Kunci Jawaban IPA Kelas 9 Semester 2 Halaman 92-93 Lengkap untuk Belajar

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kunci jawaban IPA kelas 9 semester 2 halaman 92-93 adalah materi yang dapat dijadikan sebagai bahan belajar bagi siswa, baik di rumah maupun di sekolah. Dengan materi ini, siswa dapat memperdalam pemahaman materi pelajaran yang belum dikuasainya.
Selain dimanfaatkan sebagai bahan belajar, materi ini juga dapat digunakan sebagai bahan evaluasi belajar. Dengan bahan evaluasi belajar ini, orang tua siswa dan guru dapat membantu memantau perkembangan belajar siswa.
Kunci Jawaban IPA Kelas 9 Semester 2 Halaman 92-93 Lengkap
Dikutip dari dalam buku berjudul Evaluasi Pembelajaran Anak Usia Dini, Selfi Lailiyatul Iftitah, M.Pd. (2019:5), evaluasi dalam konteks pembelajaran merupakan suatu prosedur sistematis yang digunakan untuk memperoleh informasi tentang kemajuan siswa.
Untuk membantu melakukan evaluasi belajar, berikut ini kunci jawaban IPA kelas 9 semester 2 halaman 92-93 yang disajikan secara lengkap untuk referensi.
1. (tabel komposisi zat gizi dalam kedelai dan tempe)
Berdasarkan tabel tersebut komposisi gizi kedelai lebih bagus daripada tempe. Tetapi mengapa banyak orang mengatakan mengonsumsi tempe lebih baik daripada mengonsumsi kedelai?
Kunci Jawaban:
Dalam proses fermentasi, kedelai mengalami perubahan baik secara fisik maupun kimia. Protein kedelai menjadi terurai menjadi asam amino sebab adanya aktivitas proteolitik kapang.
Hal ini membuat nitrogen terlarutnya akan mengalami peningkatan. Dengan adanya peningkatan nitrogen terlarut, pH akan mengalami peningkatan. Hal ini membuat kedelai yang telah difermentasi menjadi tempe akan lebih mudah dicerna.
2. Salah satu teknik rekayasa genetika yang dikembangkan adalah kloning. Teknik ini dilakukan untuk menghasilkan keturunan yang memiliki sifat identik dengan induknya. Coba kamu jelaskan bagaimana proses kloning dilakukan oleh para ilmuwan!
Kunci Jawaban:
Kloning yang dilakukan para ilmuwan diterapkan dengan cara mengambil sel tubuh dari induk makhluk hidup, dalam hal ini domba, contohnya seperti sel kulit domba a. Kemudian sel telur diambil dari domba b. Sel kulit domba a diambil inti selnya saja dan sel telur domba b dihilangkan inti selnya. Inti sel domba a disuntikkan ke dalam sel telur domba b.
Kemudian sel tersebut akan berkembang seperti selayaknya embrio dan diimplantasikan atau ditanam di rahim domba c. proses kloning ini akan menghasilkan domba yang mirip dan identik dengan domba a.
3. Bioteknologi berkembang dengan sangat pesat. Sebutkan lima contoh bahan pangan yang merupakan produk hasil bioteknologi yang dapat kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari!
Kunci Jawaban:
Bahan pangan hasil bioteknologi yang sering ditemukan adalah tempe, tape, yoghurt, keju, dan kecap.
4. Perkembangan bioteknologi terus meningkat, sejalan dengan peningkatan kebutuhan pangan masyarakat. Menurut kamu apa dampak negatif penerapan bioteknologi bagi lingkungan?
Kunci Jawaban:
Dampak negatif dari penggunaan bioteknologi adalah munculnya alergi pada saat mengonsumsi bahan makanan hasil rekayasa genetika.
Limbah dari proses pembuatan produk bioteknologi, dan produk minuman beralkohol menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan. Dampak tersebut berupa kebiasaan meminum minuman beralkohol sehingga menyebabkan mabuk dan merusak kesehatan.
5. Sebutkan tiga alasan mengapa perlu dikembangkan bioteknologi hewan dan tumbuhan transgenik?
Kunci Jawaban:
Tiga alasan bioteknologi hewan dan tumbuhan transgenik perlu dikembangkan, antara lain:
1. Menghasilkan individu baru yang lebih tahan terhadap penyakit, cuaca ekstrem, dan hama sehingga dapat meningkatkan hasil produksi pertanian atau peternakan.
2. Menghasilkan individu yang memiliki nilai gizi tambahan.
3. Menghasilkan bibit yang memiliki kualitas unggul dalam waktu yang lebih singkat.
Baca juga: Latihan Soal dan Kunci Jawaban IPA Kelas 9 Semester 2 Halaman 196-200
Kunci jawaban IPA kelas 9 semester 2 halaman 92-93 yang dibahas dalam artikel ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan belajar tambahan sekaligus sebagai materi evaluasi belajar bagi siswa. (DAP)
