Makna Semboyan Keragaman yang Ada di Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa semboyan keragaman yang ada di Indonesia? Seperti yang diketahui, Indonesia merupakan negara yang terdiri dari beraneka ragam suku, ras, budaya, dan agama.
Keanekaragaman tersebut tercermin dalam Bhinneka Tunggal Ika, tepatnya berada di dalam pita burung Garuda Pancasila. Oleh karena itu, setiap masyarakat Indonesia perlu memahami makna dari semboyan keragaman tersebut.
Apa Semboyan Keragaman yang Ada di Indonesia?
Apa semboyan keragaman yang ada di Indonesia? Semboyan tersebut adalah Bhinneka Tunggal Ika. Hal ini tercantum dalam pasal 36A UUD 1945 sesuai dengan konstitusional,
Mengutip buku Indonesiaku Bhinneka Tunggal Ika oleh Isra Widya, dkk (2022), Bhinneka Tunggal Ika merupakan moto yang tercantum dalam lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila. Istilah ini berasal dari bahasa Jawa Kuno yang maknanya “Berbeda-beda, tetapi tetap satu”.
Dengan begitu, maka dapat dipahami bahwa meskipun beranekaragam, tetapi bangsa Indonesia tetap satu kesatuan. Semboyan ini diterapkan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri dari beraneka ragam ras, budaya, bahasa, suku, agama, dan kepercayaan.
Makna Semboyan Bhinneka Tunggal Ika
Frasa Bhinneka Tunggal Ika berasal dari kutipan Kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular. Adapun bahasa yang digunakan pada semboyan ini merupakan bahasa Jawa kuno.
“Bhinneka” artinya beraneka ragam, “Tunggal” artinya satu, sedangkan “Ika” artinya itu. Jika diartikan secara menyeluruh, Bhinneka Tunggal Ika adalah “Beraneka Satu Itu”.
Fungsi Bhinneka Tunggal Ika yang paling mendasar adalah untuk menciptakan persatuan dan kesatuan. Mengingat, setiap kelompok mempunyai kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Oleh karena itu, eran semboyan negara ini akan membantu menanamkan sikap toleransi pada masyarakat.
Implementasi Bhinneka Tunggal Ika
Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar symbol yang menjadi pajangan semata. Lebih dari itu, semboyan ini perlu diimplementasikan dalam kehidupan. Adapun bentuk implementasi tersebut yakni sebagai berikut:
Memiliki sikap Bhinneka Tunggal Ika artinya memandang dirinya sebagai bagian dari masyarakat luas.
Walaupun berbeda latar belakang atau golongan, namun tetap menjunjung tinggi kerukunan, perdamaian, dan toleransi.
Menerapkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika dengan menghormati dan menghargai pihak lain, sehingga tidak mencari menangnya sendiri.
Melakukan musyawarah bersama untuk mencapai kemufakatan.
Baca juga: 4 Contoh Penerapan Bhinneka Tunggal Ika di Keluarga beserta Pengertiannya
Itulah jawaban dari apa semboyan keragaman yang ada di Indonesia. Dengan menerapkan sikap yang berlandaskan semboyan tersebut. masyarakat Indonesia dapat hidup rukun, damai, dan sejahtera. (DLA)
