Mengenal Ciri-Ciri Protista Mirip Hewan dalam Pembelajaran Biologi

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Klasifikasi makhluk hidup terbaru dapat dikelompokkan ke dalam 6 kingdom, yaitu bakteri, arkhea, protista, fungi, dan plantae. Pembagian makhluk hidup tersebut didasarkan pada hubungan antara-sesamanya, baik hubungan yang bersifat kemiripan (fenetik) dan yang bersifat kekerabatan (filogenetik). Apa ciri-ciri protista mirip hewan?
Ciri utama yang membedakan protista dengan makhluk hidup lainnya adalah autotrof walaupun sebagian lainnya termasuk heterotrof. Walaupun pada umumnya Protista adalah makhluk hidup uniseluler, namun terdapat pula Protista yang multiseluler.
Mengenal Ciri-ciri Protista Mirip Hewan
Protista adalah makhluk hidup eukariotik sederhana yang tidak dapat diklasifikasikan sebagai hewan, tumbuhan, atau jamur. Dikutip dari buku Biologi: Sains dalam Kehidupan, Bagod Sudjadi & Siti Laila (2006: 92), struktur tubuh protista sudah lebih kompleks apabila dibandingkan dengan monera.
Berdasarkan perkembangan dari generasi ke generasi, protista telah memiliki nukleus yang sejati, mitokondria, kloroplas, retikulum endoplasma, badan golgi, flagel, dan silia. Protista dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu mirip tumbuhan (ganggang) dan mirip hewan (protozoa).
Protozoa artinya hewan pertama dan digambarkan sebagai organisme mirip hewan karena dapat bergerak serta mengambil makanan dari organisme lain. Protozoa dibagi ke dalam 6 filum, yaitu Zoomastigophora, Rhizopoda, Apicomplexa, Ciliophora, Foraminifera, dan Actinopoda.
Berikut adalah ciri-ciri protista mirip hewan untuk menambah wawasan:
Protista dapat ditemukan hampir di semua perairan dan menjadi organisme yang sangat penting dalam ekosistem.
Kebanyakan dari protista adalah makhluk hidup uniseluler dan bersifat mikroskopik. Akan tetapi ada pula beberapa spesies yang tersusun multiseluler.
Tidak memiliki dinding sel.
Hidup bebas atau sebagai parasit bagi organisme lain.
Dalam kondisi yang tidak mendukung, protista dapat membentuk kista, bentuk dormansi sel yang berguna untuk perlindungan diri.
Kebanyakan protista memiliki flagela atau silia dalam siklus hidupnya.
Semua protista dapat melakukan reproduksi secara seksual dan aseksual.
Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Protista Mirip Jamur beserta Contohnya dalam Kehidupan
Protista merupakan organisme yang berukuran mikroskopis baik berupa satu sel ataupun koloni. Contoh protista adalah Amoeba, Plasmodium, dan Paramecium. Semoga ciri-ciri protista mirip hewan di atas bermanfaat! (CHL)
