Konten dari Pengguna

Mengenal Al-Hujurat, Surah yang Menunjukkan Sikap Husnuzan dalam Agama Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Dalil yang menunjukkan sikap husnuzan adalah surah. (Foto: Sohaib Al Kharsa | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Dalil yang menunjukkan sikap husnuzan adalah surah. (Foto: Sohaib Al Kharsa | Unsplash.com)

Apakah kamu pernah mendengar sikap husnudzan dalam agama Islam? Bagi umat muslim, pasti istilah ini sudah sering didengar. Bahkan, terdapat dalil yang menunjukkan sifat ini. Dalil yang menunjukkan sikap husnuzan adalah surah Al-Hujurat.

Meskipun sudah sering mendengarnya, apakah kamu tahu arti dari husnuzan? Artikel ini akan membahas husnuzan secara singkat dan sederhana. Simak terus pembahasannya ya!

Baca juga: Tulisan Arab Suudzon dan Husnudzon serta Pengertiannya

Pengertian Husnuzan Dalam Agama Islam

Ilustrasi Ilustrasi Dalil yang menunjukkan sikap husnuzan adalah surah. (Foto: Artur Aldyrkhanov | Unsplash.com)

Apa definisi husnuzan? Mengutip buku dengan judul Tangisan Suara Hijrah karya Mythaa (2021), sikap husnudzon yaitu berprasangka baik wajib manusia terapkan. Sikap husnuzan ini adalah kebalikan dari suudzon atau berburuk sangka.

Husnuzan merupakan sifat atau sikap yang wajib diterapkan oleh semua orang. Pasalnya, dengan bersikap husnuzan, seorang muslim dapat dijauhkan dari rasa khawatir yang berlebih dan sikap suudzon.

Selain itu, sikap husnuzan dapat membuat seseorang meyakini bahwa setiap kebaikan berasal dari Allah SWT. Ternyata terdapat beberapa jenis husnuzan dalam Islam. Apa saja jenisnya? Ini jenis atau macam husnuzan yang wajib umat muslim ketahui.

1. Husnuzan Dengan Diri Sendiri

Husnuzan yang pertama adalah kepada diri sendiri. Husnuzan kepada diri sendiri dapat membuat seseorang menerima seluruh keadaan. Orang tersebut tidak akan menganggap bahwa segala yang terjadi adalah beban dan lebih bersyukur atas kehidupannya.

2. Husnuzan Dengan Sesama Manusia

Kedua adalah husnuzan dengan sesama manusia. Dengan bersikap husnuzan kepada orang lain akan membuat seseorang senantiasa bertindak dan berpikir positif sebelum melakukan sesuatu.

3. Husnuzan Dengan Allah SWT

Terakhir adalah husnuzan dengan Allah SWT. Maksud dari husnuzan dengan Allah SWT adalah berbaik sangka terhadap setiap hal yang telah ditetapkan. Husnuzan ini dapat membuat seorang muslim dapat mengambil hikmah dalam setiap kejadian.

Dalil yang Menunjukkan Sikap Husnuzan Ada Pada Surah Apa?

Lalu adakah dalil yang menunjukkan sikap husnuzan? Pada Al-Quran, terdapat dalil yang menerangkan mengenai husnuzan. Dalil tersebut tertuang pada surah Al-Hujurat ayat 12 yang berbunyi”

“Wahai, orang-orang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka. Sesungguhnya, sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada sebagian kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. dan , bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat Lagi Maha Penyayang.”

Nah, itulah pengertian, macam-macam husnuzan, dan juga dalil yang menunjukkan sifat husnuzan dalam Al-Quran. Sebagai umat islam, sudah sepatutnya kita menjauhi suudzon dan selalu bersikap husnuzan. (FAR)