Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 76 Lengkap dengan Soal

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 76 merupakan materi belajar yang dapat digunakan siswa untuk memperdalam pemahamannya. Dengan mempelajari ini, prestasi siswa dapat mengalami peningkatan secara signifikan.
Selain bermanfaat untuk memperdalam pemahaman, materi belajar ini juga dapat digunakan untuk bahan evaluasi belajar. Dengan begitu, orang tua dan guru dapat memantau perkembangan belajar siswa.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 76 dan Soalnya untuk Evaluasi Belajar
Mengutip buku berjudul Evaluasi Pembelajaran Anak Usia Dini, Selfi Lailiyatul Iftitah, M.Pd. (2019:5), evaluasi dalam konteks pembelajaran pendidikan anak adalah suatu prosedur sistematis yang digunakan untuk memperoleh informasi tentang kemajuan berbagai aspek perkembangan yang telah dicapai oleh siswa.
Evaluasi belajar ini dapat diterapkan untuk semua mata pelajaran, termasuk Bahasa Indonesia. Untuk memaksimalkan hasil evaluasi belajar siswa, berikut ini adalah kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 76 dan soal pertanyaannya.
Bagaimana pendapatmu dengan alur (plot) cerpen "Pohon Keramat", mudah diikuti atau aliran cerita tersendat-sendat? Mengapa?
Jawaban: Pendapat saya mengenai alur (plot) cerpen "Pohon Keramat" terbilang cukup mudah diikuti. Hal ini karena alur yang digunakan dalam cerpen tersebut adalah alur maju sehingga pembaca tidak perlu mengingat apa kejadian yang telah ada pada awal cerita.
Cerpen "Pohon Keramat" memberi pelajaran yang serius. Dapatkah kamu menangkap pesan itu?
Jawaban: Ya, saya dapat menangkap pesan yang ingin disampaikan dalam cerpen tersebut. Pesan yang terkandung dalam cerpen berjudul "Pohon Keramat" yaitu tidak boleh mementingkan diri sendiri dengan mengorbankan kepentingan orang banyak. Terlebih jika berhubungan dengan alam dan masa depan.
Apa yang dimaksud dengan ucapan tokoh kakek berikut: "Semakin banyak kebutuhan hidup dan semakin banyak orang yang merasa pintar. Akan tetapi, orang-orang pintar itu tidak tahu tentang kebijaksanaan. Mereka tidak sadar bahwa sebagian besar manusia yang ada di dunia ini adalah yang ada di bawah standar kepintaran. Kisah Mbah Jayasakti masih diperlukan untuk melindungi Gunung Beser."
Jawaban: ucapan tokoh kakek tersebut memiliki arti orang yang pintar belum tentu bijaksana dalam mengambil keputusan, terlebih jika berhubungan dengan kebutuhan hidup seseorang.
Baca juga: Pembahasan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 72-74
Demikian soal dan kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 76 yang disajikan untuk referensi belajar sekaligus evaluasi belajar siswa. (DAP)
