Makna Lambang Pramuka Indonesia dan Tingkatannya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lambang Pramuka yang digunakan sejak 16 Agustus 1961 silam diciptakan oleh Bapak Soehardjo Admodipura, seorang pembina Pramuka yang aktif bekerja di lingkungan Departemen Pertanian. Meskipun pasti sudah banyak yang melakoni ekstrakurikuler wajib yang satu ini, tetapi masih banyak yang belum tahu makna lambang Pramuka Indonesia.
Dilansir dari buku Pendidikan Kepramukaan Berbasis Pendidikan Karakter, Sukiyat, (2020:5), lambang Pramuka ditetapkan dengan SK Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No.06/KN/72 tahun 1972.
Makna Lambang Pramuka
Berikut makna lambang Pramuka Indonesia yang berbentuk tunas kelapa:
Buah kelapa yang sedang bertumbuh disebut sebagai cikal. Istilah cikal bakal di Indonesia berarti penduduk asli yang pertama, yang menurunkan generasi baru. Jadi, lambang tunas kelapa yang tumbuh mengiaskan bahwa setiap anggota pramuka adalah bagian dari inti kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
Pohon kelapa mampu bertahan lama di dalam keadaan apa pun. Jadi, lambang Pramuka Indonesia bermakna bahwa setiap anggota pramuka merupakan orang yang baik secara rohaniah maupun jasmaniah sehat, kuat, dan ulet dengan tekad yang besar di dalam menghadapi segala tantangan kehidupan dan menempuh segala ujian kehidupan untuk mengabdi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pohon kelapa bisa tumbuh dimana saja, yang memiliki makna besarnya kemampuan dan daya untuk menyesuaikan diri di dalam masyarakat apa pun dan di dalam keadaan apa pun.
Pohon kelapa tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia. Jadi, lambang Pramuka Indonesia mengiaskan bahwa setiap anggota pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi, lurus, mulia, dan jujur, sehingga ia tetap tegak dan tidak bisa dirubuhkan oleh apa pun.
Akar kelapa tumbuh kuat dan erat di dalam tanah. Jadi, lambang Pramuka Indonesia mengiaskan keyakinan dan tekad setiap anggota pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan yang baik, benar, nyata, dan kuat. Keyakinan dan tekad tersebut dipakai untuk memperkuat diri guna mencapai cita-cita yang mulia.
Kelapa merupakan pohon serba guna, mulai dari ujung atas sampai akarnya. Jadi, lambang Pramuka Indonesia mengiaskan bahwa setiap anggota pramuka sejatinya merupakan manusia yang berguna bagi bangsa, tanah air, dan negara Indonesia.
Tingkatan Pramuka Indonesia
Siaga (usia 7-10 tahun)
Anggota pramuka golongan siaga difokuskan untuk membentuk kepribadian dan keterampilan lewat kegiatan bermain sambil belajar agar bisa bermanfaat di antara teman-teman.
Penggalang (usia 11-15 tahun)
Anggota pramuka golongan penggalang difokuskan untuk membentuk kepribadian dan keterampilan lewat kegiatan bermain sambil belajar agar bisa bermanfaat di lingkungan keluarga dan sekitar teman-teman.
Penegak (usia 16-20 tahun)
Anggota pramuka golongan penegak difokuskan untuk membentuk kepribadian dan keterampilan lewat kegiatan belajar, praktik, bekerja kelompok, kompetisi, dan bakti kepada masyarakat sekitar supaya bisa turut membangun masyarakat sekitar.
Pandega (usia 21-25 tahun)
Anggota pramuka golongan pandega difokuskan untuk membentuk kepribadian dan keterampilan lewat praktik bakti kepada masyarakat yang lebih luas supaya bisa turut membangun masyarakat secara luas.
Yuk, terapkan makna lambang Pramuka Indonesia di dalam kehidupan kita.(BRP)
