Makna Kurikulum dalam Pembelajaran dan Aspek Kompetensinya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Istilah kurikulum digunakan dalam dunia pendidikan. Kurikulum dapat dimaknai sebagai segala sesuatu yang dipelajari murid.
Kurikulum (curriculum) berasal dari curir (pelari), dan curere (tempat berpacu). Awalnya, kurikulum diartikan sebagai jarak yang harus ditempuh oleh seorang pelari.
Kurikulum dapat Dimaknai sebagai Segala Sesuatu yang Dipelajari Murid, Simak Ulasannya
Kurikulum merupakan pedoman mendasar dalam proses pembelajaran. Kurikulum dapat dimaknai sebagai segala sesuatu yang dipelajari murid, dari awal hingga akhir pengajaran.
Dikutip dari buku Kurikulum dan Pembelajaran, Tarpan Suparman (2020:1), pengertian kurikulum dijelaskan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Pasal 1 butir 19 disebutkan bahwa kurikulum berisikan suatu cita-cita yang dituangkan dalam bentuk rencana, atau program pendidikan untuk dilaksanakan guru di sekolah.
Kurikulum akan mempunyai arti dan fungsi mengubah perilaku siswa, jika dilaksanakan dan ditransformasikan oleh guru kepada siswa dalam kegiatan pembelajaran.
Proses pembelajaran adalah perwujudan pelaksanaan atau operasionalisasi kurikulum. Sedangkan kurikulum merupakan bentuk operasionalisasi pendidikan sekolah untuk mencapai tujuan institusi.
Keberhasilan dan kegagalan suatu proses pendidikan, mampu dan tidaknya peserta didik menyerap materi pempelajaran, tercapai atau tidaknya tujuan pendidikan, bergantung pada kurikulum yang digunakan.
Aspek Kompetensi Kurikulum dalam Pendidikan
Aspek-aspek atau ranah yang terkandung dalam konsep kompetensi, adalah sebagai berikut.
Pengetahuan (knowledge), yaitu kesadaran dalam bidang kognitif, merupakan pengetahuan cara melakukan identifikasi kebutuhan belajar, dan melakukan pembelajaran sesuai dengan kebutuhannya.
Pemahaman (understanding), yaitu kedalaman kognitif, dan afektif yang dimiliki oleh individu.
Kemampuan (skill), adalah sesuatu yang dimiliki oleh individu untuk melakukan tugas atau pekerjaan yang dibebankan kepadanya.
Nilai (value), adalah suatu standar perilaku yang telah diyakini, dan secara psikologis telah menyatu dalam diri seseorang.
Sikap (attitude), yaitu perasan (senang - tidak senang, suka - tidak suka), atau reaksi terhadap suatu rangsangan yang datang dari luar.
Minat (interest), adalah kecenderungan seseorang untuk melakukan sesuatu perbuatan.
Baca juga: Pengertian Aktual Kurikulum dan Tujuan serta Fungsi Kurikulum
Kurikulum dapat dimaknai sebagai segala sesuatu yang dipelajari murid untuk memperoleh ijazah. Isi kurikulum adalah pengetahuan ilmiah, termasuk kegiatan dan pengalaman belajar. (DK)
