Konten dari Pengguna

Memahami Kepanjangan Pramuka beserta Sejarah Terbentuknya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kepanjangan dan sejarah Pramuka. Sumber foto: Unsplash/Septian Akbar
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kepanjangan dan sejarah Pramuka. Sumber foto: Unsplash/Septian Akbar

Pramuka adalah ekstrakurikuler yang wajib diikuti setiap siswa. Tujuannya adalah untuk membentuk kepribadian dan akhlak para anak muda. Namun yang menjadi pertanyaan, apa kepanjangan Pramuka?

Meski kata Pramuka sering diucapkan, mungkin banyak yang belum mengetahui kepanjangan dari organisasi yang satu ini. Selain itu, mengetahui sejarah terbentuknya Pramuka akan menjadi pengetahuan yang berguna.

Kepanjangan Pramuka

Ilustrasi kepanjangan dan sejarah Pramuka. Sumber foto: Unsplash/Asar Media

Dikutip dari Buku Saku Pandu Bermutu, Rumisih, M.Pd. (2022: 2), Pramuka merupakan sebuah akronim dari Praja Muda Karana yang artinya orang-orang berjiwa muda dan suka berkarya. Singkatan ini ditetapkan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX dari kata ‘Poromuko’ yang artinya pasukan terdepan dalam perang.

Kepramukaan sendiri merupakan proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, dan praktis. Kegiatan Pramuka biasa dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan.

Sejarah Pramuka

Ilustrasi kepanjangan dan sejarah Pramuka. Sumber foto: Unsplash/Budi Gustaman

Gerakan Pramuka sudah ada sejak tahun 1923 yang ditandai dengan didirikannya Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung dan Jong Indonesische Padvinders-Organisatie (JIPO) di Jakarta.

Kemudian, pada tanggal 27-29 Desember 1945, melalui Kongres Kesatuan Kepanduan Indonesia di Surakarta dihasilkan organisasi kepramukaan Indonesia.

Namun, saat Belanda melakukan agresi militernya di tahun 1948, gerakan Pandu Rakyat dilarang ada di daerah-daerah yang telah dikuasai.

Inilah yang memicu munculnya gerakan lainnya seperti Kepanduan Putera Indonesia (KPI), Pandu Puteri Indonesia (PPI), dan Kepanduan Indonesia Muda (KIM).

Dengan perkembangan Kepanduan Indonesia yang terdiri dari banyak organisasi yang tergabung dalam Persatuan Kepanduan Indonesia (Perkindo) membuat organisasi ini menjadi lemah.

Untuk mencegahnya, Presiden Ir. Soekarno bersama Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang merupakan Pandu Agung Perkindo menggagas untuk menyatukan berbagai organisasi kepanduan dalam satu wadah. Wadah tersebut dinamakan dengan Pramuka.

Gerakan Pramuka diawali dengan serangkaian peristiwa yang saling berkaitan, yakni:

  • 9 Maret 1961

Diresmikan nama Pramuka dan menjadi Hari Tunas Gerakan Pramuka.

  • 20 Mei 1961

Terbitnya Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka dan momen tersebut dikenal sebagai Hari Permulaan Tahun Kerja.

  • 20 Juli 1961

Momen para wakil organisasi kepanduan Indonesia mengeluarkan pernyataan di Istana Olahraga Senayan dalam meleburkan diri ke dalam organisasi Gerakan Pramuka yang disebut dengan Hari Ikrar Gerakan Pramuka.

  • 14 Agustus 1961

Gerakan Pramuka secara resmi diperkenalkan di halaman Istana Negara dengan penyerahan Panji Gerakan Pramuka dari Presiden Soekarno kepada Sri Sultan Hamengkubuwono IX sekaligus sebagai Ketua pertama Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. Oleh karena itu, pada tanggal 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka.

Baca Juga: Apa Tingkatan Tertinggi dalam Semua Golongan Pramuka? Ini Penjelasannya

Nah, sekarang sudah mengetahui kepanjangan Pramuka dan sejarah terbentuknya organisasi yang satu ini bukan?(MZM)