Konten dari Pengguna

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 179 tentang Ide Pokok

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 179. Sumber: Unsplash/Finn Mund
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 179. Sumber: Unsplash/Finn Mund

Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 179 merupakan sarana untuk memeriksa jawaban siswa untuk soal ide pokok dan ide penjelas. Orang tua, pembimbing belajar, atau siswa itu sendiri dapat menggunakan kunci jawaban untuk mengoreksi.

Namun, catatan yang paling penting sebelum mengoreksi dengan kunci jawaban adalah siswa harus menjawab seluruh soal terlebih dahulu. Kegiatan itu termasuk catatan penting karena kunci jawaban merupakan sarana mengoreksi, bukan menyontek.

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 179

Ilustrasi Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 179. Sumber: Unsplash/Mel Poole

Setiap kunci jawaban umumnya memuat jawaban untuk suatu soal. Kondisi itu membuat kunci jawaban sering kali menjadi sarana untuk memeriksa jawaban siswa, baik oleh orang tua, pembimbing belajar, maupun siswa itu sendiri.

Ketika belajar di rumah, siswa boleh-boleh saja memeriksa tugasnya. Namun, siswa wajib mengerjakan dan menyelesaikan seluruh soal secara mandiri terlebih dahulu sebelum melihat kunci jawaban. Hal itu penting guna mencegah tindakan menyontek.

Menyontek adalah tindakan tidak terpuji karena termasuk perbuatan curang yang tidak mendidik, bahkan cenderung merugikan. Oleh karena itu, siswa harus mengerjakan soal Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 179 terlebih dahulu sebelum memeriksanya.

Setelah selesai mengerjakan soal, siswa dapat memeriksa dengan kunci jawaban guna mengetahui letak kesalahan pada jawabannya. Berikut adalah kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 179 tentang ide pokok dan ide penjelas.

1. Paragraf Pertama

Ide Pokok:

  • Nama Ki Hadjar Dewantara bukan nama sejak lahir.

Ide Penjelas:

  • Nama lahir Ki Hadjar Dewantara adalah Raden Mas Soewardi Soerjaningrat.

  • Ki Hadjar Dewantara lahir di Yogyakarta.

  • Raden Mas Soewardi Soerjaningrat berganti nama saat usia 40 tahun.

  • Ki Hadjar Dewantara tidak lagi menggunakan gelar kebangsawanan.

2. Paragraf Kedua

Ide Pokok:

  • Ki Hadjar Dewantara melanjutkan pendidikan ke STOVIA.

Ide Penjelas:

  • Ki Hadjar Dewantara tidak menyelesaikan pendidikan di STOVIA.

3. Paragraf Ketiga

Ide Pokok:

  • Ki Hadjar Dewantara menggeluti dunia jurnalistik.

Ide Penjelas:

  • Ki Hadjar Dewantara berkiprah di surat kabar dan majalah.

  • Ki Hadjar Dewantara adalah penulis andal.

4. Paragraf Keempat

Ide Pokok:

  • Kemunculan brosur berjudul “Andaikata Aku Seorang Belanda”.

Ide Penjelas:

  • Brosur beredar di masyarakat.

  • Isi brosur memprotes peringatan 100 tahun kemerdekaan Belanda di wilayah koloni.

5. Paragraf Kelima

Ide Pokok:

  • Ki Hadjar Dewantara menerbitkan tulisan “Satu untuk Semua, tetapi juga Semua untuk Satu”.

Ide Penjelas:

  • Tulisan berisi penegasan diri.

  • Keyakinan persamaan perasaan dan pemikiran dengan penduduk Bumiputra.

6. Paragraf Keenam

Ide Pokok:

  • Ki Hadjar Dewantara ditangkap polisi pada 30 Juli 1913.

Ide Penjelas:

  • Ki Hadjar Dewantara diasingkan ke Bangka.

  • Ki Hadjar Dewantara meminta izin untuk tinggal di Belanda.

  • Ki Hadjar Dewantara mendalami nasskah pendidikan dan pengajaran.

7. Paragraf Ketujuh

Ide Pokok:

  • Ki Hadjar Dewantara kembali ke tanah air.

Ide Penjelas:

  • Ki Hadjar Dewantara mencurahkan perhatian di bidang pendidikan.

  • Ki Hadjar Dewantara mendirikan perguruan yang bercorak nasional.

8. Paragraf Kedelapan

Ide Pokok:

  • Lembaga pendidikan Taman Siswa.

Ide Penjelas:

  • Taman Siswa menekankan pendidikan rasa kebangsaan.

  • Istilah terkenal dari Ki Hadjar Dewantara.

9. Paragraf Kesembilan

Ide Pokok:

  • Ki Hadjar Dewantara meninggal dunia pada 26 April 1959.

Ide Penjelas:

  • Upaya mengenang jasa Ki Hadjar Dewantara.

  • Tanggal kelahiran Ki Hadjar Dewantara menjadi Hari Pendidikan Nasional.

Selintas tentang Ide Pokok dan Ide Penjelas

Ilustrasi Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 179. Sumber: Unsplash/Romain Vignes

Jawaban siswa bisa saja berbeda dengan kunci jawaban untuk Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 179. Jika hal itu terjadi, siswa dapat mempelajari kembali konsep ide pokok dan ide penjelas agar mengetahui jawaban yang lebih tepat.

Berikut adalah penjelasan tentang ide pokok dan ide penjelas yang dapat menjadi sarana untuk memahami konsep dari keduanya.

1. Ide Pokok

Dikutip dari buku Fokus Menyelesaikan Soal-Soal UASBN SD 2009, Istiqomah dan Syarifudin (2008: 33), ide pokok adalah pokok pembicaraan atau pokok permasalahan. Ide pokok dalam suatu paragraf memiliki sifat umum.

2. Ide Penjelas

Jika ide pokok memiliki sifat umum, artinya ide tersebut memerlukan ide lain yang memiliki sifat khusus untuk menjelaskannya. Ide yang menjelaskan ide pokok, yaitu ide penjelas.

Baca juga: Kunci Jawaban LKS Bahasa Indonesia Kelas 10 Kurikulum Merdeka

Jadi, perbedaan antara jawaban siswa dengan kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 179 adalah kemungkinan yang dapat terjadi. Siswa perlu memahami konsep ide pokok dan ide penjelas dengan saksama agar mengetahui jawaban yang tepat. (AA)