Konten dari Pengguna

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 138: Teks Diskusi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kunci jawaban bahasa indonesia kelas 9 halaman 138 - Sumber: pixabay.com/skitterphoto
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kunci jawaban bahasa indonesia kelas 9 halaman 138 - Sumber: pixabay.com/skitterphoto

Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 138 dapat menjadi panduan bagi siswa dalam membuat teks diskusi. Sebaiknya, siswa diminta untuk lebih dulu mengerjakan secara mandiri, sebelum mencocokkannya dengan kunci jawaban yang tepat.

Teks diskusi adalah jenis teks yang berisi argumen, pendapat, atau analisis mengenai suatu topik atau isu yang kontroversial atau kompleks. Tujuan utamanya adalah untuk memperkenalkan, menjelaskan, dan membahas berbagai sudut pandang.

Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 138

Ilustrasi kunci jawaban bahasa indonesia kelas 9 halaman 138 - Sumber: pixabay.com/wokandapix

Membuat teks diskusi memerlukan kemampuan untuk menganalisis informasi, mengevaluasi argumen, dan menyusun pemikiran secara logis. Proses ini akan membantu siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dalam memahami isu-isu kompleks.

Berdasarkan materi pada buku Buku Siswa Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas 9, 2022, inilah pembahasan soal dan kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 138.

Soal

Model Teks Diskusi Siswa: Antitawuran

Bagaimana menurutmu gagasan tentang ”antitawuran”? Tulislah dengan tujuan meyakinkan pembaca agar setuju dengan pandanganmu.

Perhatikan:

  • Jika kamu setuju atau tidak setuju atau jika kamu dapat melihat dua sisi topik atau pandangan yang berbeda terhadap topik.

  • Pendahuluan: katakanlah dengan jelas apa pikiranmu tentang topik.

  • Pendapatm: berikan alasan atau contoh untuk menjelaskan dan meyakinkan.

  • Simpula: suatu simpulan pikiran utama dan komentar akhir berdasarkan pendapatmu

Jawaban:

Pendahuluan

Dunia pendidikan khususnya pendidikan tingkat menengah terlibat dalam permasalahan yang tidak sederhana, kekerasan di kalangan pelajar. Tawuran antar pelajar menjadi hantu menakutkan yang harus segera diatasi oleh semua pihak yang terlibat.

Kelompok yang menamakan diri antitawuran ini jumlahnya bahkan tidak sedikit. Kegiatan tawuran yang dianggap tidak bermanfaat pun dicoba untuk dilihat dari berbagai perspektif.

Gagasan Utama

Memang tidak mudah menyelesaikan persoalan yang sudah berlangsung sejak lama. Akan tetapi, kita tetap harus berkomitmen kuat menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang antitawuran.

Tawuran merupakan penyakit masyarakat yang harus diberantas secepatnya karena menyebabkan banyak kerugian baik kerugian materi bahkan ancaman hilangnya nyawa.

Memilih untuk bersikap antitawuran jauh lebih bermanfaat dibandingkan melakukan yang sebaliknya. Dengan menentang tawuran, mereka mendedikasikan diri untuk melakukan tindakan yang lebih bermanfaat, seperti belajar untuk mencapai prestasi.

Gagasan Utama Sudut Pandang Lain

Tawuran yang sejak lama menjadi keprihatinan seluruh masyarakat, terutama para guru, telah mendorong para guru untuk melakukan segala daya upaya untuk mendorong terciptanya pola pikir antitawuran di kalangan para pelajar.

Setidaknya, menurut para guru, para siswa dan siswi mereka tidak akan berisiko mengalami kecelakaan atau gangguan keselamatan dengan mengikuti tawuran. Pendapat mereka tentunya bukan tanpa sebab. Sudah tidak sedikit kejadian tawuran yang berujung petaka bagi para pelajar yang terlibat di dalamnya.

Simpulan

Sudah sepantasnya prinsip antitawuran mendapat dorongan dan apresiasi yang tinggi serta positif dari masyarakat. Pola pikir yang sangat mulia ini perlu didukung dan dikembangluaskan kepada seluruh masyarakat.

Baca Juga: Teks Diskusi: Pengertian, Struktur Teks, dan Ciri-cirinya

Dari kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 138, siswa akan belajar tentang isu-isu yang relevan dalam masyarakat. Mereka akan menggali informasi, menganalisis perspektif, dan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang masalah yang mereka hadapi. (DNR)