng kulawarga kuring nyebatkeun belawa anu paling jero. (Innalillahi, kami sekeluarga mengucapkan belasungkawa yang mendalam).
(Anne)
