Mengenal 3 Tujuan Pengemasan Makanan dalam Bidang Kuliner

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebutkan 3 tujuan pengemasan makanan! Secara umum, tujuan pengemasan makanan adalah menjaga kualitas dan daya tahan dari hasil olahan pangan. Hal itu membuat produk makanan dapat bertahan lebih lama dengan kualitas yang tetap baik.
Pengemasan makanan dalam bidang kuliner terdiri dari tiga kelompok, yakni kemasan primer, sekunder, dan tersier. Tiga kelompok tersebut mengacu pada perbedaan hubungan (kontak), jumlah, serta bentuk kemasan.
Sebutkan 3 Tujuan Pengemasan Makanan!
Salah satu kalimat instruksi yang dapat muncul dalam pembahasan seputar pengolahan makanan adalah sebutkan 3 tujuan pengemasan makanan. Instruksi tersebut memuat pesan agar seseorang menjelaskan tujuan dari kegiatan pengemasan makanan.
Dikutip dari buku Prakarya untuk SMP/MTs Kelas IX Semester 1, Nuswantari, dkk. (2018: 168), berikut adalah tiga tujuan pengemasan makanan.
Melindungi isi/makanan dari benturan, cuaca, dan mikroorganisme.
Menjadi daya tarik dan pembeda dari berbagai jenis serta merek makanan.
Informasi mengenai makanan, seperti nama, merek, isi makanan, berat, kandungan bahan, nutrisi, tanggal kadaluarsa, produsen, kode produksi, dan keterangan khusus lainnya.
Berdasarkan penjelasan tersebut, diketahui bahwa pengemasan makanan merupakan suatu tahap penting dalam bidang kuliner. Pengemasan makanan secara langsung dapat mempengaruhi kualitas dari makanan itu sendiri.
Jika pengemasan baik, makanan akan terlindung dari berbagai benturan, cuaca, serta mikroorganisme. Kemudian, pengemasan yang menarik dapat menjadi cara untuk meraih atensi dan minat beli dari konsumen.
Macam-Macam Kemasan Makanan
Pada bidang kuliner, ada berbagai macam jenis kemasan makanan. Secara umum, jenis kemasan makanan terbagi menjadi tiga kelompok, yakni primer, sekunder, dan tersier.
Mengutip dari buku yang sama, Nuswantari, dkk. (2018: 169), berikut adalah penjelasan tentang kemasan primer, sekunder, serta tersier.
1. Kemasan Primer
Kemasan primer adalah kemasan yang berhubungan atau kontak langsung dengan produk makanan. Kemasan primer memiliki ukuran yang relatif kecil dan dapat disebut sebagai kemasan eceran. Contoh kemasan primer, yaitu:
Kantong plastik untuk produk dendeng sapi;
Cup kaleng untuk kornet; serta
Gelas plastik untuk air atau bumbu instan.
2. Kemasan Sekunder
Kemasan sekunder adalah kemasan kedua yang berisi sejumlah kemasan primer. Kemasan sekunder tidak kontak langsung dengan produk yang dikemas. Contoh kemasan sekunder, antara lain:
Kemasan karton untuk produk kornet; atau
Kemasan kerat untuk produk dalam botol.
3. Kemasan Tersier
Kemasan tersier adalah kemasan yang diperuntukkan sebagai kemasan transport atau distribusi jika makanan akan dikirim ke tempat lain. Contoh kemasan tersier, yaitu container dan kotak karton gelombang.
Baca juga: Tiga Teknik Pengawetan secara Fisik dalam Industri Makanan
Jadi, jawaban untuk sebutkan 3 tujuan pengemasan makanan adalah melindungi makanan, menjadi daya tarik, serta untuk memberi informasi tentang makanan. Selain itu, diketahui juga bahwa secara umum ada tiga jenis kemasan, yakni primer, sekunder, dan tersier. (AA)
