Mengenal Apa Itu Perundungan, Jenis-Jenis, dan Dampaknya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perundungan atau bullying adalah fenomena yang sekarang ini marak terjadi di kalangan generasi muda. Tentu saja kejadian ini patut diperhatikan. Pasalnya, perundungan merupakan tindakan yang merugikan orang lain. Lantas, sebenarnya apa itu perundungan?
Meskipun istilah perundungan atau bullying sudah banyak dibicarakan di berbagai platform media sosial, tetapi masih ada sebagian orang yang tidak tahu istilah tersebut. Hal inilah yang membuat kurangnya kesadaran masyarakat akan bahayanya tindak perundungan.
Apa Itu Perundungan, Jenis, dan Dampaknya
Jadi, apa itu perundungan? Mengutip dari buku Fenomena Komunikasi di Era Virtualitas (Sebuah Transisi Sosial sebagai Dampak Eksistensi Media Sosial), Syahruddin, Mahdar, dan Abdul Sarlan (2023:68), pengertian perundungan atau bullying adalah perilaku tidak menyenangkan, baik secara verbal, fisik, maupun sosial, di dunia nyata maupun dunia maya.
Selain itu, perundungan juga dapat membuat seseorang merasa tidak nyaman, sakit hati, dan tertekan. Sementara menurut laman faq.kemkes.go.id, perundungan adalah segala tindakan yang merugikan peserta didik yang dilakukan oleh satu orang atau sekelompok orang di luar atau yang tidak berhubungan dengan proses pendidikan, penelitian, atau pelayanan.
Berikut ini adalah jenis-jenis dan dampak yang ditimbulkan akibat tindakan perundungan atau bullying.
1. Jenis-Jenis Perundungan
Perundungan verbal, seperti berteriak, memaki, bergosip, membentak, menghina, meledek, mempermalukan, mencela, dan lain sebagainya.
Perundungan fisik, seperti mendorong, menampar, menjambak, menendang, mencubit, meninju, dan tindakan lainnya yang bisa melukai fisik.
Perundungan sosial, seperti bersikap mengucilkan, mendiamkan, dan membeda-bedakan.
2. Dampak dari Tindakan Perundungan pada Korban
Penurunan prestasi akademis atau tingkat kehadiran di sekolah.
Berkurangnya minat mengerjakan tugas atau mengikuti kegiatan sekolah lainnya.
Sulit berkonsentrasi saat di kelas.
Merasa tidak percaya diri dan pemalu.
Cenderung menarik diri dari lingkungan sekitar.
Memiliki sedikit teman.
Memiliki bahasa tubuh yang lemah.
Merasa sulit tidur, mual, lemas, sering merasa pusing, hingga sakit perut.
Terdapat luka-luka pada tubuh korban akibat kekerasan fisik.
Suasana hati yang berubah-ubah dan menjadi lebih sensitif.
Selalu merasa takut, gelisah, cemas, murung, sedih, dan mudah menangis.
Sering menyalahkan diri sendiri.
Baca Juga: Jenis-Jenis dan Fungsi Kata Penghubung dalam Pelajaran Bahasa Indonesia
Jadi, itu dia penjelasan tentang apa itu perundungan lengkap dengan jenis-jenis dan dampak yang dirasakan korban. (Anne)
