Konten dari Pengguna

Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 257 tentang Perlawanan terhadap Jepang

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 257  Foto:Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 257 Foto:Unsplash

Setelah mempelajari materi di dalam buku pelajaran, siswa dapat menguji pengetahuannya dengan mengerjakan latihan soal. Ketahui kunci jawaban IPS kelas 8 halaman 257 tentang Perlawanan terhadap Jepang melalui tulisan berikut ini. Tapi perlu diingat, kunci jawaban ini digunakan ketika mencocokan jawaban yang dibuat sendiri dan bisa menguasai materi ke depannya.

Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 257: Perlawanan terhadap Jepang

Ilustrasi Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 257 Foto:Unsplash

Perlawanan terhadap Jepang merupakan topik bahasan pada kunci jawaban IPS kelas 8 halaman 257. Seperti telah diketahui, Jepang mulai mendaratkan pasukan di Indonesia pada 1 Maret 1942.

Berdasarkan buku IPS Terpadu yang disusun oleh Anwar Kurnia (2007:4), pada 8 Maret 1942, Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Sejak saat itu, berakhirlah kekuasaan Belanda di Indonesia dan sekaligus menjadi awal pendudukan Jepang.

1. Perlawanan Rakyat Aceh

  • Nama perlawanan: Perlawanan Rakyat Aceh.

  • Tokoh perlawanan: Tengku Abdul Djalil, seorang ulama yang berasal dari Cot Plieng, Aceh.

  • Latar belakang: Masyarakat Aceh diperlakukan dengan sewenang-wenang, serta mengalami penderitaan yang cukup lama karena turut serta dalam Romusha (kerja paksa).

  • Proses: Terjadi dalam 3 serangan. Serangan pertama pada tanggal 10 November, rakyat Aceh berhasil memukul mundur Jepang hingga ke Lhokseumawe.

  • Akhir: Pada serangan yang ketiga, Jepang berhasil merebut Cot Plieng dan Tengku Abdul Djalil pun tewas.

2. Perlawanan di Singaparna, Jawa Barat

  • Nama perlawanan: Perlawanan Singaparna.

  • Tokoh perlawanan: KH Zainal Mustofa.

  • Latar belakang: Pada masa penjajahan Jepang, rakyat Singaparna dipaksa untuk melakukan upacara Seikeri.

  • Proses: Pada bulan Februari 1944, rakyat Singaparna melakukan perlawanan terhadap penjajah Jepang.

  • Akhir: Jepang berhasil menangkap KH Zaenal Mustofa pada tanggal 25 Februari 1944, ia ditangkap beserta beberapa pengikutnya, lalu dihukum mati.

3. Perlawanan di Indramayu, Jawa Barat

  • Nama perlawanan: Perlawanan Indramayu.

  • Tokoh perlawanan: H. Madrian.

  • Latar belakang: Rakyat Indramayu menolak pungutan padi yang terlalu tinggi.

  • Proses: Pemperontakan pertama terjadi di Desa Kaplongan pada bulan April 1944. Setelah itu, pada tanggal 30 Juli 1944 terjadilah pemberontakan di Desa Cidempet, Loh Bener.

  • Akhir: Jepang berhasil mengalahkan perlawanan rakyat Indramayu.

4. Perlawanan di Blitar, Jawa Timur

  • Nama perlawanan: Perlawanan PETA.

  • Tokoh perlawanan: Supriyadi.

  • Latar belakang: Keinginan rakyat Indonesia untuk merdeka.

  • Proses: Perlawanan ini terjadi pada tanggal 14 Februari 1945 dipimpin oleh Supriyadi (Komandan Pleton).

  • Akhir: Perlawanan dapat dipadamkan Jepang karena persiapan tentara PETA kurang matang. Para pelopor perlawanan ditangkap, diadili, dan dijatuhi hukuman mati.

Baca juga: Kunci Jawaban Matematika Kelas 8 Semester 2 Halaman 216 tentang Bangun Ruang.

Kunci jawaban IPS kelas 8 halaman 257 diberikan setelah siswa selesai mengerjakan soal dengan sungguh-sungguh. Berdasarkan hasilnya, siswa dapat mengetahui materi mana saja yang belum dikuasai dengan baik.(DK)