Makna dari Proses Sosial dalam Kehidupan Bermasyarakat

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lainnya. Sehingga, dalam kehidupan sehari-hari, manusia tak bisa terlepas dari interaksi antara satu dengan yang lain yang disebut juga dengan proses sosial. Sebenarnya, apa makna dari proses sosial dalam kehidupan bermasyarakat?
Baca Juga: Pengertian dan Tahap-Tahap dalam Sosialisasi di Kehidupan
Makna dari Proses Sosial dalam Kehidupan Bermasyarakat
Dikutip dari buku Sosiologi dan Manajemen Pendidikan oleh Enjang Sudarman dan Harries Madiistriyatno (2022: 164), proses sosial adalah siklus perkembangan dari struktur sosial yang merupakan aspek dinamis dalam kehidupan masyarakat yang diwujudkan dalam proses hubungan sosial.
Hubungan-hubungan sosial pada awalnya merupakan proses penyesuaian nilai sosial dalam kehidupan masyarakat, kemudian meningkat menjadi semacam pergaulan yang tidak sekadar pertemuan fisik, melainkan merupakan pergaulan yang ditandai adanya saling mengerti tentang maksud dan tujuan masing-masing pihak dalam hubungan tersebut.
Proses-proses sosial adalah cara berhubungan yang dapat dilihat jika individu dan kelompok-kelompok saling bertemu dan menentukan sistem serta bentuk hubungan tersebut atau apa yang akan terjadi apabila ada perubahan-perubahan yang menyebabkan goyahnya cara-cara hidup yang telah ada.
Dengan kata lain, proses sosial diartikan sebagai pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama. Bentuk umum dari proses sosial adalah interaksi sosial (yang juga dapat dinamakan proses sosial), karena interaksi sosial merupakan syarat utama terjadinya aktivitas-aktivitas sosial.
Sumber-Sumber Interaksi Sosial
Proses interaksi sosial yang terjadi dalam masyarakat bersumber dari faktor imitasi, sugesti, simpati, identifikasi, dan empati.
Imitasi merupakan suatu tindakan sosial seseorang untuk meniru sikap, tindakan, atau tingkah laku, dan penampilan fisik orang lain.
Sugesti merupakan rangsangan, pengaruh, atau stimulus yang diberikan seseorang kepada orang lain sehingga ia melaksanakan apa yang disugestikannya tanpa berpikir rasional.
Simpati merupakan suatu sikap seseorang yang merasa tertarik kepada orang lain karena penampilan, kebijaksanaan, atau pola pikirnya
Identifikasi merupakan keinginan sama atau identik bahkan serupa dengan orang lain yang ditiru (idolanya).
Empati merupakan proses ikut merasakan sesuatu yang dialami pihak lain. Proses empati biasanya ikut merasakan penderitaan orang lain.
Apabila proses interaksi sosial terjadi secara tidak maksimal akan mengakibatkan terjadinya kehidupan yang terasingkan. Dampaknya adalah seseorang akan dikucilkan dari lingkungan di sekitarnya.(MZM)
