Mengenal Bahan yang Digunakan untuk Membuat Wajik Tradisional

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kamu pasti sering atau paling tidak pernah mendengar nama wajik dari beberapa jenis penganan tradisional klasik di Indonesia yang terbuat dari beras, ketan, santan, gula, dengan warna dan aroma alami. Jenis penanganan ini sering menjadi sajian pada setiap acara, pesta, dan hari besar di kalangan masyarakat kita, bahkan saat ini penganan tersebut sudah menjadi produk untuk buah tangan maupun bingkisan. Rasa manis yang mendominasi penganan ini menjadi pengawet alami sehingga tanpa menggunakan bahan pengawet/kimia dan lemari pendingin, wajik memiliki daya tahun lebih kurang 2 minggu apabila diolah dan dikemas secara baik dan higienis. Apa bahan yang digunakan untuk membuat wajik?
Baca juga: Resep Wajik Kletik Lebaran, Dijamin Manis dan Legit
Mengenal Bahan yang Digunakan untuk Membuat Wajik Tradisional
Makanan atau kue basah adalah makanan yang disajikan dalam keadaan basah/kandungan airnya banyak. Biasanya makanan ini dimasak dengan cara direbus dan dikukus. Bahan dasar pembuatan wajik adalah ketan, gula jawa/pasir, santan dan zat pewarna. Semua bahan dimasak menjadi satu, lalu dicetak pada baki atau tampah. Setelah dingin baru bisa dipotong-potong. Dikutip dari buku Aroma Rasa Kuliner Indonesia Wajik, Dodol, & Jenang untuk Antaran yang ditulis oleh Lilly T Erwin (2013: 5), berikut adalah resep dasar wajik:
Bahan:
1 kg beras ketan yang baru dan baik
3 butir kelapa tua (parut dan jadikan santan 1000 mL)
750 gram gula pasir/gula merah
1 sdt garam halus
5 lembar daun pandan, simpulkan
minyak goreng, untuk mengoles loyang/cetakan
daun pisang/alas plastik
Jika ingin membuat dengan variasi warna, tambahkan dalam adonan 100 mL larutan pewarna alami bila suka.
Langkah-langkah:
Cuci bersih beras ketan dan rendam selama 2 jam lalu tiriskan.
Kukus beras ketan di dandang selama kurang lebih 40 menit (setengah matang), angkat dan dinginkan.
Panaskan santan, gula pasir/gula merah, daun pandan, dan garam di wajan dalam anti lengket masak dalam api sedang sambil diaduk agar santan tidak pecah masak hingga tinggal setengah dan kental.
Masukkan ketan yang sudah dikukus aduk kembali hingga santan terlihat menyatu dengan beras ketan dan mengering, angkat.
Isikan ke dalam loyang/cetakan yang dialasi plastik yang sudah diolesi minyak, ratakan sampai padat dan dinginkan.
Hidangkan dengan dipotong-potong.
Apa bahan yang digunakan untuk membuat wajik? Jawabannya adalah ketan, gula jawa/pasir, santan, dan zat pewarna. Semoga informasi di atas bermanfaat! (CHL)
