Konten dari Pengguna

Lokasi Tempat Tinggal Manusia pada Zaman Paleolitikum

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lokasi Tempat Tinggal Manusia pada Zaman Paleolitikum. (Sumber: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lokasi Tempat Tinggal Manusia pada Zaman Paleolitikum. (Sumber: Pixabay)

Setiap zaman batu dan logam memiliki ciri-ciri tersendiri. Pembagian zaman batu dapat dibedakan menjadi empat bagian, yaitu Zaman Batu Tua (paleolitikum), Zaman Batu Madya (mesolitikum), Zaman Batu Muda (neolitikum), dan Zaman Batu Besar (megalitikum). Manusia pada zaman paleolitikum sebagian besar bertempat tinggal di dekat gua dan sungai.

Zaman Batu Tua (paleolitikum) diperkirakan berlangsung selama 600.000 tahun. Kehidupan manusia pendukung zaman ini masih nomaden atau berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. Kepindahan mereka bergantung pada daya dukung alam berupa tersedianya bahan makanan, terutama binatang buruan.

Mengenal Lokasi Hidup Manusia pada Zaman Paleolitikum

Ilustrasi Lokasi Tempat Tinggal Manusia pada Zaman Paleolitikum. (Sumber: Pixabay)

Manusia pada zaman paleolitikum sebagian besar bertempat tinggal di dekat gua dan sungai. Dikutip dari buku IPS Terpadu (Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Sejarah), Nana Supriatna, dkk, kehidupan manusia pada zaman paleolitikum berpindah-pindah menyesuaikan ketersediaan bahan makanan.

Apabila binatang buruan dan bahan makanan yang diambil dari hutan sudah habis, manusia zaman paleolitikum akan mencari dan berpindah ke tempat yang lebih subur. Kehidupan manusia prasejarah hampir mirip dengan pola hidup berpindah-pindah suku terasing sekarang di Indonesia, seperti Suku Kubu di Bengkulu dan Suku Sasak di Sumatra.

Pada zaman paleolitikum, inti kegiatan hidup sehari-hari manusia adalah mengumpulkan bahan makanan dari alam untuk dikonsumsi pada saat itu. Kegiatan tersebut disebut peradaban food gathering atau pengumpul makanan tahap awal.

Zaman peradaban batu tua (paleolitikum) diperkirakan didukung oleh jenis-jenis manusia purba yang ditemukan di Pulau Jawa pada akhir abad ke-19 dan sepanjang abad ke-20. Berdasarkan temuan arkeologis, beberapa jenis manusia purba yang mendukung peradaban ini, yaitu:

  1. Meganthropus palaeojavanicus, manusia tertua yang hidup di Jawa kira-kira 2 juta sampai 1 juta tahun sila,.

  2. Pithecanthropus robustus dan Pithecanthropus mojokertensis yang ditemukan di Lembah Kali Brantas oleh von Koenigswald pada 1936.

  3. Pithecanthropus erectus yang ditemukan oleh Eugene Dubois pada 1890 di Trinil, Lembah Bengawan Solo.

  4. Homo soloensis dan Homo wajakensis ditemukan di Solo dan Wajak antara 1931-1934.

Baca juga: Hasil Kebudayaan Zaman Paleolitikum beserta Ciri Khasnya

Perkembangan sejarah tentang manusia pada zaman batu berlangsung ratusan ribu tahun. Adapun manusia pada zaman paleolitikum sebagian besar bertempat tinggal di dekat gua dan sungai. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat! (CHL)