Konten dari Pengguna

Lapisan Atmosfer: Pengertian, Ciri-ciri, dan Fungsinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lapisan atmosfer adalah, sumber: unsplash/Nasa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lapisan atmosfer adalah, sumber: unsplash/Nasa

Lapisan atmosfer adalah lapisan udara yang menyelubungi Bumi. Macam-macam lapisan atmosfer adalah troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer.

Lapisan ini terbentuk dari berbagai jenis gas, seperti nitrogen, karbon dioksida, oksigen. Atmosfer di bumi berada di ketinggian 0 km sampai 560 km, dari permukaan tanah hingga atas permukaan pada Bumi.

Pengertian Lapisan Atmosfer

Ilustrasi Lapisan atmosfer adalah, sumber: unsplash/Nasa

Lapisan atmosfer adalah lapisan yang menyelimuti bumi dan keberadaannya berperan penting bagi kehidupan manusia. Mengutip buku Inti Materi IPA SMP/MTs Kelas 7, 8, 9, Tim Maestro Genta (2020), atmosfer berasal dari bahasa Yunani "atmos" yang artinya uap air atau gas dan "sphaira" yang artinya bola Bumi.

Selain bumi, atmosfer juga menyelimuti planet-planet lainnya dan memiliki ketebalan kurang lebih 1.000 kilometer. Adapun atmosfer di bumi memiliki ketebalan 560 kilometer dari permukaan tanah hingga angkasa.

Massa atmosfer Bumi sebesar 59 x 1014 ton dan mengandung gas. Umumnya, masing-masing planet memiliki massa yang berbeda-beda, tergantung dengan unsur atau senyawa gas terbanyak di planet tersebut.

Ciri-ciri dan Fungsi Lapisan Atmosfer

Lapisan atmosfer. Sumber: pexels.com

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, lapisan atmosfer terdiri dari lima jenis. Adaoun ciri-ciri dan fungsi masing-masing lapisan atmosfer tersebut, yakni sebagai berikut.

1. Troposfer

Troposfer merupakan lapisan atmosfer yang paling dekat dengan Bumi. Fungsi lapisan ini adalah menjaga stabilitas udara di bumi. Ciri-cirinya, yakni sebagai berikut.

  • Lapisan yang membuat manusia dapat bernapas

  • Memiliki dua senyawa kimia, yakni karbondioksida dan uap air yang tidak ditemukan pada lapisan lain.

2. Stratosfer

Stratosfer merupakan lapisan atmosfer yang memiliki suhu dingin, yakni sekitar 5°C. Lapisan ini hanya ditempati oleh ozon dan berada di atas lapisan troposfer. Ozon berfungsi untuk menyerap sinar ultraviolet hingga 99 persen yang berasal dari matahari.

3. Mesosfer

Mesosfer merupakan lapisan atmosfer yang berada di ketinggian kilometer di atas permukaan bumi. Pada lapisan ini, terjadi penurunan suhu setiap bertambahnya ketinggian.

Fungsi lapisan mesosfer adalah menghalau benda luar angkasa sebelum jatuh ke bumi. Dalam hal ini, benda luar angkasa tersebut dibakar dan diurai menjadi debu saat menyentuh mesosfer.

4. Termosfer

Termosfer merupakan lapisan tempat berlangsungnya ionisasi partikel-partikel. Hal ini menimbulkan terjadinya efek perambatan gelombang radio.

Lapisan termosfer berada di ketinggian 80-100 kilometer di atas permukaan bumi. Suhu pada lapisan termosfer bekisar antara 40°C-1232°C.

5. Eksosfer

Eksosfer merupakan lapisan terluar yang menyelimuti bumi dan jaraknya sekitar 800-3260 kilometer. Fungsi eksosfer adalah sebagai tempat interaksi antargas di luar angkasa. Eksosfer mengandung sedikit gas dan sekaligus menjadi lapisan terpanas di atmosfer karena suhunya mencapai 2.200°C.

Baca juga: Fungsi Lapisan Termosfer dan Ciri-Cirinya

Lapisan atmosfer adalah lapisan yang tidak hanya menyelimuti bumi, tetapi juga matahari. Masing-masing lapisan atmosfer memiliki fungsi dan ciri khasnya masing-masing di setiap tingkatannya. (DLA)