Konten dari Pengguna

Lawan Kata dari Sifat Wajib Qudrat dalam Ajaran Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lawan kata dari sifat wajib qudrat yaitu, sumber foto (Mufid Majnun) by unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lawan kata dari sifat wajib qudrat yaitu, sumber foto (Mufid Majnun) by unsplash.com

Lawan kata dari sifat wajib qudrat yaitu ajzu. Sifat yang satu ini termasuk sifat muhal (mustahil) bagi Allah SWT. Memahami sifat-sifat Allah SWT sangat penting untuk meningkatkan ketakwaan dan keimanan sebagai umat Islam.

Mempercayai sifat-sifat Allah termasuk bagian dari rukun iman pertama yang harus diamalkan. Oleh karena itu, wawasan keislaman ini tidak selayaknya disepelekan karena berpengaruh besar untuk membentuk keimanan.

Lawan Kata dari Sifat Wajib Qudrat dalam Islam

Ilustrasi Lawan kata dari sifat wajib qudrat yaitu, sumber foto (Windi Setyawan) by unsplash.com

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, lawan kata dari sifat wajib qudrat yaitu ajzu. Makna dari sifat tersebut adalah lemah. Mengutip buku Logika Nilai Syariah: Syariah Value Logic oleh Mansur Chadi Mursid, dkk (2018), jika Allah itu lemah, maka tidak akan mampu menciptakan segala sesuatu yang ada di jagad raya ini.

Allah SWT berfirman, “Dialah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al-Baqarah ayat 20). Jadi, mustahil bagi Allah SWT untuk tidak memiliki kuasa atau kekuatan.

Dia-lah yang mampu mengendalikan segala sesuatu di kehidupan ini. Syariat mengharuskan setiap Muslim untuk beritikad terhadap sifat qudrat. Barang siapa yang meyakininya, maka akan mendapat pahala dari Allah SWT.

Macam-macam Sifat Mustahil Allah SWT

Ilustrasi Lawan kata dari sifat wajib qudrat yaitu, sumber foto (Muhammad Adil) by unsplash.com

Selain ajzu, masih ada sifat-sifat mustahil lain yang wajib diimani. Segala sifat tersebut menunjukkan kemustahilan yang tidak mungkin ada pada Allah SWT. Adapun macam-macam sifat mustahil tersebut di antaranya sebagai berikut:

• Al-Huduts, artinya baru

• Al-Fana, artinya binasa atau lenyap

• Al-Mumatsilatu lil Hawaditsi, artinya menyerupai makhluk ciptaan-Nya

• Al-Ihtiyaj ila Ghairihi, artinya membutuhkan yang lain

• At-Ta'addud, artinya lebih dari satu

• Al-'Ajzu, artinya lemah

• Al-Karahah, artinya terpaksa

• Al-Ashammu, artinya tuli

• Al-'Umyu, artinya buta

• Kaunuhu 'Ajizan, artinya zat yang lemah

• Al-Bukmu, artinya bisu

• Al-Jahlu, artinya bodoh

• Kaunuhu Karihan, artinya zat yang terpaksa

• Kaunuhu Jahilan, artinya zat yang bodoh

• Kaunuhu Mayyitan, artinya zat yang mati

• Kaunuhu Ashamma, artinya zat yang tuli

• Kaunuhu a'ma, artinya zat yang buta

• Kaunuhu Abkama, artinya zat yang bisu

• Al-Maut, artinya mati

Baca juga: (Sifat Wajib Allah: Makna, Dalil, dan Pengelompokannya)

Jadi, lawan kata dari sifat wajib qudrat yaitu ajzu. Jika qudrat artinya kuat atau kuasa, lain halnya dengan ajzu yang artinya lemah. Memahami sifat tersebut sangat penting karena termasuk bagian dari rukun iman yang pertama. (DLA)