Konten dari Pengguna

Fungsi Lapisan Termosfer dan Ciri-Cirinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi lapisan termosfer. Sumber: Pixabay/LoganArt
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi lapisan termosfer. Sumber: Pixabay/LoganArt

Fungsi lapisan termosfer, yaitu sebagai tempat terjadinya ionisasi dan penguraian gas akibat radisai ultraviolet dan sinar X. Lapisan ini juga dapat berfungsi sebagai pemantul gelombang radio, sehingga sangat bermanfaat bagi dunia komunikasi yang ada di bumi.

Lapisan termosfer merupakan salah satu dari lapisan atmosfer yang ada pada urutan ke empat dari bumi. Di lapisan ini, manusia dapat menjumpai aurora (pancaran cahaya yang menyala terang) yang umumnya terbentuk di daerah kutub.

Ciri-Ciri Lapisan Termosfer

Ilustrasi fungsi lapisan termosfer. Sumber: Pixabay/PIRO4D

Termosfer berasal dari Bahasa Yunani, yaitu thermos berarti panas dan sphere berarti lapisan. Termosfer berada persis di atas mesosfer dan di bawah eksosfer. Antara mesosfer dan lapisan termosfer terdapat lapisan transisi yang disebut mesopause.

Dikutip dalam buku Dampak Rumah Kaca, Sutono, IR (2019:35), termosfer merupakan lapisan ke empat dari atmosfer bumi. Ketinggian lapisan termosfer antara 80-800 km. Pada lapisan termosfer, semakin ke atas suhu semakin tinggi (inoersi). Bahkan dapat mencapai suhu lebih dari 1.700°C.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa lapisan termosefer memiliki ciri di antaranya, yaitu:

  • Lapisan termosfer berada di ketinggian 80-800 km.

  • Suhu udara yang ada di bagian paling atas dari lapisan ini bisa mencapai lebih dari 1.700°C.

  • Lapisan ini juga sering disebut sebagai lapisan panas (hot layer).

  • Di dalam lapisan ini juga terdapat lapisan mesopause (lapisan transisi yang temperaturnya diperkirakan mencapai sekitar 100°C).

Fungsi Lapisan Termosfer

Ilustrasi fungsi lapisan termosfer. Sumber: Pixabay/rauschenberger

Dalam buku Seri Sains: Atmosfer, Mulyadi (2020:10), fungsi lapisan termosfer, yaitu sebagai tempat terjadinya proses ionisasi atom-atom udara oleh sinar X dan sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh sinar matahari. Oleh karena itu, lapisan termosfer juga disebut ionosfer.

Dalam lapisan termosfer, terdapat lapisan Kennelly Heaviside (lapisan E) dan lapisan Appleton (lapisan F). Kedua lapisan tersebut dapat memantulkan gelombang radio sehingga sangat bermanfaat bagi dunia komunikasi yang ada di bumi.

Pada lapisan termosfer juga terdapat kandungan ion positif dan terbentuknya elektron bebas bermuatan negatif yang salin berinteraksi. Hal tersebut menghasilkan emisi cahaya yang dapat dilihat sebagai aurora.

Baca juga: 3 Fungsi Stratosfer dan Letaknya pada Lapisan Bumi

Atmosfer memiliki banyak lapisan yang setiap lapisannya memiliki fungsi dan ciri masing-masing. Dengan mengetahui fungsi lapisan termosfer dan ciri-cirinya melalui ulasan di atas, diharapkan pembaca tidak keliru dalam membedakannya dengan lapisan lain. (MRZ)