Memahami Sanksi yang Akan Didapatkan oleh Pelanggar dari Norma Kesopanan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat empat macam norma yang berlaku di masyarakat, yaitu norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan, dan norma hukum. Norma kesopanan sumbernya adalah kepatutan yang disepakati oleh masyarakat yang bersangkutan. Melanggar dari norma kesopanan akan mendapat sanksi sosial.
Norma kesopanan dapat disebut juga dengan norma adat karena bersumber dari kebiasaan masyarakat. Namun, sanksi norma adat terasa lebih tegas apabila dibandingkan dengan sanksi kesopanan.
Penjelasan Sanksi Sosial bagi Orang yang Melanggar dari Norma Kesopanan
yang dianggap sebagai tuntutan pergaulan sehari-hari sekelompok masyarakatnya. Dikutip dari buku Pendidikan Kewarganegaraan SMP VII, Hadi Wiyono dan Isworo, norma kesopanan berwujud dalam aturan sopan santun, etika pergaulan, dan tradisi (adat).
Norma kesopanan berasal dari lingkungan masyarakat. Sanksi atas pelanggaran norma kesopanan berasal dari masyarakat itu pula. Oleh karena itu, melanggar dari norma kesopanan akan mendapat sanksi sosial.
Setiap kelompok manusia memiliki perbedaan dalam penerapan norma kesopanan. Norma ini hanya akan dipatuhi oleh anggota kelompoknya. Misalnya, bagi orang Eropa makan dengan menggunakan tangan kiri sudah menjadi hal yang biasa, tetapi hal tersebut tentunya menjadi tabu bagi orang Indonesia.
Sanksi tersebut biasanya dalam bentuk pengucilan atau pengasingan dalam hidup bermasyarakat. Berikut adalah beberapa contoh sanksi sosial terhadap pelanggaran norma kesopanan:
Cemoohan bagi seseorang yang tidak menghormati orang lain, seperti tidak mengetuk atau memberi salam terlebih dahulu apabila bertamu ke rumah orang lain.
Orang yang menghina orang lain, meludah di hadapan orang, atau berbicara kasar akan dikucilkan dari masyarakat.
Seseorang yang bersikap kasar dan tidak sopan kepada orang yang lebih tua akan tidak dihargai lagi di lingkungan masyarakat.
Dalam kehidupan bermasyarakat, tentu terdapat perbedaan kepentingan satu sama lain. Perbedaan kepentingan tersebut dapat menimbulkan adanya perselisihan, perpecahan, bahkan menjurus ke arah terjadinya kekacauan. Oleh karena itu, norma sebagai aturan atau tatanan hidup penting untuk dilakukan dalam pergaulan hidup di masyarakat.
Baca juga: Alasan Norma Hukum Menjadi Norma Paling Tegas dalam Kehidupan Bermasyarakat
Norma kesopanan adalah peraturan hidup yang timbul dari pergaulan segolongan manusia. Melanggar dari norma kesopanan akan mendapat sanksi sosial. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat! (CHL)
