Makna Mengasihi Sesama seperti Mengasihi Diri Sendiri dalam Ayat Alkitab

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam agama Kristen, prinsip dan makna mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri terdapat dalam ayat Alkitab. Makna dasar dari perintah ini adalah bahwa manusia harus memperlakukan orang lain dengan kasih yang sama seperti yang diinginkan untuk diri sendiri.
Dari penjelasan tersebut bisa disimpulkan satu hal. Bahwa perintah Tuhan adalah agar manusia mengimplikasikan sikap empati, pengertian, dan perhatian terhadap kebutuhan, perasaan, dan kesejahteraan orang lain.
Makna Mengasihi Sesama seperti Mengasihi Diri Sendiri
Bagi umat Kristen, prinsip dan makna mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri terdapat dalam dua bagian dalam Alkitab. Pertama, pada Imamat 19:18 dan yang kedua pada Matius 22:39.
Berdasarkan Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Jejak Pustaka, Herlina Vera Wati, (2023), berikut adalah penjelasannya.
1. Imamat 19:18
“Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN.”
Allah memberikan perintah kepada umat-Nya melalui hukum-hukum yang diberikan kepada mereka melalui Musa. Allah menekankan pentingnya kasih, kesabaran, dan pengampunan dalam hubungan antar sesama manusia.
Dengan tidak membalas dendam dan tidak menyimpan kebencian, umat Allah dihimbau untuk mengasihi sesama manusia seperti mereka mengasihi diri sendiri. Menekankan pentingnya perlakuan yang adil, penuh belas kasih, dan hormat terhadap orang lain, sama seperti bagaimana mereka ingin diperlakukan.
2. Matius 22:39
"Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
Ayat ini merupakan bagian dari percakapan Yesus dengan para ahli Taurat. Tepatnya saat seorang ahli Taurat bertanya kepada Yesus tentang hukum yang paling besar dalam Taurat.
Yesus menjawab dengan mengutip perintah ini dari Kitab Imamat. Menegaskan pentingnya kasih sebagai prinsip dasar dalam menjalankan hukum Allah. Yesus menekankan bahwa kasih terhadap sesama manusia seharusnya sama dengan kasih terhadap diri sendiri, dan ini merupakan inti dari seluruh hukum Taurat.
Baca Juga: Pembahasan Isi Kandungan Matius 12: 46-50 dalam Agama Kristen
Dari kedua ayat Alkitab tersebut, terlihat jelas pentingnya makna mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri. Makna dari kedua ayat ini adalah bahwa kasih terhadap sesama manusia harus menjadi landasan utama dalam perilaku dan hubungan dengan orang lain. (DNR)
