Memahami Karakteristik Daging Sapi dan Ayam Sebelum Berbelanja

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Daging merupakan salah satu sumber protein bagi manusia. Daging yang beredar di masyarakat sendiri ada banyak, dan paling sering digunakan sapi dan ayam. Tak mengherankan bagi yang masih awam bertanya sebutkan jenis karakteristik daging sapi dan ayam.
Dengan mengetahui karakteristik daging sapi dan ayam, lebih memudahkan dalam membelinya. Sehingga, tidak salah dalam berbelanja daging yang dibutuhkan.
Karakteristik Daging Sapi dan Ayam
Dikutip dari laman Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan Kementerian Pertanian, https://bpmsph.ditjenpkh.pertanian.go.id/ jawaban dari pertanyaan sebutkan jenis karakteristik daging sapi dan ayam, yakni.
1. Daging Sapi
A. Daging Sapi Segar
Daging merah pucat;
Berserabut halus dengan sedikit lemak;
Konsistensi liat;
Bau dan rasa aromatis
B. Daging Sapi Muda (Calf)
Pada umumnya, agak pucat, kelabu putih sampai merah pucat
Terdiri dari serabut-serabut halus
Konsistensi agak lembek
Bau dan rasa berbeda dengan daging sapi dewasa
2. Daging Ayam
A. Daging Ayam Segar
Warna daging putih pucat
Bagian otot dada dan otot paha kenyal
Bau agak amis sampai tidak berbau
B. Daging Ayam Tiren
Dagingnya beraroma agak amis,
Dagingnya berwarna kebiru-biruan, pucat dan tidak segar,
Pada leher potongan ayam terlihat tidak lebar.
Tidak mulus seperti ayam potong ketika hidup.
Terdapat bercak-bercak darah pada bagian kepala atau leher ayam
C. Daging Ayam Berformalin
Formalin atau formaldehid adalah larutan yang tidak berwarna dan baunya sangat menusuk. Formalin biasa digunakan untuk mengawetkan bahan agar tidak rusak, seperti triplek, kain, karpet, busa, obat pembersih lantai hingga pengawet mayat.
Akan tetapi, beberapa oknum menggunakan formalin untuk mengawetkan makanan.
Padahal, banyak efek samping dari mengkonsumsi makanan yang mengandung formalin, seperti gangguan pencernaan, hati, ginjal, sistem saraf, hingga menyebabkan kanker.
Adapun ciri-ciri daging ayam berformalin, yakni.
Jika dicium dagingnya akan berbau obat.
Warna kulitnya lebih pucat dibanding daging ayam segar.
tidak rusak selama dua hari pada suhu kamar 25 derajat celcius,
Pada bagian paha sampai kaki terlihat kaku.
Tidak dikerumuni lalat.
Teksturnya sangat kencang
Baca Juga: Mengenal Karakteristik Daging Putih dan Merah
Sekarang sudah memahami sebutkan jenis karakteristik daging sapi dan ayam, bukan? Dengan mengetahuinya, tidak lagi bingung saat berbelanja dan memilih daging yang masih segar dan tak baik untuk dikonsumsi. (MZM)
