Kunci Jawaban TTS: Suatu Sifat yang Lebih Mendahulukan Kepentingan Sendiri

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teka-teki silang adalah permainan teka-teki di mana pemain harus mengisi kotak-kotak kosong dalam suatu diagram persegi panjang dengan huruf-huruf yang membentuk kata-kata yang sesuai dengan petunjuk yang diberikan. Soal yang muncul tidak selalu mudah untuk dipecahkan atau dijawab. Seperti soal mengenai suatu sifat yang lebih mendahulukan kepentingan sendiri disebut dengan istilah apa?
Simak kunci jawaban tts soal di atas dalam ulasan berikut ini.
Baca Juga: Kunci Jawaban Teka-teki Silang soal Hutan Lebat
Kunci Jawaban Suatu Sifat yang Lebih Mendahulukan Kepentingan Sendiri
Dikutip dari buku Asah Otak Dengan Teka-Teki Silang Rohani dan Umum karya K.I.Kriswanda (2021: 25), Teka-teki silang pertama kali diciptakan oleh seorang jurnalis bernama Arthur Wynne pada tahun 1913 untuk surat kabar New York World.
Pada saat itu, teka-teki silang hanya dikenal di Amerika Serikat. Namun, setelah muncul di New York World, teka-teki silang segera menyebar ke surat kabar lain di Amerika Serikat dan kemudian ke seluruh dunia.
Pada tahun 1924, Simon & Schuster menerbitkan buku pertama teka-teki silang, yang kemudian menjadi sangat populer dan memberikan kontribusi besar dalam menyebarluaskan permainan ini ke seluruh dunia.
Saat ini, teka-teki silang adalah salah satu permainan teka-teki paling populer di dunia dan dapat ditemukan di banyak publikasi cetak dan digital.
Sebelum menjawab soal yang akan dibahas ini pastikan kamu sudah membaca petunjuk yang diberikan dengan baik dan melihat kotak kosong yang disediakan agar dapat menemukan jawaban yang tepat. Suatu sifat yang lebih mendahulukan kepentingan sendiri disebut dengan “EGOISTIS”.
"Egosistis" adalah sebuah sifat yang merujuk pada perilaku atau tindakan yang lebih mengutamakan kepentingan diri sendiri daripada kepentingan orang lain.
Sifat ini seringkali dianggap negatif karena dapat membuat seseorang menjadi terlalu egois dan tidak memikirkan dampak atau konsekuensi dari tindakan mereka pada orang lain.
Orang yang memiliki sifat egosistis cenderung lebih fokus pada keinginan dan kebutuhan mereka sendiri daripada memperhatikan keinginan dan kebutuhan orang lain.
Sebaliknya, sifat altruistik merujuk pada perilaku yang lebih memikirkan kepentingan orang lain dan dapat dianggap sebagai kebalikan dari sifat egosistis.
Dapat disimpulkan bahwa kunci jawaban untuk soal suatu sifat yang lebih mendahulukan kepentingan sendiri disebut egois. Sifat ini dianggap negatif di masyarakat karena mengganggu hubungan sosial dan interaksi antar manusia. (Umi)
