Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 179 Kurikulum Merdeka Lembar Aktivitas 12

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kunci jawaban IPS kelas 8 halaman 179 Kurikulum Merdeka merupakan alternatif jawaban yang dapat digunakan untuk mempermudah belajar di sekolah maupun di rumah.
Sebelum membuka kunci jawaban IPS kelas 8 ini, hendaknya siswa memahami materi pembelajaran dan menjawab soal pertanyaan sendiri terlebih dahulu.
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 179 Kurikulum Merdeka
Kurikulum merdeka merupakan salah satu inovasi pendidikan yang bertujuan untuk memberikan kebebasan dan ruang kreativitas bagi siswa dalam proses belajar-mengajar.
Dalam mata pelajaran IPS kelas 8, para siswa diberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan bahasa mereka melalui berbagai kegiatan yang menarik dan beragam.
Pada kunci jawaban IPS kelas 8 halaman 179 Kurikulum Merdeka membahas tentang factor kegagalan mengusir Jepang. Namun, Jepang tidak terlalu lama menduduki Indonesia, sebagaimana dikutip dari buku Pendidikan Kenearganegaraan, Dadang Sundawa, dkk, (1994:8).
Berikut adalah soal dan kunci jawaban IPS kelas 8 halaman 179 kurikulum merdeka.
Kalian telah mempelajari perlawanan rakyat Indonesia di berbagai daerah dalam menentang Kolonialisme dan Imperialisme.
Bentuklah kelompok yang beranggotakan 4-5 orang tiap kelompok.
Diskusikan faktor-faktor penyebab kegagalan perlawanan mengusir pendudukan Jepang di berbagai daerah tersebut.
Setelah diskusi, presentasikan hasil diskusi kelompok dan bertukar pikiran dengan kelompok lain.
Jawaban:
Faktor-faktor penyebab kegagalan perlawanan mengusir pendudukan Jepang di berbagai daerah tersebut adalah sebagai berikut.
1. Perjuangan Bersifat Lokal atau Kedaerahan
Kurangnya koordinasi dan kesatuan antar kelompok perlawanan lokal atau kedaerahan dapat melemahkan efektivitas perlawanan. Terkadang, setiap daerah atau kelompok memiliki tujuan yang berbeda-beda, sehingga sulit untuk mencapai kesatuan dalam upaya mengusir pendudukan.
2. Kurangnya Rasa Persatuan dan Kesatuan
Sentimen nasionalisme yang kuat dan rasa persatuan yang solid dapat memperkuat perjuangan. Jika tidak ada kesadaran akan pentingnya persatuan dalam menghadapi penjajahan, upaya perlawanan cenderung menjadi terpecah-belah dan kurang efektif.
3. Kurangnya Rasa Nasionalisme
Rasa cinta dan kesetiaan terhadap tanah air atau nasionalisme adalah faktor penting dalam memotivasi masyarakat untuk berjuang. Kurangnya kesadaran akan identitas nasional dapat mengurangi semangat perlawanan.
4. Penggunaan Senjata Tradisional
Pada periode tersebut, kemampuan militer Jepang yang modern dapat membuat senjata tradisional kurang efektif. Keunggulan teknologi dan taktik militer Jepang dapat membuat perlawanan fisik menjadi sulit.
5. Mudah Dipecah Belah
Penjajah sering menggunakan taktik "pecah belah dan kuasai" untuk mengendalikan populasi yang memberontak. Jika terdapat perpecahan dalam masyarakat atau kelompok perlawanan, keberhasilan penjajahan dapat lebih mudah dicapai.
6. Perencanaan yang Lemah
Perencanaan yang kurang matang dan kurangnya strategi yang terkoordinasi dapat merugikan perjuangan. Keberhasilan perlawanan sering kali memerlukan perencanaan yang cermat dan taktik yang efektif.
7. Kurangnya Pendidikan
Pendidikan dapat menjadi kunci untuk membentuk kesadaran politik dan nasionalisme. Kurangnya pendidikan atau akses terhadap informasi dapat menghambat kemampuan masyarakat untuk memahami dan merespons dengan tepat terhadap situasi politik dan sosial.
Baca Juga: Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 141 Kurikulum Merdeka
Demikianlah kunci jawaban IPS kelas 8 halaman 179 Kurikulum Merdeka yang ditujukan kepada orang tua sebagai panduan dan pembanding untuk mengoreksi pekerjaan anak. (glg)
