Kunci Jawaban TTS untuk Pertanyaan Kopi yang Kelelahan

Konten dari Pengguna
24 November 2022 18:41
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi bermain teka-teki silang. Foto: Pexels/cottonbro studio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bermain teka-teki silang. Foto: Pexels/cottonbro studio
ADVERTISEMENT
Bingung dalam menjawab teka-teki silang (TTS) untuk pertanyaan kopi yang kelelahan? Pertanyaan tersebut merupakan TTS berjenis tebak-tebakan. Maka tak mengherankan jika sering kali membuat pemainnya membingungkan. Walaupun hanya tebak-tebakan dan terkesan sepele, akan tetapi bisa menjadi hiburan dan mengundang tawa. Untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, simak penjelasan di bawah ini.
ADVERTISEMENT

Kunci Jawaban TTS untuk Pertanyaan Kopi yang Kelelahan

Kopi adalah minuman dari hasil seduhan biji buah kopi yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk. Kopi juga menjadi minuman yang sangat digemari. Tak mengherankan jika buah ini dibudidayakan lebih dari 50 negara.
Dikutip dari Buku Pintar Kopi oleh Ir. Edy Panggabean (2011:2), tanaman kopi diduga berasal dari Benua Afrika, tepatnya dari negara Ethiopia. Pada abad ke-9, seorang pemuda bernama Kaldi tidak sengaja memakan biji mentah yang didapat dari semak belukar. Kaldi merasakan perubahan yang luar biasa setelah memakan biji tersebut, lalu dia menceritakan hal tersebut kepada warga sekitarnya dan menyebar hingga ke berbagai daerah.
Biji mentah yang dimakan tersebut merupakan biji kopi (coffee bean) atau sering disingkat dengan "bean". Selain coffee bean atau bean, penyebutan lainnya coffee, qawah, café, buni, mbuni, koffie, akeita, kafe, kava, dan kafo.
ADVERTISEMENT
Pada abad ke-17, biji kopi dibawa ke India dan ditanam oleh beberapa orang. Selanjutnya, seorang berkebangsaan Belanda tidak sengaja melihat perkebunan kopi di India dan tertarik untuk membudidayakannya. Berawal dari para pedagang dari Venezia, biji kopi mulai menyebar ke seluruh Benua Eropa.
Penyebaran kopi di Indonesia sendiri terjadi pada tahun 1700-an. Awalnya, seorang berkebangsaan Belanda membawa tanaman kopi jenis arabika ke Botanic Garden di Amsterdam, Belanda. Saat zaman penjajahan Belanda di Indonesia, berbagai percobaan penanaman kopi jenis arabika dilakukan di Pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.
Percobaan pertama dilakukan di daerah Pondok Kopi, Jakarta. Setelah tumbuh dengan baik di sana, tanaman kopi diaplikasikan di Jawa Barat (Bogor, Sukabumi, Banten, dan Priangan Timur) dengan sistem tanam paksa. Setelah menyebar ke Pulau Jawa, tanaman kopi disebar ke beberapa provinsi di Pulau Sumatera dan Sulawesi.
Ilustrasi TTS untuk pertanyaan kopi yang melelahkan. Foto: Unsplash/Clay Banks
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi TTS untuk pertanyaan kopi yang melelahkan. Foto: Unsplash/Clay Banks
Tanaman kopi memiliki banyak sekali jenis yang dijual di pasaran. Namun terdapat dua macam kopi yang memiliki banyak peminat, yakni kopi arabika dan robusta.
ADVERTISEMENT

Kopi Arabika

Kopi arabika merupakan tipe kopi tradisional dengan cita rasa terbaik. Kopi ini berasal dari Etiopia dan sekarang telah dibudidayakan di berbagai belahan dunia, mulai dari Amerika Latin, Afrika Tengah, Afrika Timur, India, dan Indonesia. Kopi arabika tumbuh pada ketinggian 600-2000 m di atas permukaan laut.

Kopi Robusta

Kopi robusta pertama kali ditemukan di Kongo pada tahun 1898. Jenis kopi yang satu ini memiliki daerah cakupan tumbuh lebih luas. Sebab, kopi robusta dapat tumbuh dengan ketinggian800 m di atas permukaan laut.
Lalu apa nama kopi yang kelelahan?
Jawaban dari kopi yang kelelahan adalah kopi nescapek. Jawaban tersebut merupakan plesetan dari sebuah merk kopi yang berasal dari Swiss dan cukup terkenal.
Gimana, sekarang sudah tahu kunci jawaban dari kopi apa yang kelelahan bukan? Meskipun terkesan aneh, namun pertanyaan ini digunakan sebagai hiburan dan juga melepaskan penat saja.(MZM)
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020