Memahami Cara Menggambar Garis dan Sudut dalam Gambar Teknik

Penulis kumparan
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gambar teknik merupakan alat komunikasi dalam menyajikan fisik suatu objek agar mudah dimengerti. Untuk membuatnya, cara menggambar garis dan sudut dalam gambar teknik perlu diketahui
Hal di atas perlu dipahami karena garis dan sudut menjadi dasar dalam membuatnya. Jadi, gambar yang akan dibuat dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Cara Menggambar Garis dan Sudut dalam Gambar Teknik
Dikutip dari buku Menggambar Teknik oleh Eko Wahyu Abryandoko (2020), gambar teknik adalah suatu pekerjaan membuat gambar-gambar teknik yang menunjukkan bentuk dan ukuran dari suatu benda atau konstruksi dengan ketentuan dan aturan sesuai standar yang disepakati bersama yang dinyatakan di atas kertas gambar.
Gambar teknik sendiri memuat simbol, notasi, garis, dan tulisan yang bersifat tegas yang di dalamnya menganut aturan keteknikan yang disepakati.
Adapun cara menggambar garis dan sudut dalam gambar teknik yakni:
1. Garis Tegak Lurus
Letakkan sisi miring segitiga 45º - 45° sedemikian hingga berimpit dengan garis 1 yang diketahui dan bagian bawah ditahan oleh segitiga yang lain.
Putarlah segitiga 45° - 45° sebesar 90° maka sisi miringnya akan tegak lurus garis 1.
Geser segitiganya bila perlu.
Tarik garis m.
2. Menggambar Garis Jajar Genjang
Sebuah penggaris segitiga menjadi acuan yang tak boleh bergerak.
Letakkan penggaris segitiga kedua sesuai dengan arah garis yang dikehendaki kemudian tarik garis.
Geser segitiga kedua sesuai dengan jarak yang dikehendaki, lalu tarik garis dan seterusnya.
3. Menggambar Garis Lengkung
Tentukan jari-jari lingkaran pusat M1 lebih besar dari jari-jari lingkaran pusat M2.
Buat garis sumbu sebagai pusat putaran lengkungan
M1 dan M2 sesuai jari-jarinya.
Buat setengah lingkaran dengan jangka dari pusat M1, kemudian dilanjutkan membuat setengah lingkaran pada pusat M2, maka terbentuklah garis lengkung yang berhubungan.
4. Membagi Garis Menjadi Beberapa Bagian Sama Panjang
Tarik garis sembarang dari A
Bagi garis AB 8 bagian sama dengan memakai
jangka Aa = ab = bc = cd = de = ef = fg = gh.
Hubungkan titik h dengan B.
Tariklah dari titik-titik: g, f, e, d, c, b, a, garis sejajar dengan garis hB.
5. Memindahkan Sudut
Buat busur lingkaran dengan A sebagian pusat dengan jari-jari sembarang (R) yang memotong kaki-kaki sudut AB dan AC di n dan m.
Buat pula busur lingkaran dari A1 dengan jari-jari R1 (R=R1) yang memotong kaki sudut A1 C1 di m1.
Buat busur lingkaran dari titik m dengan jari-jari r = nm.
Buat pula busur lingkaran dengan jari-jari r1 = r dari titik di m1, busur ini memotong busur yang pertama (jari-jari R1) di titik n.
Tarik garis A1 n1 yang merupakan kaki sudut A1
B1, maka sudut B1 A1 C1 = sudut BAC.
6. Membagi Sudut Sama Besar
Lingkarkan sebuah busur lingkaran dengan titik A sebagai pusat dengan jari-jari sembarang R yang memotong kaki sudut AB dan AC di titik-titik P dan Q.
Buat busur dengan P dan Q sebagai pusat busur lingkaran dengan jari-jari sebarang R2 dan R3 di mana R2 = R3. Kedua busur lingkaran tersebut berpotongan di T.
Tarik garis AT maka L BAT = L TAC.
7. Membagi Sudut Siku-Siku menjadi Tiga
Buat sebuah busur lingkaran dengan titik A sebagai pusat dengan jari-jari sembarang (R). Busur, lingkaran ini memotong kaki ∠AB di P dan ∠AC di O.
Buat busur lingkaran dengan jari-jari R dan dengan titik pusat P dan 0. Kedua busur lingkaran ini memotong busur yang pertama di titik R dan S.
Tarik garis AR dan AS, maka ∠BAR = ∠RAS = ∠SAC.
8. Sudut - Sisi - Sudut
Buat garis AB, dengan mengukur garis pengukuran 1 dengan jangka.
Pindahkan sudut yang ditentukan dengan pengukuran urutan 2, 3 pada titik A dan urutan 4, 5 pada titik B.
Pertemuan garis pembentuk kedua sudut memotong titik C.
Segitiga ABC sudah tergambar.
9. Bujur Sangkar
Tentukan lingkaran dengan titik pusat M.
Tarik garis tengah memotong titik A dan B.
Lingkarkan jari-jari dari titik A dan B sama panjang.
Hubungkan perpotongan lingkaran dari titik A dan B, memotong lingkaran yang ditentukan pada titik C dan D.
Titik A, B, C dan D dihubungkan membentuk segi empat.
10. Elips
Bagilah sumbu AB dalam 4 bagian sama panjang, maka diperoleh titik M1, M2 dan M3.
Buatlah lingkaran 1, 2 dan 3 dengan jari-jari ¼ panjang sumbu AB dengan titik pusat lingkaran M1, M2 dan M3. Ketiga lingkaran tersebut saling berpotongan di titik C, D, E dan F.
Tarik garis M1C, M1E dan M3D, M3F yang memotong keliling lingkaran di titik G, H, I dan J.
Garis M2C dan M3D berpotongan di titik N1, sedangkan M1E dan M3F berpotongan di titik N2.
Titik N1 dan N2 sebagai pusat dari busur lingkaran GH dan IJ.
Baca Juga: Fungsi Gambar Teknik Dalam Dunia Industri
Itulah penjelasan tentang cara menggambar garis dan sudut dalam gambar teknik. Semoga penjelasan di atas bermanfaat dan memudahkan dalam mempelajarinya.(MZM)
