Memahami Peranan Jamur di dalam Ekosistem dan Penjelasan Kingdom Fungi

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap organisme yang ada di bumi memiliki peranan yang penting bagi kehidupan, termasuk juga jamur. Meskipun sering dianggap sepele, ternyata peranan jamur di dalam ekosistem sangatlah besar.
Namun, sebelum menjelaskan lebih lanjut, tentu perlu mengetahui kingdom yang bernama fungi ini. Dengan begitu, pembaca dapat lebih mudah memahami peranan jamur untuk kehidupan di bumi.
Kingdom Fungi
Kingdom merupakan peringkat taksonomi yang terdiri dari lima klasifikasi, salah satunya adalah fungi.
Dikutip dari buku Teori dan Aplikasi Biologi Umum, Ira Nurmawati, dkk (2022), Kingdom Fungi atau jamur adalah organisme eukariotik yang hidup pada tempat-tempat yang lembap, air tawar, tempat yang asam, sedikit yang hidup di perairan laut, dan ada pula yang bersimbiosis dengan Algae hingga membentuk lumut kerak (lichenes).
Ciri-ciri dari fungi yakni:
Tidak memiliki klorofil. Hal inilah yang menyebabkan fungi tidak dikelompokkan pada Kingdom Plantae.
Sebagian besar fungi bersifat heterotrofik (mencerna makanan dengan enzim yang disekresikan). Ada juga yang bersifat saprofit (menyerap bahan organik terlarut dari substrat mati).
Memiliki dinding sel yang terbuat dari kitin dan polisakarida.
Umumnya multiseluler.
Tubuh terdiri dari struktur seperti benang yang panjang dan ramping disebut hifa.
Jaringan hifa dikenal sebagai miselium.
Peranan Jamur di dalam Ekosistem
Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan Kingdom Fungi, lalu apa manfaatnya untuk ekosistem?
Ternyata, jamur sangat berperan dalam kelangsungan hidup manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme lainnya. Hal ini karena jamur merupakan organisme pertama dalam menguraikan bahan organik sisa-sisa tumbuhan maupun hewan.
Peranan jamur di dalam ekosistem adalah sebagai dekomposer. Hifa jamur memiliki kemampuan untuk menembus jaringan hewan dan tumbuhan yang sudah mati dan kemudian mengeluarkan enzim untuk menguraikan tubuh hewan atau tumbuhan menjadi zat anorganik.
Jamur juga dapat beradaptasi sebagai pengurai bahan organik. Bahkan, hampir seluruh substrat yang mengandung karbon dapat dikonsumsi jamur yang kemudian diuraikan.
Baca Juga: Bagaimana Hubungan antara Produsen, Konsumen, dan Pengurai dalam Ekosistem?
Ternyata, peranan jamur di dalam ekosistem sangatlah krusial. Jamur dapat bertumbuh dan berkembang untuk dikonsumsi serta menjadi dekomposter atau pengurai. (MZM)
