Macam-Macam Salat Rawatib, Lengkap dengan Bacaannya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umat muslim wajib mengetahui macam-macam salat rawatib. Dikutip dari buku Kumpulan Shalat-shalat Sunnah, Ajen Dianawati (2004: 5), salat rawatib adalah salat sunnah yang di kerjakan sebelum dan sesudah salat fardhu.
Salat ini dapat dapat dikerjakan empat rakaat dengan dua kali salam. Terdapat dua macam salat sunnah rawatib, yaitu muakkadah dan ghairu muakkadah.
Macam-Macam Salat Rawatib
Salat sunnah rawatib muakkadah adalah salat sunnah yang mendekati wajib. Sedangkan ghairu muakkadah, kedudukannya lebih ringan dibandingkan muakkadah.
Salat sunnah rawatib total berjumlah 20 rakaat yang terdiri dari sunnah rawatib muakkadah dan ghairu muakkadah. Pembagiannya adalah sebagai berikut.
1. Salat Sunnah Rawatib Muakkadah 14 Rakaat
Empat rakaat sebelum Dzuhur
Dua rakaat sesudah Dzuhur
Dua rakaat sesudah Maghrib
Dua rakaat sesudah Isya
Dua rakaat sebelum Subuh
Dua rakaat sesudah Jumat
Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits riwayat Bukhari Muslim, Ibn Umar ra. Berkata,
“Saya menghafal sepuluh rakaat salat sunnah dari Nabi SAW, yakni dua rakat sebelum Dzuhur, dua rakaat sesudah Dzuhur, dua rakat sesudah Maghrib dirumahnya, dua rakat sesudah Isya dirumahnya dan dua sebelum Subuh dan dua rakaat sesudah Jumat.” (HR. Bukhari Muslim).
2. Salat Sunnah Rawatib Ghairu Muakkadah 6 Rakaat
Dua atau empat rakaat sebelum salat ashar (Dengan satu kali salam setiap melaksanakan dua rakaat) .
Dua rakaat sebelum salat maghrib.
Dua rakaat sebelum salat isya.
Niat Salat Sunnah Rawatib
Salat sunnah rawatib yang dikerjakan sebelum salat fardhu disebut Qobliyah. Sedangkan yang dikerjakan setelah salat fardhu disebut Ba’diyah. Berikut bacaan niatnya.
1. Sebelum Subuh
اُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
Usholli Sunnatash Subhi Rok’ataini Qobliyatan Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala
Artinya: "Aku niat mengerjakan salat sunnah sebelum subuh 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala."
2. Sebelum Zuhur
اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
Ushalli Sunnatadh Dhuhri Rok’ataini Qobliyatan Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala
Artinya: "Aku niat mengerjakan salat sunnah sebelum zuhur 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala."
3. Sesudah Zuhur
اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
Ushalli Sunnatadh Dhuhri Rok’ataini Ba’diyah Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala
Artinya: "Aku niat mengerjakan salat sunnah sesudah zuhur 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala."
4. Sebelum Ashar
اُصَلِّيْ سُنَّةَ الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatadlashri rok’ataini qabliyatan mustaqbilal qiblati ada’an lillahi ta’ala
Artinya: "Aku niat shalat qabliyah asar dua rakaat menghadap kiblat karena Allah.”
5. Sesudah Magrib
اُصَلِّى سُنَّةً الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
Usholli Sunnatal Maghribi Rok’ataini Ba’diyah Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala
Artinya, "Aku niat mengerjakan salat sunnah sesudah magrib 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala."
6. Sesudah Isya
اُصَلِّى سُنَّةً الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
Usholi Sunnatal Isyaa’i Rok’ataini Ba’diyatta Mustaqbilal Qiblati Lillahi Ta’ala
Artinya: "Aku niat mengerjakan salat sunnah sesudah Isya 2 rakaat, menghadap Kiblat karena Allah Ta’ala."
7. Sebelum Salat Jumat
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الجُمُعَةِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatal Jumu‘ati rak‘ataini qabliyyatan lillāhi ta‘ālā.
Artinya: "Aku berniat salat sunah qabliyah Jumat dua rakaat karena Allah SWT."
Baca juga: Pengertian Lalai Mendirikan Salat dan Akibatnya
Itulah macam-macam salat rawatib, yang dilengkapi dengan bacaan niatnya. Semoga umat islam dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. (Gin)
