Mengapa Limbah Lunak Organik disebut Juga dengan Limbah Basah?

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata “limbah”? Ya, limbah identik dengan sisa bahan yang tidak dipakai lalu dibuang. Akan tetapi, limbah yang akan dibuang harus dikelola dahulu agar tidak merusak lingkungan. Tidak hanya limbah industri saja yang harus dikelola, namun limbah domestik seperti rumah tangga juga harus diperhatikan pembuangannya agar aman bagi lingkungan. Nah kali ini akan dibahas salah satu limbah, yakni limbah lunak organik. Limbah lunak organik disebut juga dengan limbah basah karena banyak mengandung air. Simak penjelasan lebih lanjut di bawah ini.
Alasan Limbah Lunak Organik disebut Limbah Basah
Mari kita dalami pengertian limbah terlebih dahulu agar semakin paham. Mengutip buku Proses Pengolahan Limbah oleh Lovi Sandra, dkk (2022:18), limbah adalah sisa dari suatu kegiatan atau usaha seperti sampah, dan sesuatu yang sudah tidak dipakai oleh manusia yang jika dibiarkan begitu saja dapat meneybabkan polutan atau kerusakan lingkungan.
Selanjutnya dalam buku yang sama pada halaman 20, dijelaskan bahwa pengelompokan limbah berdasarkan jenis senyawanya dapat dibagi menjadi tiga, yaitu:
Limbah organik yang berasal dari makhluk hidup alami dan sifatnya mudah membusuk atau terurai, seperti dedaunan dan kulit telur.
Limbah anorganik yang tidak dapat atau sulit terurai dan busuk secara alami oleh mikroorganisme pengurai, seperti sisa sabun cuci dan sampah kantong plastik.
Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dapat mencemarkan, mebahayakan lingkungan, kesehatan, dan kelangsungan makhluk hidup akibat sifat-sifat senyawanya.
Mari kembali ke topik awal. Selain istilah-istilah di atas, ada juga istilah lain yang bernama limbah lunak organik. Limbah lunak organik memiliki nama lain limbah basah. Alasan limbah lunak organik disebut juga dengan limbah basah karena limbah lunak organik mengandung kadar air yang tinggi di dalamnya. Limbah ini berasal dari beragam bahan alami seperti dedaunan, kulit buah, dan lain sebagainya. Limbah lunak organik cenderung lebih mudah dikelola. Contoh produk dari limbah lunak organik adalah pupuk kompos dan biogas.
Itulah penjelasan mengapa limbah lunak organik disebut dengan limbah basah. Semoga bisa menambah wawasan kita terhadap lingkungan sekitar. (LOV)
