Memahami Perbedaan antara Topik dan Judul Pada Karya Ilmiah

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Karya ilmiah merupakan sebuah tulisan yang berisi pemaparan suatu pembahasan secara ilmiah. Dalam menuliskan karya ilmiah, banyak orang yang sering kali mengabaikan bahkan sampai tak ada perbedaan antara topik dan judul, padahal keduanya cukup berbeda. Sebenarnya apa perbedaan antara topik dan judul karya ilmiah?
Memahami Perbedaan antara Topik dan Judul Pada Karya Ilmiah
Dikutip dari buku Bahasa Indonesia Akademik oleh M. Hasyim Mustamin (2020: 84), topik adalah pokok pembicaraan tentang suatu hal yang akan digarap menjadi karangan. Topik juga menjadi hal yang pertama kali ditentukan ketika penulis akan membuat tulisan. Topik yang masih awal tersebut, selanjutnya dikembangkan dengan membuat cakupan yang lebih sempit atau lebih luas.
Terdapat beberapa kriteria untuk sebuah topik yang dikatakan baik, di antaranya adalah topik tersebut harus mencakup keseluruhan isi tulisan, yakni mampu menjawab pertanyaan akan masalah apa yang hendak ditulis. Ciri utama dari topik adalah cakupannya atas suatu permasalahan masih bersifat umum dan tidak diuraikan secara lebih mendetail.
Syarat Topik
Dalam menyusun topik, terdapat beberapa syarat yang perlu diperhatikan, yakni:
Harus menarik perhatian penulis.
Diketahui dan dikuasai oleh penulis.
Harus sempit dan terbatas.
Untuk penulis pemula hindari permasalahan yang baru dan kontroversial.
Berbagai isu yang masih hangat.
Peristiwa-peristiwa nasional atau internasional.
Sesuatu yang dapat berupa benda, karya dan orang yang dikaitkan dengan permasalahan politik, pendidikan, agama dan permasalahan lain yang sesuai.
Pengalaman pribadi yang berbobot atau berkualitas.
Baca Juga: Definisi dan Karakteristik Karya Ilmiah Sesuai Penulisan yang Benar
Judul
Judul adalah perincian atau penjabaran dari topik. Jika dibandingkan dengan topik, judul lebih spesifik dan sering kali telah menyiratkan isi suatu acara, buku, karangan, drama, dan lain sebagainya. Istilah judul juga kerap disandingkan dengan tajuk. Artinya, judul adalah cerminan sekaligus batasan tentang suatu masalah yang diangkat dalam sebuah acara atau tulisan.
Syarat-Syarat Judul
Terdapat beberapa persyaratan dalam menyusun judul yang baik, yakni:
Asli: penulis tidak boleh menggunakan judul yang sudah pernah ada, apabila terpaksa maka harus mencari sinonimnya.
Relevan: judul harus relevan dengan karya tulis, harus mempunyai hubungan dengan temanya.
Provokatif: judul harus menarik perhatian pembaca dan tidak boleh terlalu sederhana.
Singkat: judul tidak boleh bertele-tele, harus langsung pada inti tulisan.
Berbentuk frasa
Judul harus kapital: awal kata dalam judul harus kapital, kecuali konjungsi dan preposisi.
Logis: judul yang logis akan meningkatkan minat untuk membaca.
Nah, sekarang sudah tahu perbedaan antara topik dan judul dalam karya ilmiah bukan. Dengan mengetahui perbedaan antar keduanya, kita akan lebih mudah dalam menyusun karya ilmiah yang menarik.(MZM)
