Konten dari Pengguna

Latar Belakang, Sejarah, dan Anggota Istimewa BPUPKI

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Anggota Istimewa BPUPKI. (Sumber: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Anggota Istimewa BPUPKI. (Sumber: Pixabay)

Jepang memberikan janji kemerdekaan kepada Indonesia apabila membantu Jepang memenangkan perang. Pada tanggal 1 Maret 1945, Jepang mengumumkan akan membentuk Badan Pengawas Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Pembentukan organisasi ini juga melibatkan anggota istimewa BPUPKI.

Jepang membentuk BPUPKI yang diketuai oleh Dr. K. R. T. Radjiman Wediodiningrat dengan dua orang Ketua Muda (Fuku Kaito). Adapun BPUPKI beranggotakan 60 orang biasa dan 7 (tujuh) orang anggota istimewa (Tokubetsu) berkebangsaan Jepang yang tidak memiliki hak suara.

Mengenal Anggota Istimewa BPUPKI

Ilustrasi Anggota Istimewa BPUPKI. (Sumber: Pixabay)

Pada tanggal 29 April 1945, pemerintah Jepang berhasil membentuk BPUPKI yang nantinya bertugas untuk menyusun rancangan ketatanegaraan Indonesia merdeka di kemudian hari. Dikutip dari buku Pancasila, Suparman (2012: 23), susunan keanggotaan BPUPKI juga diumumkan sebagai berikut:

  • Ketua: Dr. Radjiman Wediodiningrat

  • Ketua muda: Ichibangase

  • Ketua muda: Raden Panji Soeroso

  • Anggota Biasa: 60 orang, yang terdiri dari 54 orang Indonesia yang berasal dari berbagai suku yang ada, 4 orang dari keturunan China, 1 orang keturunan Eropa, dan 1 orang keturunan Arab.

  • Anggota istimewa BPUPKI: 7 orang, yaitu Tokonomi Tokuzi, Miyano Syoozo, Itagaki Masamitsu, Matuura Mitokiyo, Tanaka Minoru, Masuda Toyohiko, an Idee Toitiroe.

Sebulan kemudian, yaitu pada tanggal 28 Mei 1945, anggota BPUPKI dilantik oleh pemerintah Jepang. Adapun jumlah anggota BPUPKI ditambah enam orang anggota yang berasal dari Indonesia, yaitu Abdul Kaffar, BKPA Suryohamijoyo, KH Abdul Fatah Hasan, Raden Asikin Natanegara, Mas Besar Martokusumo, dan Pangeran Muhammad Nur, sehingga total anggota menjadi 76 orang.

Berawal dari pembentukan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritsu Junbi Cosakai pada tanggal 1 Maret 1945, persiapan kemerdekaan negara pun mulai dilakukan. BPUPKI memegang peran penting dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dan berbagai syarat yang harus dipenuhi sebagai negara yang merdeka.

Baca juga: Susunan Anggota BPUPKI dan Perannya dalam Persiapan Kemerdekaan Indonesia

Demikian penjelasan mengenai sejarah singkat dan anggota BPUPKI untuk menambah wawasan. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan! (CHL)