Konten dari Pengguna

Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 132 Lengkap untuk Belajar

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 132. Foto: dok. Unsplash/Marten Bjork
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 132. Foto: dok. Unsplash/Marten Bjork

Kunci jawaban IPS kelas 8 halaman 132 adalah materi yang dapat digunakan sebagai referensi belajar bagi siswa. Dengan mempelajari materi ini, siswa dapat memperdalam pemahaman materi, khususnya tentang mobilitas sosial dan integrasi sosial.

Materi ini juga dapat dimanfaatkan sebagai panduan bagi orang tua dan guru untuk mengoreksi hasil belajar siswa. Dengan materi ini, orang tua dan guru dapat memantau perkembangan belajar siswa secara maksimal.

Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 132 Lengkap dengan Soalnya

Ilustrasi Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 132. Foto: dok. Unsplash/Trent Erwin

Dikutip dari buku berjudul Evaluasi Pembelajaran Anak Usia Dini, Selfi Lailiyatul Iftitah, M.Pd. (2019:5), evaluasi pembelajaran adalah suatu prosedur sistematis yang digunakan untuk memperoleh informasi tentang kemajuan yang telah dicapai oleh siswa.

Untuk memaksimalkan hasil belajar siswa, berikut ini adalah kunci jawaban IPS kelas 8 halaman 132 yang disajikan secara lengkap dengan soal latihannya.

1. Jelaskan perbedaan dengan disertai contoh mobilitas sosial naik dan mobilitas sosial turun!

Kunci jawaban:

Mobilitas sosial naik adalah posisi status sosial seseorang yang bergerak naik dari kedudukan yang lebih rendah ke kedudukan yang lebih tinggi. Contoh mobilitas sosial naik adalah promosi jabatan seorang karyawan.

Berbeda dengan mobilitas sosial naik, mobilitas sosial turun adalah status sosial seseorang yang bergerak turun dari kedudukan semula yang tinggi ke kedudukan yang lebih rendah. Contohnya adalah seorang direktur yang dipecat dari jabatannya.

2. Untuk mendapatkan jabatan politik tertentu, tentu terdapat persaingan yang dapat memunculkan konflik sosial. Apa cara kalian untuk meminimalisir interaksi sosial tersebut agar tidak memicu konflik?

Kunci jawaban:

Cara untuk meminimalisir interaksi sosial agar tidak memicu konflik dapat dilakukan dengan menghindari sifat fanatisme, meningkatkan sikap saling menghargai, menjunjung tinggi sportivitas serta persaingan sehat, dan menerapkan politik sehat.

3. Mengapa faktor ekonomi menjadi penghambat mobilitas sosial?

Kunci jawaban:

Faktor ekonomi menjadi penghambat mobilitas sosial karena ekonomi yang rendah dapat menyebabkan adanya kesulitan dalam meningkatkan kualitas dan taraf hidup maupun pendidikan.

4. Hal apa saja yang menjadikan perbedaan budaya pada masyarakat Indonesia?

Kunci jawaban:

Hal yang menjadi penyebab perbedaan budaya dalam masyarakat di Indonesia adalah adanya keberagaman adat istiadat, agama, suku, tradisi, latar belakang, dan lingkungan masing-masing masyarakat.

5. Apa perbedaan antara asimilasi dan akulturasi?

Kunci jawaban:

Akulturasi adalah proses penggabungan dua budaya yang berbeda tanpa menghilangkan ciri khas budaya yang asli. Sedangkan, asimilasi adalah proses penggabungan antara dua budaya namun ada ciri khas budaya asli yang hilang hingga menciptakan budaya baru.

6. Jelaskan syarat agar terjadi integrasi sosial!

Kunci jawaban:

Syarat agar terjadi integrasi sosial adalah masyarakat harus memiliki pola pikir bahwa mereka telah mampu memenuhi kebutuhan satu dengan yang lainnya.

Masyarakat juga perlu membuat kesepakatan terhadap norma yang telah ditegaskan dan diterapkan dalam masyarakat meskipun tidak tertulis secara resmi, namun tetap diterapkan secara turun-temurun.

Selain itu, norma dalam masyarakat sudah dilaksanakan secara konsisten dalam jangka waktu yang lama.

Baca juga: Pembahasan Kunci Jawaban IPS Kelas 7 Halaman 125 yang Benar

Sekian pembahasan kunci jawaban IPS kelas 8 halaman 132. Dengan materi ini, siswa dapat dengan lebih mudah memahami materi pelajaran yang belum dikuasainya. (DAP)