Konten dari Pengguna

Makna Kedaulatan di Tangan Rakyat dan Contohnya

Berita Terkini
Penulis kumparan
22 Februari 2024 17:05 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi makna dari kedaulatan di tangan rakyat - Sumber: Unsplash/Michał Parzuchowski
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makna dari kedaulatan di tangan rakyat - Sumber: Unsplash/Michał Parzuchowski
ADVERTISEMENT
Salah satu teori kedaulatan yang terkenal adalah teori kedaulatan rakyat. Makna dari kedaulatan di tangan rakyat secara sederhana adalah adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
ADVERTISEMENT
Penjelasan mengenai kedaulatan di tangan rakyat telah tercantum dalam Undang-Undang Dasar. Dengan demikian, tidak ada seorang pun yang bisa mengubah hal tersebut.

Makna dari Kedaulatan di Tangan Rakyat

Ilustrasi makna dari kedaulatan di tangan rakyat - Sumber: Unsplash/Clay Banks
Frasa kedaulatan di tangan rakyat bermula dari teori kedaulatan rakyat. Teori ini menyebutkan bahwa rakyat merupakan pemegang kekuasaan tertinggi di sebuah negara. Jika rakyat tidak suka atau keputusan penguasa, rakyat dapat menunjukkan kedaulatannya,
Berbeda dengan kekuasaan tunggal, kekuasaan rakyat dapat menentukan jalannya pemerintahan. Jika rakyat merasa penguasa sudah bertindak sewenang-wenang dan melenceng dari kepentingan rakyat, maka rakyat berhak untuk melengserkan kepemimpinannya.
Di Indonesia juga menganut paham kedaulatan di tangan rakyat. Bahkan soal ini telah dijabarkan dalam Undang-Undang Dasar. Disarikan dari Buku Super Lengkap UUD 1945 & Amandemen, Tim Ilmu Educenter (2016: 66), UUD memiliki kedudukan sebagai norma hukum yang tertinggi dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.
ADVERTISEMENT
Bagian yang membahas soal kedaulatan ada di tangan rakyat terdapat dalam UUD pasal 1 ayat 2 yang berbunyi sebagai berikut:
Dari ayat tersebut dapat dijabarkan bahwa makna dari kedaulatan di tangan rakyat adalah rakyat mempunyai tanggung jawab, kewajiban, serta hak untuk secara demokratis memilih pemimpin yang bisa memerintah dan mengayomi seluruh masyarakat Indonesia.
Pemimpin yang dimaksud di sini bukan hanya presiden dan wakil presiden. Pemimpin itu termasuk anggota DPR sebagai wakil rakyat, gubernur, bupati, hingga kepala desa.

Contoh Pengaplikasian Kedaulatan di Tangan Rakyat dalam Kehidupan

Ilustrasi makna dari kedaulatan di tangan rakyat - Sumber: Unsplash/Corey Young
Kedaulatan di tangan rakyat bukan sebatas jargon, tetapi juga diaplikasikan di Indonesia. Berikut ini beberapa contoh tindakan yang menandakan bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat:
ADVERTISEMENT

1. Pemilihan Umum

Contoh paling sempurna pengamalan kedaulatan rakyat di Indonesia adalah pelaksanaan pemilihan umum. Dalam pemilu, rakyat memilih wakil-wakil mereka secara langsung untuk duduk di lembaga legislatif maupun eksekutif. Dalam pemilu, setiap rakyat yang sudah berusia 17 tahun memiliki hak yang sama untuk menentukan pilihannya.

2. Keterbukaan Informasi Publik

Keterbukaan informasi publik memungkinkan rakyat untuk bisa mengakses semua informasi yang dibutuhkan terkait kebijakan negara dan pengelolaan keuangannya. Hal ini membuat rakyat dapat memantau dan mengevaluasi kinerja pemerintah.

3. Demonstrasi

Aksi demo merupakan contoh lain pengamalan kedaulatan rakyat. Saat demo, rakyat memiliki hak untuk mengutarakan kehendak atau tuntutan mereka terhadap pemerintah dengan cara damai. Demo biasa diadakan untuk menuntut hak-hak masyarakat yang belum terpenuhi oleh negara.
ADVERTISEMENT
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa makna dari kedaulatan di tangan rakyat adalah rakyat memiliki hak, kewajiban, dan tanggung jawab untuk scara demokratis memilih pemimpin. Saat pemimpin tidak bertindak benar, rakyat atau masyarakat berhak untuk menurunkannya. (SASH)