Konten dari Pengguna

Mengenal 3 Tujuan Pengemasan Makanan dalam Bidang Kuliner

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sebutkan 3 Tujuan Pengemasan Makanan. Sumber: Unsplash/Cristiano Pinto
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sebutkan 3 Tujuan Pengemasan Makanan. Sumber: Unsplash/Cristiano Pinto

Sebutkan 3 tujuan pengemasan makanan! Secara umum, tujuan pengemasan makanan adalah menjaga kualitas dan daya tahan dari hasil olahan pangan. Hal itu membuat produk makanan dapat bertahan lebih lama dengan kualitas yang tetap baik.

Pengemasan makanan dalam bidang kuliner terdiri dari tiga kelompok, yakni kemasan primer, sekunder, dan tersier. Tiga kelompok tersebut mengacu pada perbedaan hubungan (kontak), jumlah, serta bentuk kemasan.

Sebutkan 3 Tujuan Pengemasan Makanan!

Ilustrasi Sebutkan 3 Tujuan Pengemasan Makanan. Sumber: Unsplash/Agenlaku Indonesia

Salah satu kalimat instruksi yang dapat muncul dalam pembahasan seputar pengolahan makanan adalah sebutkan 3 tujuan pengemasan makanan. Instruksi tersebut memuat pesan agar seseorang menjelaskan tujuan dari kegiatan pengemasan makanan.

Dikutip dari buku Prakarya untuk SMP/MTs Kelas IX Semester 1, Nuswantari, dkk. (2018: 168), berikut adalah tiga tujuan pengemasan makanan.

  1. Melindungi isi/makanan dari benturan, cuaca, dan mikroorganisme.

  2. Menjadi daya tarik dan pembeda dari berbagai jenis serta merek makanan.

  3. Informasi mengenai makanan, seperti nama, merek, isi makanan, berat, kandungan bahan, nutrisi, tanggal kadaluarsa, produsen, kode produksi, dan keterangan khusus lainnya.

Berdasarkan penjelasan tersebut, diketahui bahwa pengemasan makanan merupakan suatu tahap penting dalam bidang kuliner. Pengemasan makanan secara langsung dapat mempengaruhi kualitas dari makanan itu sendiri.

Jika pengemasan baik, makanan akan terlindung dari berbagai benturan, cuaca, serta mikroorganisme. Kemudian, pengemasan yang menarik dapat menjadi cara untuk meraih atensi dan minat beli dari konsumen.

Macam-Macam Kemasan Makanan

Ilustrasi Sebutkan 3 Tujuan Pengemasan Makanan. Sumber: Unsplash/K8

Pada bidang kuliner, ada berbagai macam jenis kemasan makanan. Secara umum, jenis kemasan makanan terbagi menjadi tiga kelompok, yakni primer, sekunder, dan tersier.

Mengutip dari buku yang sama, Nuswantari, dkk. (2018: 169), berikut adalah penjelasan tentang kemasan primer, sekunder, serta tersier.

1. Kemasan Primer

Kemasan primer adalah kemasan yang berhubungan atau kontak langsung dengan produk makanan. Kemasan primer memiliki ukuran yang relatif kecil dan dapat disebut sebagai kemasan eceran. Contoh kemasan primer, yaitu:

  • Kantong plastik untuk produk dendeng sapi;

  • Cup kaleng untuk kornet; serta

  • Gelas plastik untuk air atau bumbu instan.

2. Kemasan Sekunder

Kemasan sekunder adalah kemasan kedua yang berisi sejumlah kemasan primer. Kemasan sekunder tidak kontak langsung dengan produk yang dikemas. Contoh kemasan sekunder, antara lain:

  • Kemasan karton untuk produk kornet; atau

  • Kemasan kerat untuk produk dalam botol.

3. Kemasan Tersier

Kemasan tersier adalah kemasan yang diperuntukkan sebagai kemasan transport atau distribusi jika makanan akan dikirim ke tempat lain. Contoh kemasan tersier, yaitu container dan kotak karton gelombang.

Baca juga: Tiga Teknik Pengawetan secara Fisik dalam Industri Makanan

Jadi, jawaban untuk sebutkan 3 tujuan pengemasan makanan adalah melindungi makanan, menjadi daya tarik, serta untuk memberi informasi tentang makanan. Selain itu, diketahui juga bahwa secara umum ada tiga jenis kemasan, yakni primer, sekunder, dan tersier. (AA)