Konten dari Pengguna

Larutan Garam termasuk Unsur, Senyawa, atau Campuran? Ini Jawabannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Larutan Garam termasuk Unsur, Senyawa, atau Campuran. Sumber Unsplash/Jason Tuinstra
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Larutan Garam termasuk Unsur, Senyawa, atau Campuran. Sumber Unsplash/Jason Tuinstra

Larutan garam termasuk unsur, senyawa, atau campuran? Soal ini bagian dari tugas Kimia untuk siswa kelas 7.

Zat adalah materi yang memiliki susunan dan komposisi tetap, serta mempunyai sifat yang khas. Zat dapat diklasifikasikan menjadi tiga jenis, yaitu unsur, senyawa, dan campuran.

Larutan Garam termasuk Unsur, Senyawa, atau Campuran? Pahami Penjelasannya

Ilustrasi Larutan Garam termasuk Unsur, Senyawa, atau Campuran. Sumber Unsplash/Ethan Sykes

Untuk mendapatkan jawaban larutan garam termasuk unsur, senyawa, atau campuran, ketahui dahulu materi pembentuknya. Larutan garam merupakan campuran zat yang terdiri dari air dan garam.

Berdasarkan buku Rangkuman Lengkap Kimia SMP/MTs, Tim Guru Indonesia (2016:5), campuran adalah penggabungan dua atau lebih zat yang masih membawa sifat-sifat zat penyusunnya. Ciri-ciri dari campuran adalah sebagai berikut.

  1. Terbentuk tanpa reaksi kimia.

  2. Tersusun atas beberapa unsur atau senyawa.

  3. Perbandingan massa unsur dan senyawa tidak tetap.

  4. Sifat komponen penyusunnya masih membawa sifat aslinya.

  5. Komponen penyusun campuran dapat dipisahkan melalui pemisahan fisika.

Campuran dapat terjadi pada kombinasi zat berikut ini.

  1. Zat padat dengan zat padat, misalnya gula pasir dengan kopi.

  2. Zat padat dengan zat cair, misalnya gula pasir dengan air.

  3. Zat padat dengan gas, misalnya debu di udara.

  4. Zat cair dengan zat cair, misalnya alkohol dengan air.

  5. Zat cair dengan gas, misalnya air di udara saat hujan.

  6. Gas dengan gas, misalnya udara yang merupakan campuran dari bermacam-macam gas.

Zat-zat pada campuran dapat digolongkan menjadi dua jenis, yaitu zat pelarut dan zat terlarut. Zat pelarut adalah zat yang jumlahnya lebih banyak daripada zat terlarut.

Wujud zat yang bercampur dapat digunakan untuk menentukan pelarut dan terlarut. Umumnya, zat cair ditetapkan sebagai pelarut, sedangkan zat padat sebagai zat terlarut.

Jenis-Jenis Campuran dalam Kimia

Ilustrasi Larutan Garam termasuk Unsur, Senyawa, atau Campuran. Sumber Unsplash/Timo Volz

Campuran dalam Kimia dapat dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu:

1. Homogen

Campuran homogen atau larutan adalah campuran yang partikel-partikel penyusunnya tidak dapat dibedakan lagi.

Contoh:

  • Larutan garam (air + garam)

  • Larutan alkohol (air + alkohol)

  • Larutan gula (air + gula)

2. Heterogen

Campuran heterogen adalah campuran yang partikel-partikel penyusunnya masih dapat dibedakan.

Contoh:

  • Pasir + serbuk kamper

  • Gula + kopi

Baca juga: Apakah Gula Termasuk Unsur, Senyawa, atau Campuran? Begini Penjelasannya

Larutan garam termasuk unsur, senyawa, atau campuran? Larutan garam termasuk campuran jenis homogen dalam Kimia. (DK)