Konten dari Pengguna

Susunan Anggota BPUPKI dan Perannya dalam Persiapan Kemerdekaan Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Susunan anggota BPUPKI. Sumber: nick agus arya/unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Susunan anggota BPUPKI. Sumber: nick agus arya/unsplash

Walaupun didirikan oleh Jepang, Dokuritzu Junbi Cosukai atau Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) memiliki peranan penting dalam proses kemerdekaan. Untuk itu, tak ada salahnya mengetahui susunan anggota BPUPKI pada masa sebelum kemerdekaan.

Secara umum, BPUPKI terdiri dari 59 anggota, selain ketua, wakil, dan bendahara. Organisasi ini dipimpin oleh seorang Jawa, Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) dr. Radjiman Wediodiningrat.

Susunan Anggota BPUPKI

Ilustrasi Susunan anggota BPUPKI. Sumber: mufid majnun/unsplash

Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritzu Junbi Cosukai dibentuk oleh Jepang. Lembaga ini diumumkan berdiri tanggal 1 Maret 1945 oleh Panglima Tentara Jepang, Kumaciki Harada.

Mengutip buku Konflik di Balik Proklamasi BPUPKI, PPKI, dan Kemerdekaan, St Sularto, Dorothea Rini Yunarti (2010), pemerintah Jepang mengatakan bahwa pembentukan BPUPKI ini merupakan realisasi janji Jepang untuk memberikan kemerdekaan kepada rakyat Indonesia.

Pengangkatan pengurus dan anggota diumumkan tanggal 29 April 1945, bertepatan dengan hari ulang tahun Kaisar Jepang, Tenno Heika. Sebagai ketua terpilih, dr. KRT Radjiman Wediodiningrat, Ichibangase Yoshio, dan R.P. Suroso sebagai wakil ketua, dan 7 orang Jepang lainnya sebagai anggota luar biasa. Kecuali 8 orang Jepang, seluruhnya berjumlah 62 orang.

Susunan Pengurus BPUPKI secara lengkap adalah sebagai berikut.

  • Ketua: dr. KRT Radjiman Wediodiningrat

  • Wakil Ketua: Ichibangase Yosio, R.P. Suroso

  • Anggota:

  1. Abikoesno Tjokrosoejono

  2. Haji Ah. Sanusi

  3. KH. Abdul Halim

  4. Prof. Dr. Asikin Widjajakoesoemo

  5. M. Aris

  6. Abdul Kadir

  7. Dr. R. Boentaran Martoatmodjo

  8. BPH Bintoro

  9. Ki Hadjar Dewantara

  10. AM Dassad

  11. Prof. Dr. PAH Djajadiningrat

  12. Drs. Moh. Hatta

  13. Ki Bagoes Hadikoesoemo

  14. Mr. R. Hindromartono

  15. Mr. Muh. Yamin

  16. RAA Soemitro Kolopaking Probonegoro

  17. Mr. Dr. R. Koesoemah Atmadja

  18. Mr. J. Latuharhary

  19. R. Margono Djojohadikoesoemo

  20. Mr. AA Maramis

  21. KH. Masjkoer

  22. KHM. Mansoer

  23. Moenandar

  24. AK. Moezakir

  25. R. Otto Iskandar Dinata

  26. Parada Harahap

  27. BPH Poeroebojo

  28. R. Abdoelrahim Pratalykrama

  29. R. Roeslan Wongsokoesoemo

  30. Prof. Ir. R. Rooseno

  31. H. Agus Salim

  32. Dr. Sambsi

  33. Mr. RM Sartono

  34. Mr. R. Samsoedin

  35. Mr. R. Sastromoljono

  36. Mr. R. Singgih

  37. Ir. R. Sukarno

  38. R. Soediman

  39. R. Soekardjo Wirjopranoto

  40. Dr. Soekiman

  41. Mr. A. Subardjo

  42. Prof. Mr. Dr. Soepomo

  43. Ir. RMP Soerahman

  44. Sutardjo Tjokroadisoerjo Kartohadikoesoemo

  45. RMTA Soeryo

  46. Mr. Soesanto

  47. Mr. Soewandi

  48. Drs. KRMA Sosrodiningrat

  49. KHA Wachid Hasjim

  50. KRMTH Woerjaningrat

  51. RAA Wiranatakoesoemo

  52. Mr. KRMT Wongsonagoro

  53. Ny. Mr. Maria Ulfa Santoso

  54. Ny. RSS Mangoenpoespito

  55. Oei Tjong Hauw

  56. Oei Tiang Tjoei

  57. Liem Koen Hian

  58. Mr. Tan Eng Hoa

  59. PF Dahler

  60. A. Baswedan

  • Anggota Tambahan:

  1. KH Abdul Fatah Hasan

  2. R. Asikin Natanegara

  3. BKPA Soerjo Hamidjojo

  4. Ir. M. Pangeran M. Noer

  5. Mr. M. Besar

  6. Abdul Kaffar

Pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno mendapat kesempatan untuk menyampaikan gagasannya tentang dasar negara Indonesia yang merdeka, yang diberi nama Pancasila. Pidato yang tidak dipersiapkan secara tertulis terlebih dahulu itu diterima secara aklamasi oleh segenap anggota BPUPKI.

Selanjutnya, BPUPKI membentuk panitia kecil untuk merumuskan dan menyusun Undang-Undang Dasar dengan berpedoman pada pidato Ir. Soekarno.

Maka dibentuklah Panitia Sembilan yang merumuskan kembali Pancasila sebagai Dasar Negara berdasarkan pidato yang disampaikan Ir. Soekarno, dan menjadikan dokumen itu sebagai teks untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga: Mengenal BPUPKI sebagai Organisasi yang Meresmikan UUD 1945

Demikian ulasan tentang susunan anggota BPUPKI dan perannya dalam persiapan kemerdekaan Indonesia. Sejarah telah mencatat nama-nama di atas sebagai orang yang berperan dalam kemerdekaan Republik Indonesia. (ARD)