Konten dari Pengguna

Memahami Definisi dan Tujuan dari Hari Lembaga Sosial Desa (LSD)

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hari Lembaga Sosial Desa. Sumber: Pexels.com/mali maeder
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hari Lembaga Sosial Desa. Sumber: Pexels.com/mali maeder

Hari Lembaga Sosial Desa (LSD) merupakan salah satu hari besar nasional yang terdapat pada bulan Mei. Layaknya hari besar lain, Hari LSD pun mempunyai definisi dan tujuan tersendiri.

Definisi dan tujuan dari hari tersebut sebaiknya diketahui dengan baik. Dengan demikian, masyarakat bisa memahami akan pentingnya hari tersebut serta LSD itu sendiri.

Hari Lembaga Sosial Desa (LSD): Definisi, Tujuan, dan Tanggal Pelaksanaan

Ilustrasi Hari Lembaga Sosial Desa. Sumber: Pexels.com/Lisa Fotios

Hari Lembaga Sosial Desa (LSD) adalah hari yang memperingati keberadaan Lembaga Sosial Desa. Hari tersebut diperingati setiap tanggal 5 Mei di setiap tahunnya.

Tujuan dari keberadaan Hari LSD, yaitu untuk memaksimalkan pelayanan sosial bagi masyarakat desa. Lembaga Sosial Desa sendiri merupakan salah satu jenis dari lembaga sosial di lingkungan pedesaan.

Saptina, dkk. (2008: 43) dalam buku yang berjudul Cara Mudah Menghadapi Ujian Nasional 2008 Sosiologi SMA/MA menjelaskan,

Lembaga sosial adalah suatu sistem norma untuk mencapai suatu tujuan yang oleh masyarakat dianggap penting.

Demikian dapat dipahami bahwa Lembaga Sosial Desa (LSD) adalah lembaga sosial yang merupakan sistem norma untuk mencapai tujuan yang dianggap penting oleh masyarakat desa. Oleh sebab itu, keberadaan LSD pun menjadi hal yang sangat berharga.

Baca juga: Sejarah Latar Belakang Ditetapkannya Hari Kebangkitan Nasional

Lembaga Sosial Desa atau LSD bukan merujuk pada satu lembaga. karena dalam suatu desa memungkinkan adanya beberapa jenis LSD. Menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, terdapat enam jenis lembaga desa, antara lain:

  1. Pemerintah Desa (Kepala Desa dan Perangkat Desa);

  2. Badan Permusyawaratan Desa (BPD);

  3. Lembaga Kemasyarakatan;

  4. Lembaga Adat;

  5. Kerjasama Antar Desa; dan

  6. Badan Usaha Milik Desa.

Selain itu, ada pula LSD yang merupakan bentuk partisipasi masyarakat desa. Misalnya, Koperasi Unit Desa, Pembinaan Kesejahteraan Keluarga, Karang Taruna, dan sebagainya.

Kini, menjadi jelas bahwa memang perlu adanya Hari Lembaga Sosial Desa. Setiap lembaga sosial di desa tentu merupakan wujud dari harapan masyarakat untuk mencapai kepentingannya. Oleh sebab itu, penting pula bagi lembaga sosial di desa untuk meningkatkan pelayanannya terhadap masyarakat desa.

Itulah penjelasan seputar Hari Lembaga Sosial Desa yang lengkap dengan jenis-jenis LSD. Semoga dapat bermanfaat untuk menambah wawasan baru bagi pembaca. (AA)