Latar Kelahiran Pancasila Masa Penjajahan dalam Sejarah

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jelaskan latar kelahiran Pancasila masa penjajahan! Pancasila adalah Dasar Negara Indonesia yang lahir dari keresahan para pendiri bangsa di masa lampau.
Kelahiran Pancasila tidak lepas dari kekalahan Jepang dalam Perang Pasifik tahun 1945. Negeri Sakura berupaya menarik simpati rakyat Indonesia dengan memberikan janji kemerdekaan dan membentuk lembaga untuk mempersiapkan kemerdekaan tersebut.
Latar Kelahiran Pancasila Masa Penjajahan
Jelaskan latar kelahiran Pancasila masa penjajahan! Mengutip buku Sukses Semua Ulangan SD/MI Kelas 5, Suryanto, dkk (2010), Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dibentuk secara resmi pada Tanggal 29 April 1945.
BPUPKI menggelar sidang pertamanya pada 29 Mei-1 Juni 1945. Sidang tersebut berlangsung di Gedung Chuo Sang In atau yang saat ini lebih dikenal dengan Gedung Pancasila. Lokasinya berada di Jalan Pejambon 6, Jakarta.
Dalam sidang BPUPKI, ada beberapa tokoh yang menyampaikan gagasan terkait perumusan asas dasar negara. Pada 1 Juni 1945, Soekarno mengenalkan 5 sila yang isinya yakni sebagai berikut:
Kebangsaan Indonesia
Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan
Mufakat atau Demokrasi
Kesejahteraan Sosial
Ketuhanan Yang Maha Esa
Momen inilah yang menjadi cikal bakal diperkenalkannya Pancasila kepada publik. Selanjutnya, BPUPKI membentuk Panitia Sembilan untuk merumuskan Pancasila sebagai dasar negara secara lebih rinci.
Tokoh Panitia Sembilan dan Hasil Sidangnya
Mengacu pada gagasan Soekarno tanggal 1 Juni 1945, panitia BPUPKI akhirnya membentuk panitia lebih kecil yang disebut dengan Panitia Sembilan. Panitia tersebut diisi oleh Sembilan orang pilihan untuk menyempurnakan isi dari Pancasila.
1. Tokoh Panitia Sembilan
Tokoh Panitia Sembilan yang terpilih tersebut di antaranya sebagai berikut:
Ir. Soekarno
Drs. Mohammad Hatta
Mr. A. A. Maramis
Mr. Muhammad Yamin
Achmad Soebardjo
Abikoesno Tjokrosoejoso
Abdul Kahar Muzakkar
H. Agus Salim
K.H Abdul Wahid Hasyim
2. Hasil Sidang Panitia Sembilan
Hasil sidang Panitia Sembilan tercantum dalam Piagam Jakarta. Adapun rinciannya yakni sebagai berikut:
Ketuhanan Yang Maha Esa
Kemanusiaan yang adil dan beradab
Persatuan Indonesia
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Baca juga: 5 Contoh Implementasi Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat
Pertanyaan tentang jelaskan latar kelahiran Pancasila masa penjajahan yang dibahas di atas menggambarkan bahwa pembentukan Dasar Negara Indonesia memiliki sejarah yang panjang. Pancasila sebaiknya tidak hanya dihafalkan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (DLA)
