Memahami Pengertian, Perbedaan Ragam Lisan dan Ragam Tulis

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam mengungkapkan sebuah maksud kepada orang lain, kita bisa menggunakan dua cara, yakni secara lisan maupun tulisan. Itulah yang menyebabkan kedua cara tersebut termasuk dalam ragam bahasa. Namun apakah kamu sudah mengetahui pengertian serta perbedaan ragam lisan dan ragam tulis? Jika belum, kita akan belajar bersama memahami perbedaan antar keduanya.
Baca Juga: Arti dan Penjelasan Ungkapan Historia Magistra Vitae
Memahami Pengertian, Perbedaan Ragam Lisan dan Ragam Tulis
Menurut Oktavia Lestari P dalam jurnal berjudul Variasi Ragam Bahasa Dalam Kehidupan Remaja (2018: 3), ragam bahasa dibagi menjadi beberapa bagian, salah satunya ragam bahasa berdasarkan media dan sarana dibagi menjadi dua, yakni ragam lisan dan ragam tulisan.
Ragam Lisan
Ragam lisan merupakan bahasa yang digunakan oleh pemakai bahasa dalam berkomunikasi. Ragam lisan standar, misalnya orang berpidato atau memberi sambutan, dalam situasi perkuliahan, dan ceramah. Ragam lisan non-standar, misalnya dalam percakapan antarteman di pasar atau dalam kesempatan nonformal lainnya.
Ciri-Ciri Ragam Lisan
Ciri-ciri dari ragam bahasa lisan di antaranya adalah:
Memerlukan kehadiran orang lain;
Unsur gramatikal tidak dinyatakan secara lengkap;
Terikat ruang dan waktu;
Dipengaruhi oleh tinggi rendahnya suara.
Kelebihan Ragam Lisan
Dapat disesuaikan dengan situasi;
Faktor efisiensi;
Faktor kejelasan karena pembicara menambahkan unsur lain berupa tekan dan gerak anggota badan agar pendengar mengerti apa yang dikatakan seperti situasi, mimik dan gerak-gerak pembicara;
Faktor kecepatan, pembicara segera melihat reaksi pendengar terhadap apa yang dibicarakannya; dan
Lebih bebas bentuknya karena faktor situasi yang memperjelas pengertian bahasa yang dituturkan oleh penutur
Kelemahan Ragam Lisan
Bahasa lisan berisi beberapa kalimat yang tidak lengkap, bahkan terdapat frase-frase sederhana;
Penutur sering mengulangi beberapa kalimat;
Tidak semua orang bisa melakukan bahasa lisan; dan
Aturan-aturan bahasa yang dilakukan tidak formal
Ragan Tulis
Ragam bahasa tulis menggunakan huruf sebagai unsur dasarnya. Hal ini berkaitan dengan ejaan, tata bahasa, dan kosa kata. Kelengkapan tata bahasa seperti bentuk kata atau pun susunan kalimat, ketepatan pilihan kata, kebenaran penggunaan ejaan dalam mengungkapkan ide.
Ciri-Ciri Ragam Tulis
Beberapa ciri-ciri dari ragam tulis adalah,
Tidak memerlukan orang kedua/teman bicara.
Bersifat objektif.
Tidak tergantung kondisi, situasi, dan ruang serta waktu.
Mengemban konsep makna yang jelas.
Harus memperhatikan unsur gramatikal.
Berlangsung lambat.
Jelas struktur bahasanya, susunan kalimatnya juga jelas, dan runtut.
Selalu memakai alat bantu;
Kesalahan tidak dapat langsung dikoreksi;
Tidak dapat dibantu dengan gerak tubuh dan mimik muka, hanya terbantu dengan tanda baca.
Kelemahan Ragam Tulis
Alat atau sarana yang memperjelas pengertian seperti bahasa lisan tidak ada akibatnya bahasa tulisan harus disusun lebih sempurna.
Tidak mampu menyajikan berita secara lugas, jernih dan jujur, jika harus mengikuti kaidah-kaidah bahasa yang dianggap cendrung miskin daya pikat dan nilai jual.
Yang tidak ada dalam bahasa tulisan tidak dapat diperjelas/ditolong. Oleh karena itu, diperlukan kesaksamaan yang lebih besar dalam ragam tulisan.
Adanya ragam bahasa, terutama ragam lisan dan tulisan memudahkan kita. Meskipun keduanya memiliki kelemahannya sendiri, namun ada banyak kelebihan yang hanya bisa digunakan sehingga kita dengan mudah mengungkapkan maksud kepada orang lain. (MZM)
